Sabu 1 Kg dan 3.000 Pil Ekstasi Diamankan di Kamar Hotel
Selasa, 08 Mei 2018 - 11:21 WIB > Dibaca 1394 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru terus melakukan pengembangan atas penangkapan tersangka narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram (kg) di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dari hasil pengembangan tersebut, polisi kembali  meringkus dua orang yang diduga kurir narkotika, Sabtu (5/5).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, dua orang tersebut diringkus jajarannya di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Saat dilakukan penggeledahan, tim Satnarkoba yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Noki Loviko berhasil menyita dua bungkus plastik berisi 3.000 butir lebih pil ekstasi serta satu kilogram sabu dari tangan tersangka.

“Keduanya berinisial SZ (21) dan MF (18). Warga Surabaya,” kata Kapolres yang akrab disapa Santo itu kepada Riau Pos, Senin (7/5).

Penangkapan ini, dikatakannya masih berkaitan dengan ditangkapnya dua orang yang membawa 2 kg sabu di Bandara SSK II Pekanbaru sebelumnya. Sehingga, total jumlah tersangka yang diamankan empat orang.

Dijelaskannya, saat dilakukan penangkapan, seorangtersangka menyimpan barang bukti di atas lemari dalam kamar hotel. Di dalam sebuah bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1.012,2 gram.

Petugas kembali melakukan penggeledahan di kamar lainnya. Tempat tersangka satunya lagi. Di sana, petugas kembali menemukan barang bukti berupa dua paket besar narkotika jenis pil ekstasi dengan berat kotor 736,2 gram dan 718 gram.

Setelah dilakukan interogasi, kedua tersangka mengatakan, mereka ke Pekanbaru karena dijanjikan uang Rp2 juta per orang untuk menemani SO (tersangka yang diamankan sebelumnya di Bandara SSK II) mengambil barangnya.

“Dari keterangan kedua tersangka, mereka mengatakan bahwa barang bukti yang ditemukan di kamar tersebut adalah kepunyaan dari tersangka SO yang dititipkannya untuk diambil kembali,” tutur Santo.

Jika diuangkan 3.000 butir lebih pil ekstasi serta sebungkus sabu itu ditaksir bernilai miliaran rupiah. Ditegaskan Santo, setelah tertangkapnya dua orang kurir ini, jajarannya fokus memburu jaringan pengendali. Termasuk melacak dari mana asal barang haram tersebut serta ke mana akan diedarkan.

“Masih terputus jaringannya. Apakah akan diedarkan di daerah Surabaya dan lainnya. Petugas masih melakukan pengembangan doakan saja,” tutur Santo.(yls)



Laporan SAKIMAN, Kota



KOMENTAR
Berita Update
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
324 CPNS Diingatkan  Jangan Lalai

324 CPNS Diingatkan Jangan Lalai
Senin, 21 Januari 2019 - 13:50 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Rumah Dinas Camat Dibobol Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:46 WIB

25 Unit Laptop SMAN 1 Rengat Disikat Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:15 WIB

Gerombolan Pemuda Lukai Lima Pengunjung Warung

Senin, 21 Januari 2019 - 09:15 WIB

Koordinasi dengan Polda  Ungkap Asal Ribuan Ekstasi

Senin, 21 Januari 2019 - 09:10 WIB

Diuji ke Puslabfor Medan

Senin, 21 Januari 2019 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us