Wonderful Indonesia
Sabu 1 Kg dan 3.000 Pil Ekstasi Diamankan di Kamar Hotel
Selasa, 08 Mei 2018 - 11:21 WIB > Dibaca 1088 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru terus melakukan pengembangan atas penangkapan tersangka narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram (kg) di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dari hasil pengembangan tersebut, polisi kembali  meringkus dua orang yang diduga kurir narkotika, Sabtu (5/5).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, dua orang tersebut diringkus jajarannya di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Saat dilakukan penggeledahan, tim Satnarkoba yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Noki Loviko berhasil menyita dua bungkus plastik berisi 3.000 butir lebih pil ekstasi serta satu kilogram sabu dari tangan tersangka.

“Keduanya berinisial SZ (21) dan MF (18). Warga Surabaya,” kata Kapolres yang akrab disapa Santo itu kepada Riau Pos, Senin (7/5).

Penangkapan ini, dikatakannya masih berkaitan dengan ditangkapnya dua orang yang membawa 2 kg sabu di Bandara SSK II Pekanbaru sebelumnya. Sehingga, total jumlah tersangka yang diamankan empat orang.

Dijelaskannya, saat dilakukan penangkapan, seorangtersangka menyimpan barang bukti di atas lemari dalam kamar hotel. Di dalam sebuah bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1.012,2 gram.

Petugas kembali melakukan penggeledahan di kamar lainnya. Tempat tersangka satunya lagi. Di sana, petugas kembali menemukan barang bukti berupa dua paket besar narkotika jenis pil ekstasi dengan berat kotor 736,2 gram dan 718 gram.

Setelah dilakukan interogasi, kedua tersangka mengatakan, mereka ke Pekanbaru karena dijanjikan uang Rp2 juta per orang untuk menemani SO (tersangka yang diamankan sebelumnya di Bandara SSK II) mengambil barangnya.

“Dari keterangan kedua tersangka, mereka mengatakan bahwa barang bukti yang ditemukan di kamar tersebut adalah kepunyaan dari tersangka SO yang dititipkannya untuk diambil kembali,” tutur Santo.

Jika diuangkan 3.000 butir lebih pil ekstasi serta sebungkus sabu itu ditaksir bernilai miliaran rupiah. Ditegaskan Santo, setelah tertangkapnya dua orang kurir ini, jajarannya fokus memburu jaringan pengendali. Termasuk melacak dari mana asal barang haram tersebut serta ke mana akan diedarkan.

“Masih terputus jaringannya. Apakah akan diedarkan di daerah Surabaya dan lainnya. Petugas masih melakukan pengembangan doakan saja,” tutur Santo.(yls)



Laporan SAKIMAN, Kota



KOMENTAR
Berita Update
PENINDAKAN TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH
Program Deradikalisasi BNPT Masih Lemah, Pengamat Terorisme Sarankan Ini
Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:30 wib
PENAMBAHAN MASA KERJA PEGAWAI
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:00 wib
MESKI DITOLAK SEJUMLAH PIHAK
Tetap Larang Mantan Koruptor Jadi Caleg, Ini Alasan KPU
Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:30 wib
MENANG MEYAKINKAN
Jepang Raih Gelar Keenam Piala Uber usai Tundukkan Thailand
Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:00 wib
SEPAKBOLA DUNIA
Ballon d’Or untuk Salah jika Liverpool Juara Liga Champions
Sabtu, 26 Mei 2018 - 18:30 wib
IKUT BERANTAS TERORISME
Penjelasan Panglima TNI soal Rencana Pengaktifan Kembali Koopssusgab
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:50 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Empat Hari Terakhir, Keluarga Zumi Zola Beruntun Diperiksa KPK
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:40 wib
JALANI REHABILITASI
Sejak 2007 Fachri Albar Gunakan Narkoba, Ini Alasannya Versi Dokter
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:30 wib
SAMBUT SERUAN KETUM ADKASI
"Saat PNS Terima Gaji 13 dan THR, Honorer Sibuk Cari Utangan"
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:20 wib
FINAL LIGA CHAMPIONS 2017/2018
Begini Cara Menghentikan Mohamed Salah Menurut Marcelo
Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:10 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Lanal Dumai Tangkap Kapal Pakaian Bekas

Sabtu, 26 Mei 2018 - 13:17 WIB

Tahanan Kabur, Kejati Evaluasi Pengamanan

Sabtu, 26 Mei 2018 - 13:07 WIB

Dicekik Teman hingga Pingsan, Motor Dirampas

Jumat, 25 Mei 2018 - 11:18 WIB

Ditipu Proyek Fiktif, Polisikan Oknum PNS

Jumat, 25 Mei 2018 - 11:18 WIB

249 Ribu Orang Terselamatkan

Jumat, 25 Mei 2018 - 10:08 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us