HASIL ANALISIS
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Sabtu, 12 Mei 2018 - 17:00 WIB > Dibaca 6023 kali Print | Komentar
Sebut Kondisi Anggaran Indonesia Masih Aman, Ini Penjelasan KEIN
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kondisi anggaran negara masih cenderung aman meski ada tekanan dari akumulasi utang. Hal itu menjadi hasil analisis Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Adapun guna bisa memahami kondisi utang pemerintah, salah satunya dengan melihat risiko keberlanjutan fiskal. Dari hasil studi KEIN, kondisi fiskal masih aman dalam jangka panjang atau sustain.

Diketahui, kajian itu dilakukan menggunakan konsep fiscal suistainbility yang dilakukan oleh Craig Burnside pada 2005.

"Hasilnya, kondisi fiskal kami masih aman," kata Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta di Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Diterangkannya, hasil studi itu merupakan nilai keseimbangan primer per PDB 2016 dan 2017 masih berada di bawah batas maksimum alias dalam kondisi aman, dengan angka masing-masing -1,01% dan 0,95 persen.

Sementara, ambang batasnya (threshold) sebesar -1,52 persen dan -1,71 persen.

"Dari nilai tersebut terlihat jelas bahwa fiskal Indonesia sustain. Apalagi pada 2018 estimasinya akan lebih jauh, yakni sebesar -0,59 persen sedangkan threshold-nya -1,92 persen," tuturnya.

Dia memaparkan, kondisi itu dapat tercapai lantaran dalam merancang anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN) pemerintah mengacu pada undang-undang dan peraturan yang ada.

Menurut UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara rasio defisit anggaran terhadap PDB sebesar 3 persen, sedangkan rasio utang terhadap PDB 60 persen. Adapun belakangan ini, publik mengkhawatirkan nilai utang Indonesia yang terus meningkat.

Padahal, utang Indonesia terdiri dari utang sektor publik dan utang swasta sehingga keduanya tidak bisa disatukan.

"Jadi, kami itu harus melihat utang dengan konsep perhitungan dan data yang benar sehingga tidak langsung mengatakan Indonesia terjerat lilitan utang," tegasnya.
KOMENTAR
Berita Update

Dua Pelaku Gembos Ban Diringkus Usai Curi Tas Guru
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:35 wib
Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi

Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:32 wib
Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019

Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:26 wib

Masyarakat Diminta Sukseskan TMMD
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:23 wib
Plaza Sukaramai Dijanjikan Beroperasi Mei 2019
Sebelum Beroperasi, Semua Masalah Harus Selesai
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:14 wib
Personel Lanud  RSN Dites Urine

Personel Lanud RSN Dites Urine
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:07 wib
Lima Puskesmas Belum Terakreditasi

Lima Puskesmas Belum Terakreditasi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:06 wib
Polsek Payung Sekaki
Lagi, Barang Bukti Sabu 22,27 Gram Dimusnahkan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:03 wib
Omzet Penjual Ayam Turun

Omzet Penjual Ayam Turun
Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:11 wib

Program Ikkon Kembangkan 4 Sektor
Selasa, 15 Oktober 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Pemerintah Tak Solid Putuskan Kenaikan Premium

Senin, 15 Oktober 2018 - 16:12 WIB

PT Bimalyndo Hajar  Aswad Resmi Beroperasi

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 WIB

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:12 WIB

35 Ribu Pekerja Rentan Dilindungi BPJS TK-Bank Riau-Kepri
Bidik Nilai Kontrak 25 Juta Dolar AS

Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:43 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us