Wonderful Indonesia
HASIL ANALISIS
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Sabtu, 12 Mei 2018 - 17:00 WIB > Dibaca 5894 kali Print | Komentar
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kondisi anggaran negara masih cenderung aman meski ada tekanan dari akumulasi utang. Hal itu menjadi hasil analisis Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Adapun guna bisa memahami kondisi utang pemerintah, salah satunya dengan melihat risiko keberlanjutan fiskal. Dari hasil studi KEIN, kondisi fiskal masih aman dalam jangka panjang atau sustain.

Diketahui, kajian itu dilakukan menggunakan konsep fiscal suistainbility yang dilakukan oleh Craig Burnside pada 2005.

"Hasilnya, kondisi fiskal kami masih aman," kata Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta di Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Diterangkannya, hasil studi itu merupakan nilai keseimbangan primer per PDB 2016 dan 2017 masih berada di bawah batas maksimum alias dalam kondisi aman, dengan angka masing-masing -1,01% dan 0,95 persen.

Sementara, ambang batasnya (threshold) sebesar -1,52 persen dan -1,71 persen.

"Dari nilai tersebut terlihat jelas bahwa fiskal Indonesia sustain. Apalagi pada 2018 estimasinya akan lebih jauh, yakni sebesar -0,59 persen sedangkan threshold-nya -1,92 persen," tuturnya.

Dia memaparkan, kondisi itu dapat tercapai lantaran dalam merancang anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN) pemerintah mengacu pada undang-undang dan peraturan yang ada.

Menurut UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara rasio defisit anggaran terhadap PDB sebesar 3 persen, sedangkan rasio utang terhadap PDB 60 persen. Adapun belakangan ini, publik mengkhawatirkan nilai utang Indonesia yang terus meningkat.

Padahal, utang Indonesia terdiri dari utang sektor publik dan utang swasta sehingga keduanya tidak bisa disatukan.

"Jadi, kami itu harus melihat utang dengan konsep perhitungan dan data yang benar sehingga tidak langsung mengatakan Indonesia terjerat lilitan utang," tegasnya.
KOMENTAR
Berita Update
PENAMBAHAN MASA KERJA PEGAWAI
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:00 wib
MESKI DITOLAK SEJUMLAH PIHAK
Tetap Larang Mantan Koruptor Jadi Caleg, Ini Alasan KPU
Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:30 wib
MENANG MEYAKINKAN
Jepang Raih Gelar Keenam Piala Uber usai Tundukkan Thailand
Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:00 wib
SEPAKBOLA DUNIA
Ballon d’Or untuk Salah jika Liverpool Juara Liga Champions
Sabtu, 26 Mei 2018 - 18:30 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Empat Hari Terakhir, Keluarga Zumi Zola Beruntun Diperiksa KPK
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:40 wib
JALANI REHABILITASI
Sejak 2007 Fachri Albar Gunakan Narkoba, Ini Alasannya Versi Dokter
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:30 wib
SAMBUT SERUAN KETUM ADKASI
"Saat PNS Terima Gaji 13 dan THR, Honorer Sibuk Cari Utangan"
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:20 wib
FINAL LIGA CHAMPIONS 2017/2018
Begini Cara Menghentikan Mohamed Salah Menurut Marcelo
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:10 wib
SEPAKBOLA DUNIA
Menurut Neymar, Enam Pemain Ini Akan Bersinar di Piala Dunia 2018
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Managemen Telkomsel  Hadir Melayani Pelanggan di GraPARI
Jamkrida Bukukan Jaminan Kredit Rp1,164 Triliun

Sabtu, 26 Mei 2018 - 11:16 WIB

Bank Indonesia Punya Gubernur Baru, Ketua DPR Sampaikan Harapan Ini
Tak Ingin Persepsi Investor Diperkeruh, BEI Singgung soal Redenominasi BI
Telkomsel Berikan Diskon Tiket Mudik untuk Pelanggan
Sagang Online
loading...
Follow Us