Depan >> Berita >> Hukum >>
TERJADI DI MAPOLRESTABES SURABAYA
Sudah Jalankan Prosedur, Moeldoko Bantah Polisi Kecolongan Terkait Teror Bom
Senin, 14 Mei 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 446 kali Print | Komentar
Sudah Jalankan Prosedur, Moeldoko Bantah Polisi Kecolongan Terkait Teror Bom
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tudingan bahwa aparat keamanan kecolongan atas sejumlah aksi teror yang terjadi saat ini dibantah oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko.

Hal itu terutama kala bom meledak di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur pagi tadi, Senin (14/5/2018).

"Sebenarnya tidak kecolongan. Prosedur telah dijalankan," katanya saat ditemui di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Senin (14/5/1018).

Namun, sebutnya,sulit bagi aparat keamanan untuk mengantisipasi secara cepat teroris yang seketika meledakkan bom. Terutama yang menggunakan motor ataupun mobil.

"Tapi kalau liat video itu tadi kan begitu datang langsung jeger begitu. Semua orang akan menghadapi kesulitan," tutur mantan Panglima TNI itu.

Sejatinya, imbuhnya, secara prosedur, penjagaan sudah dilakukan dengan baik. Mungkin, kata dia lagi, perlu ada evaluasi mengenai pencegatan pihak-pihak tertentu dengan jarak yang lebih jauh lagi.

"Mungkin nanti akan dipikirkan lagi pemeriksaan mobil motor yang akan masuk ke pos-pos Kepolisian itu jauh lebih ke depan lagi sehingga tidak menimbulkan korban yang semakin banyak," jelasnya.

Untuk diketahui, sekitar pukul 08.30 WIB, sebuah bom bunuh diri meledak di pintu masuk Markas Polrestabes Surabaya. Diduga, pelaku seorang pria dan wanita yang berboncengan dengan sepeda motor dan membawa seorang anak kecil.

Adapun polisi mendata ada 10 korban luka dalam tragedi bom bunuh diri di Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur itu. Dari jumlah itu, empat orang korban berasal dari anggota Kepolisian Polrestabes Jatim dan enam warga sipil.

Keempat polisi itu ialah Bripda M Taufan, Bripda Rendra, Aipda Umar, dan Briptu Dimas Indra. Sementara, enam orang yang terluka adalah warga yang saat itu hendak mengurus keperluan di Polrestabes Surabaya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini