Depan >> Berita >> Hukum >>
IMBAUAN KAPOLRI
Aparat Kepolisian Diminta Tingkatkan Keamanan Pascarusuh di Mako Brimob
Jumat, 11 Mei 2018 - 21:00 WIB > Dibaca 562 kali Print | Komentar
Aparat Kepolisian Diminta Tingkatkan Keamanan Pascarusuh di Mako Brimob
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pascarusuh napi terorisme di rumah tahanan cabang Salemba, Kompleks Markas Komando Brigade Mobile, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dua hari kemarin, Polri kini lebih waspada.

Pasalnya, diiindikasikan mereka masih dalam incaran para teroris yang berkeliaran di luar.

"Memang ada arah-arah penyerangan terhadap anggota Polri," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Menyikapi itu, keamanan pun mulai ditingkatkan.

"Pimpinan Polri sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan keamanan. Tentunya kita memantau dan cari informasi berkembang," tuturnya.

Berdasarkan pengamatan JawaPos.com di kantor Divisi Humas Mabes Polri, memang tampak mayoritas anggota memakai pakaian dinas lengan panjang. Bahkan, Setyo yang biasanya tidak membawa senjata, hari ini menyematkan pistol di pinggangnya.

Untuk selama 36 jam sejak Selasa malam (8/5/2018), Polri berupaya untuk meredam situasi di dalam Rutan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Salah seorang polisi bernama Bripka Irwan Sarjana sempat disandera, tetapi akhirnya bisa dibebaskan Kamis dinihari (10/5/2018). Dia langsung dibawa ke RS Polri. Selain Iwan, delapan anggota juga sempat disandera.

Tiga orang diantaranya berhasil lolos sesaat kejadian rusuh di rutan tersebut. Mereka ialah Briptu Hadinata, Iptu Sulastri dan Brigadir Haris. Sayangnya, lima anggota lainnya gugur dengan cara mengenaskan di tangan para narapidana teroris itu.

Mereka, yaitu Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Denny Siswanto, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Menurut versi kepolisian, kerusuhan terjadi karena faktor titipan makanan keluarga narapidana yang tidak diberikan petugas.(dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

372 Ekor Sapi Dihibahkan Tahun Ini
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:00 wib
Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi

Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:50 wib

Bawaslu Bahas Pidato Jokowi dan Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:40 wib

Bulan Depan Prabowo Direncanakan Kunjungi Riau
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:35 wib

TKN: Jokowi Sudah Beri Bukti, 02 Baru Berjanji
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah Rp120 Miliar Pemko Pekanbaru?
Lima Kades di Rohul Diperiksa Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 18:00 WIB

Bupati Meranti Dituding Penjahat Kelamin

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:55 WIB

Siapa di Balik BBP, Kreator Hoaks Surat Suara?

Kamis, 10 Januari 2019 - 10:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us