Depan >> Berita >> Riau >>
Istana Siak Masih Menjadi Magnet bagi Wisatawan
Minggu, 13 Mei 2018 - 09:24 WIB > Dibaca 5288 kali Print | Komentar
Istana Siak Masih Menjadi Magnet bagi Wisatawan
Masjid Syahabuddin. (DINAS PARIWISATA SIAK FOR RIAU POS)
SIAK (RIAUPOS.CO) - Dari dulu sampai sekarang Istana Siak adalah magnet bagi wisatawan untuk kembali datang ke Siak.  Bukan tanpa alasan,  istana yang berjuluk Matahari Timur ini memang satu-satunya situs sejarah kerajaan di Riau yang masih berdiri kokoh.  Ada banyak kerajaan di Riau,  namun hanya Istana Siak yang peninggalan sejarahnya masih sangat lengkap. Bahkan, tahun lalu Istana Siak menjadi situs sejarah terpopuler kedua versi Anugerah Pesona Indonesia (API) Kementerian Pariwisata.

Pesona Istana Siak tidak hanya terletak pada gaya arsitektur bangunan yang memadukan konsep Eropa, Arab dan Melayu. Benda-benda peninggalan kerajaan juga masih tersimpan rapi, meskipun beberapa adalah replika karena yang asli disimpan di museum nasional di Jakarta. Berada dalam Istana Siak kita akan merasakan atmosfir kejayaan kerajaan Melayu.  

Deorama Sultan Siak yang berada di lobi utama seolah menyambut siapa saja yang datang berkunjung. Mempersilakan masuk, untuk melihat koleksi benda-benda peninggalan kerajaan yang masih tersimpan dan tersusun rapi.  Menjelajah ke sisi kanan dari lobi utama, para pengunjung akan menjumpai gramofon yang bernama “Komet” berdiri menghadap ke ruang tengah. Konon alat instrumen pemutar musik ini hanya ada dua di dunia, satu berada di Jerman dan satu lagi berada di Siak.

“Gramofon ini dulu dibawa oleh Sultan Siak XI, Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil pada tahun 1896,” kata Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni.

Uniknya gramofon ini masih berfungsi dengan baik sampai saat ini. Untuk bisa memainkanya, kata Fauzi harus diputar secara manual. Piringan-piringan baja berisi instrumen musik klasik karya komposer Beethoven, Mozart, Bach, dan Strauss juga masih tersimpan rapi. Rugi rasanya jika berkunjung ke Siak melewatkan untuk melihat benda paling antik atau sekadar berswafoto dengan latar gramofon ini.  

Tidak hanya gramafon, dalam Istana Siak juga ada meja marmer yang dibawa sultan dari Italia. Uniknya meja tersebut apabila disorot lampu dapat tembus cahaya. Selain itu pengunjung juga bisa menemukan marmer biru yang jadi hiasan dinding. Untuk benda satu ini, konon sengaja didatangkan dari Turki.

“Semua peralatan makan yang ada dalam istana dahulunya dipesan khusus dari Eropa. Lengkap dengan cap lambang Kerajaan Siak. Memang barang-barang yang ada di sini merupakan impor dengan kualitas tinggi,“ sebut Fauzi.  


KOMENTAR
Berita Update
Pemerintah Tak Solid Putuskan Kenaikan Premium

Pemerintah Tak Solid Putuskan Kenaikan Premium
Senin, 15 Oktober 2018 - 16:12 wib
Tunjangan Transportasi Dewan Rp12,75 Juta Per Bulan

Tunjangan Transportasi Dewan Rp12,75 Juta Per Bulan
Senin, 15 Oktober 2018 - 16:00 wib
Bayi Meninggal  karena Virus Rubbela

Bayi Meninggal karena Virus Rubbela
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:57 wib
KPU Sebut Tak Ada yang Salah
Dugaan Tindak Pidana Pemilu Kepala Daerah
KPU Sebut Tak Ada yang Salah
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:48 wib
Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign

Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:32 wib

Mengenali Politisi Spanduk
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:12 wib
Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games

Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:00 wib
Kampus Politeknik LP3I Bandung Program D2 Pekanbaru
Hasilkan Alumni Berkualitas, Profesional, dan Siap Kerja
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:53 wib
Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan

Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:32 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Tunjangan Transportasi Dewan Rp12,75 Juta Per Bulan

Senin, 15 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Kepenghuluan Dukung Inovasi Desa

Senin, 15 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games

Senin, 15 Oktober 2018 - 15:00 WIB

Hasilkan Alumni Berkualitas,  Profesional, dan Siap Kerja
Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:32 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us