Depan >> Berita >> Hukum >>
KPK Tangkap Anggota DPR RI Asal Partai Demokrat
Sabtu, 05 Mei 2018 - 10:44 WIB > Dibaca 1153 kali Print | Komentar
KPK Tangkap Anggota DPR RI Asal Partai Demokrat
Juru Bicara KPK, Febry Diansyah.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini yang ditangkap adalah anggota DPR RI asal Partai Demokrat yang berinisial AS.

Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan Tim Satuan Tugas KPK. Yang ditangkap ada sembilan orang dan semuanya sudah dibawa ke gedung KPK. Selain anggota DPR RI, yang ditangkap juga ada yang berasal dari unsur swasta dan PNS.

"Tadi saya sudah cek memang ada kegiatan tim penindakan di lapangan kita amankan total 9 orang yang kita bawa ke kantor KPK hari ini. Ada beberapa unsur, ada dari pihak swasta ada, kemudian ada beberapa pendamping atau driver begitu ya, ada PNS juga dan ada anggota DPR RI," ungkapnya di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

Selain itu, kata Febri, ada sejumlah uang senilai ratusan juta yang diamankan dari lokasi penangkapan. Diduga ada transaksi yang sudah dilakukan, informasi perihal tranksaksi tersebut didapatkan dari masyarakat.

"Amankan sejumlah uang ada ratusan juta dari lokasi, jadi diduga transaksi itu memang terjadi tadi kita cek dari informasi yang kita dapatkan dari masyarakat," jelasnya. Mengenai lokasi dalam operasi senyap ini, kata Febri yakni di Jakarta. Namun, dia belum bisa menyebutkan lebih rinci.

"Kita klarifikasi dan kami konfirmasi memang ada tindakan di lapangan di Jakarta," katanya. Lebih lanjut, mantan aktivis ICW ini menuturkan yang diamankan bukan dari pejabat Jawa Timur, melainkan ada anggota DPR RI.

"Karena ini ialah satu orang anggota DPR RI, pihak swasta yang kami duga sebagai pihak pemberi di sana," tukasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu anggota DPR RI yang ditangkap adalah Anggota Komisi XI berinisial AS. Selain AS sejumlah pihak lain yang ikut diamankan antara lain DS, EPA, C, EK,N, AG, MR dan Y.

Saat ini, para pihak tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam, guna ditentukan status hukumnya. "Sembilan orang itu sudah di kantor KPK sudah diamankan dan kami melakukan pemeriksaan secara intensif baru nanti setelah 24 jam kami akan sampaikan pada publik," tutupnya.(ipp)

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga
KOMENTAR
Berita Update

Dua Pelaku Gembos Ban Diringkus Usai Curi Tas Guru
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:35 wib
Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi

Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:32 wib
Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019

Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:26 wib

Masyarakat Diminta Sukseskan TMMD
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:23 wib
Plaza Sukaramai Dijanjikan Beroperasi Mei 2019
Sebelum Beroperasi, Semua Masalah Harus Selesai
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:14 wib
Personel Lanud  RSN Dites Urine

Personel Lanud RSN Dites Urine
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:07 wib
Lima Puskesmas Belum Terakreditasi

Lima Puskesmas Belum Terakreditasi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:06 wib
Polsek Payung Sekaki
Lagi, Barang Bukti Sabu 22,27 Gram Dimusnahkan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:03 wib
Omzet Penjual Ayam Turun

Omzet Penjual Ayam Turun
Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:11 wib

Program Ikkon Kembangkan 4 Sektor
Selasa, 15 Oktober 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sebar Hoaks, Ratna Terancam 10 Tahun Penjara

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 13:41 WIB

Wali Kota Pa­suruan Diduga Terima Fee Rp230 Juta

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 13:29 WIB

OTT KPK Terancam Terhambat

Minggu, 30 September 2018 - 14:14 WIB

Diana Tabrani-Neno Warisman Mengadu ke Komnas HAM

Rabu, 26 September 2018 - 13:10 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us