Depan >> Berita >> Hukum >>
KERICUHAN DI MAKO BRIMOB
Napi Teroris Ternyata Gunakan Senjata Anggota Densus 88, Begini Kronologinya
Rabu, 09 Mei 2018 - 22:00 WIB > Dibaca 2754 kali Print | Komentar
Napi Teroris Ternyata Gunakan Senjata Anggota Densus 88, Begini Kronologinya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polisi sejauh ini masih melakukan negosiasi kepada narapidana teroris yang memicu kericuhan di Mako Brimob Kelapa Dua sejak Rabu dinihari (9/5/2018).

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, para narapidana teroris itu memiliki senjata yang didapat dari petugas.

"Para narapidana ini mendapat senjata dari petugas yang gugur dalam insiden ini," ujarnya di Mako Brimob, Rabu (9/5/2018).

Senjata itu, imbuhnya, didapat dari aksi baku tembak yang terjadi. Dari hal itu pula, mereka (narapidina) menuntut beberapa hal kepada pihak Kepolisian.

"Saat ini masih dilakukan negosiasi sampai waktu yang tidak ditentukan. Para narapidana meminta beberapa hal kepada kami. Kami masih terus melakukan negoisasi sampai ditemukan jalan keluarnya," ucapnya.

Kepala Biro Humas Mabes Polri, Brijen M Iqbal sebelumnya mengatakan, jumlah senjata yang dimiliki para narapidana ini sejumlah dengan petugas yang gugur dari kejadian di Mako Brimob. Namun, jumlah itu masih didalami kembali.

"Para narapidana ini sendiri berjumlah 130-an dari berbagai blok. Kami terus mengupayakan komunikasi dan negosiasi dengan mereka. Tapi, cara terakhirnya adalah the last resort, yaitu cara penegakan hukum," ujarnya.

Dia menambahkan, jika narapidana menyerahkan diri, akan ada proses upaya kepolisian tanpa kekerasan. Namun, jika narapidana teroris melakukan pengancaman nyawa kepada petugas atau orang lain, polisi akan melakukan upaya yang sangat tegas.

Setyo menerangkan, ada tiga atau empat personel yang melakukan negosiasi dengan perwakilan narapidana. Dari situ, dia berharap kejadian ini bisa cepat selesai dengan mengupayakan jalan keluar terbaik. (sab)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:32 wib
OPD Diminta Segera  Laksanakan Kegiatan

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Pembangunan Roro  di Insit Hampir Rampung

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:15 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Jumat, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 WIB

Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah Rp120 Miliar Pemko Pekanbaru?
Lima Kades di Rohul Diperiksa Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 18:00 WIB

Bupati Meranti Dituding Penjahat Kelamin

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini