ASN Boleh Ikut Kampanye, tapi Pasif

Politik | Sabtu, 05 Mei 2018 - 11:49 WIB

ASN Boleh Ikut Kampanye, tapi Pasif
PERIKSA BERKAS: Petugas KPU Riau sedang memeriksa berkas administrasi bakal calon DPD Riau di Kantor KPU Riau, Jalan Gajah Mada Pekanbaru, baru-baru ini. KPU RIAU FOR RIAU POS

BAGIKAN


BACA JUGA

(RIAUPOS.CO) - Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menegaskan jika kehadiran aparatur sipil negara (ASN) pada sebuah kampanye tidak masalah. Dengan catatan, ASN yang hadir tidak melanggar kode etik, apalagi menjadi juru kampanye atau mengajak warga untuk memilih salah satu calon.

Hal itu disampaikan Rusidi menyambung pernyataan anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja baru-baru ini. Kan ada etiknya. Seperti tidak mengenakan atribut paslon, tidak pakai baju dinas, tidak menggunakan fasilitas negara, tidak menjadi juru kampanye atau mengajak masyarakat, tidak berfoto dengan paslon dan me-upload ke medsos. Jadi peserta pasif saja,ujar Rusidi kepada Riau Pos, Jumat (4/5).

Apabila ASN yang hadir kedapatan melanggar salah satu norma di atas, maka Bawaslu bisa menjadikan hal itu sebagai temuan. Bahkan bisa dikategorikan bentuk pelanggaran, iapun mengingatkan hal itu kepada seluruh ASN yang di Riau. Ya, memang ASN punya hak pilih. Tapi saya pesan, ada batasan. Jangan sampai melakukan pelanggaran. Kalau hanya ingin tahu visi misi calonnya tentu tidak ada masalah, pesan Rusidi.

Seperti diketahui, anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja menuturkan bahwa ASN boleh hadir kedalam kampanye paslon. Dengan catatan, harus menjaga netralitas. Dengan tidak mengajak masa untuk memilih. Apalagi menjadi juru kampanye. Kehadiran ASN di tempat kampanye lebih kepada untuk mengetahui visi dan misi calon, tak ada yang lain.(das)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU