PROGRAM DERADIKALISASI DINILAI GAGAL TOTAL
Inilah Empat Fenomena Baru Dunia Terorisme di Indonesia Versi IPW
Senin, 14 Mei 2018 - 17:05 WIB > Dibaca 4403 kali Print | Komentar
Inilah Empat Fenomena Baru Dunia Terorisme di Indonesia Versi IPW
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus serangan teror bom beruntun di Surabaya menunjukkan Polda Jawa Timur tidak sigap dalam manajemen sistem deteksi dan antisipasi dini.

Hal itu dikatakan Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Padahal, mereka menilai serangan itu terjadi tak lama usai pecahnya kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob.

Adapun peristiwa bom yang tiada henti itu membuat cemas situasi masyatakat, terlebih jika jajaran kepolisian tidak bisa segera mengendalikan.

"Masyarakat akan semakin resah dan merasa tidak aman. Sementara bulan suci Ramadan sudah di depan mata. Bagaimana pun masyarakat butuh situasi aman saat melaksanakan ibadah Ramadan," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (14/5/2018).

Polri dan kalangan intelijen, imbuhnya, perlu bekerja ekstrakeras untuk menghentikan aksi teror itu agar tidak ada celah bagi teroris untuk beraksi. Terlebih, tak lama lagi akan digelar sidang tuntutan terhadap tokoh teroris bom Thamrin Aman Abdurrahman yang rencananya akan berlangsung pada Jumat (18/5/2018) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia memandang, Aman merupakan otak teror bom Thamrin yang terjadi pada Januari 2016 lalu. Ucapan dan perintah tokoh Jamaah Ansorut Daulah (JAD) itu sangat didengar dan diikuti para pengikutnya, termasuk melakukan aksi bom bunuh diri.

"Situasi ini perlu diantisipasi kepolisian. Pagar betis harus dilakukan agar pengikut Aman tidak punya celah untuk menebar teror balas dendam," jelasnya.

Karena itu, ditegaskannya, melihat teror yang beruntun di Surabaya, jajaran kepolisian harus lebih cermat. Pasalnya, kasus Surabaya memunculkan empat fenomena dalam dunia terorisme tanah air.
KOMENTAR
Berita Update
Biaya EKG dan Rontgen Ditanggung Jamaah

Biaya EKG dan Rontgen Ditanggung Jamaah
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:55 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
Wako: Beri Kesempatan Siapkan Pabrik Baru
Terkait Perpanjangan Izin PT Bangkinang
Wako: Beri Kesempatan Siapkan Pabrik Baru
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:55 wib
Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi

Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:50 wib

Bawaslu Bahas Pidato Jokowi dan Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:40 wib

Bulan Depan Prabowo Direncanakan Kunjungi Riau
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:35 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Sriwijaya Ajukan Penundaan Laga di Piala Indonesia

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:15 WIB

Sudah 11 Tersangka Pengaturan Skor Persibara Lawan PS Mojokerto
Barito Putera Kontrak 3 Pemain Timnas

Selasa, 15 Januari 2019 - 16:00 WIB

Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:31 WIB

Andini Siap Kembali ke Sekolah

Senin, 14 Januari 2019 - 16:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us