DINILAI MASIH LEBIH BAIK
Rupiah Anjlok, tapi Tak Sedalam Negara Lain, Simak Penjelasan Gubernur BI
Sabtu, 12 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 6015 kali Print | Komentar
Rupiah Anjlok, tapi Tak Sedalam Negara Lain, Simak Penjelasan Gubernur BI
Gubernur BI Agus Martowardojo. (MIFTAHUL HAYAT/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kendati mata uang Rupiah saat ini terpukul dalam Dolar Amerika Serikat (AS), tetapi penurunannya masih lebih baik jika dibandingkan negara-negara tetangga lainnya.

Hal itu sebagaimana dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Diketahui, hingga 9 Mei 2018, selama Mei 2018 (month to date) Rupiah melemah 1,2 persen, Thai Bath 1,76 persem, dan Turkish Lira 5,27 persen.

Di sisi lain, sepanjang 2018 (year to date), Rupiah melemah 3,67 persen, Pilipina Peso 4,04 persen, India Rupee 5,6 persen, Brazil Real 7,9 persen, Russian Rubel 8,84 persen, dan Turkish Lira 11,42 persen.

"Turki itu kondisinya memang masih lebih berat dari Indonesia," ujarnya di Gedung Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, seperti diberitakan Sabtu (12/5/2018).

Adapun jika dibandingkan penurunannya sejak awal tahun pun, Indonesia masih lebih baik jika dibandingkan negara lainnya. Secara year to date (ytd), Rupiah melemah 3,67 persen.

Nilai itu lebih rendah ketimbang negara lain, yakni Filipina 4,04 persen, India 5,6 persen, Brazil 7,9 persen, dan Turki 11,4 persen. Agus memastikan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para stakeholder terkait dengan pemerintah maupun industri dan asosiasi guna melakukan stabilitas nilai tukar Rupiah.

“Hal ini agar kondisi Rupiah dan valuta asing di pasar terjaga sehingga membuat Indonesia bisa mengelola ekonominya dengan baik dan berkesinambungan,” tegasnya.

Di sisi lain, diakuinya bahwa pelemahannya uang Garuda terhadap Dolar AS pada saat ini sudah tak sejalan dengan fundamentalnya. Akan tetapi, hal itu disebabkan kondisi global yang lebih besar berdampak dibandingkan kondisi fundamental perekonomian dalam negeri.
KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Schneider Electric Garap Pasar Rumah Sakit Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 14:33 WIB

Komunitas BR-V Meriahkan Showroom Event Honda Soekarno Hatta
Daihatsu Hadir di GIIAS Surabaya Auto Show 2018

Selasa, 25 September 2018 - 14:15 WIB

Komunitas WA Group  Berbagi Edukasi UMKM

Selasa, 25 September 2018 - 13:57 WIB

Verdivir Juara I MBtech Awards 2018 di Palembang

Selasa, 25 September 2018 - 13:40 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini