Jumlah Rombel Hanya 252
Daya Tampung SMP 8.064 Siswa
Senin, 14 Mei 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 866 kali Print | Komentar
Daya Tampung SMP 8.064 Siswa
Berita Terkait

Daya Tampung SMP Negeri 8.064 Pelajar



KOTA (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan membatasi jumlah rombongan belajar (rombel) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019. Pembatasan ini berlaku bagi sekolah negeri yang ada di Kota Bertuah ini, dengan sistem zonasi.

Tujuannya, untuk menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit, hingga penumpukan siswa di sekolah tertentu. Tapi, bagi sekolah swasta yang tidak ada istilah zonasi maupun pembatasan jumlah rombel, semua itu tergantung pada jumlah ruang kelas yang ada.

Di tahun ajaran 2018/2019, untuk tingkat SMP daya tampung siswa di 44 SMP Kota Pekanbaru 8.064 siswa dengan rombongan belajar 252 rombel. Dengan pendaftara dibuka pada 2-4 Juli mendatang dengan daftar ulang dari tanggal 5-6 Juli.

Daya tampung dibagi menjadi empat bagian di antaranya, peserta didik domisili (zonasi) 80 persen, peserta didik prestasi 5 persen, peserta didik kurang mampu 10 persen dan peserta didik luar kota 5 persen.

Khusus SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 10, dan SMPN 13, peserta didik domisili (zonasi) 70 persen, peserta didik lintas domisili sebesar 10 persen. Sedangkan peserta didik prestasi sebesar 5 persen, peserta didik kurang mampu sebesar 10 persen dan peserta didik luar kota 5 persen.

Pendaftaran dapat dilakukan oleh calon peserta didik dengan datang langsung ke sekolah tujuan dengan membawa berkas untuk pendaftaran.

“Untuk tingkat SMP kami membuka hingga 10 rombel yang di terima dengan kapasitas maksimal 32 siswa setiap kelasnya,” ujar Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal kepada Riau Pos, Ahad (13/5).

Ia mengingatkan, dalam zonasi ini sekolah wajib menerima calon siswa yang berdomisili masih di satu wilayah dengan sekolah. “Syarat utama sistem zonasi adalah jarak tempat tinggal siswa ke sekolah tujuan. Faktor lain hanya sebagai tambahan, termasuk hasil UN,” bebernya.

Sedangkan penentuan zona diserahkan kepada sekolah, mengingat, kepadatan penduduk di setiap wilayah sangat beragam. “Saya berharap semua sekolah serius menerapkan sistem zonasi agar kualitas pendidikan semakin baik tanpa diskriminasi. Karena semua sekolah sekarang favorit,” tegasnya.

Sistem zonasi ini dilakukan untuk pemerataan mutu pendidikan baik untuk tingkat SD maupun SMP di Kota Pekanbaru. Sistem zonasi ini juga untuk mengakomodir 90 persen siswa tempatan.

“Dengan sistem zonasi ini dilakukan agar siswa pintar menyebar di seluruh sekolah dan mengakomodir siswa tempatan. Apalagi sistem zonasi ini memiliki banyak peluang bagi mereka yang masuk ke sekolah di lingkungan mereka tinggal. Hanya saja untuk luas lokasinya  ditentukan oleh dinas pendidikan dengan pihak kelurahan,” kata Jamal.

Dia menjelaskan, dalam  pendataan zonasi ini, Disdik menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo). Hal ini dilakukan untuk menentukan wilayah dan pemerataan sekolah.(tya)


KOMENTAR
Berita Update
Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik

Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:45 wib
Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:30 wib
Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 wib
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Diminta Mundur
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 wib
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Perlu Rp140 M Pengadaan Alkes
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:00 wib

Satker PBL Riau Laksanakan Workshop Simulasi SIMBG
Selasa, 10 Desember 2018 - 19:26 wib
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit
Selasa, 10 Desember 2018 - 15:02 wib

1.019 Nelayan Diasuransikan
Selasa, 10 Desember 2018 - 14:00 wib

Prabowo-Sandiaga Bidik Suara Jateng
Selasa, 10 Desember 2018 - 13:50 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Kiprah Pendidikan Tertua

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:47 WIB

SMPN 1 Rengat Terapkan Ujian Berbasis Komputer

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:45 WIB

Sekolah Gratis Tak Sesuai RPJMD

Selasa, 04 Desember 2018 - 10:32 WIB

STIE Dharma Putra Hadirkan Sekdaprov Riau

Senin, 03 Desember 2018 - 14:30 WIB

Tingkatkan Profesionalisme, Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Sagang Online
loading...
Follow Us