HASIL ANALISIS
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Sabtu, 12 Mei 2018 - 17:00 WIB > Dibaca 5980 kali Print | Komentar
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kondisi anggaran negara masih cenderung aman meski ada tekanan dari akumulasi utang. Hal itu menjadi hasil analisis Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Adapun guna bisa memahami kondisi utang pemerintah, salah satunya dengan melihat risiko keberlanjutan fiskal. Dari hasil studi KEIN, kondisi fiskal masih aman dalam jangka panjang atau sustain.

Diketahui, kajian itu dilakukan menggunakan konsep fiscal suistainbility yang dilakukan oleh Craig Burnside pada 2005.

"Hasilnya, kondisi fiskal kami masih aman," kata Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta di Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Diterangkannya, hasil studi itu merupakan nilai keseimbangan primer per PDB 2016 dan 2017 masih berada di bawah batas maksimum alias dalam kondisi aman, dengan angka masing-masing -1,01% dan 0,95 persen.

Sementara, ambang batasnya (threshold) sebesar -1,52 persen dan -1,71 persen.

"Dari nilai tersebut terlihat jelas bahwa fiskal Indonesia sustain. Apalagi pada 2018 estimasinya akan lebih jauh, yakni sebesar -0,59 persen sedangkan threshold-nya -1,92 persen," tuturnya.

Dia memaparkan, kondisi itu dapat tercapai lantaran dalam merancang anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN) pemerintah mengacu pada undang-undang dan peraturan yang ada.

Menurut UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara rasio defisit anggaran terhadap PDB sebesar 3 persen, sedangkan rasio utang terhadap PDB 60 persen. Adapun belakangan ini, publik mengkhawatirkan nilai utang Indonesia yang terus meningkat.

Padahal, utang Indonesia terdiri dari utang sektor publik dan utang swasta sehingga keduanya tidak bisa disatukan.

"Jadi, kami itu harus melihat utang dengan konsep perhitungan dan data yang benar sehingga tidak langsung mengatakan Indonesia terjerat lilitan utang," tegasnya.
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package

Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 WIB

MMKSI Luncurkan Service Booking Card

Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 WIB

Belum Bisa Setop Konflik Perusahaan-Masyarakat

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:00 WIB

SBT Promo Merdeka

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:38 WIB

Wonderful Harmony of Riau Berlangsung di 10 Mal

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:33 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini