Wonderful Indonesia
Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Sabtu, 05 Mei 2018 - 00:03 WIB > Dibaca 544 kali Print | Komentar
Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa menyerahkan cenderamata di helat Riau Food Festival, Rokan Hulu.
PASIRPENGARAYAN (RIAUPOS.CO) - Riau Food Festival (RFF) yang ditaja Dinas Pariwisata (Dispar) Riau di Rokan Hulu berlangsung, 3-5 Mei. Program khusus bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau ini dipusatkan di Dataran Tinggi Pematang Baih, Pasirpengarayan.
    
Untuk agenda kali ini, Dispar menghadirkan chef Ahmad Taufik yang mengolah bahan lokal menjadi penganan menarik. Bahan dasar lokal itu antara lain kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi.
     
Riau Food Festival ini sudah dilaksanakan di tiga kabupaten seperti Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan terbaru Rokan Hulu. Di Rohul sendiri, CFF diikuti sebanyak 30 orang peserta. Diharapkan, seluruh peserta yang ikut serta melahap semua materi, ilmu, dan pengalaman yang diberikan chef Taufik Ahmad. Sehingga saat para peserta kembali ke tempat masing-masing, menjadi lebih kreatif dalam mengolah bahan dasar yang ada di daerahnya menjadi oleh-oleh yang khas.
     
"Riau Food Festival di Rohul sama dengan daerah lain seperti Indragiri Hulu dan Kuantansingingi beberapa waktu lalu. Setiap daerah tentu punya bahan dasar yang bisa diolah menjadi kuliner khas. Nah, di sini, para peserta dibimbing chef Taufik Ahmad untuk mengolah kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi menjadi kuliner untuk oleh-oleh," ungkap Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa yang mewakili Kadispar Riau Fahmizal.
     
Selain chef Taufik Ahmad asal Jakarta, juga ikut serta dua mata sumber lain seperti Ketua Ikaboga  Riau Dinawaty SAg, dan Noni asal Abji Riau, serta Lehoni Bintang asal anak jati Rokan Hulu.
     
Riau Food Festival sendiri, kata Dandun, merupakan salah satu agenda bidang ekonomi kreatif Dispar Riau. Program tersebut dimaksudkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kreatif yang ada di kawasan wisata. Artinya, untuk meningkatkan kunjungan wisata, masyarakat tempatan juga dituntut lebih kreatif mengolah kekayaan alam yang dimilikinya. Salah satunya tentulah kuliner yang bisa dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh bagi para wisatawan.
    
"Kita punya alam yang bagus, punya potensi olahan yang banyak pula. Kekayaan itu harus segera dimanfaatkan untuk mendatangkan pendapatan masyarakat. Akan lebih mengesankan tentunya, wisatawan tidak hanya dimanjakan air terjun dan lainnya, juga bisa membawa buah tangan," jelas Dandun.(ifr/fed)
KOMENTAR
Berita Update
MENINGGAL KEMARIN
Dikebumikan Tanpa Nisan dan Bunga Jadi Pesan Terakhir Harry Moekti
Senin, 25 Juni 2018 - 16:30 wib
DINILAI ADA KEJANGGALAN
Kasus Korupsi Haji, Eks Ketum PPP Jalani Sidang PK
Senin, 25 Juni 2018 - 16:20 wib
GERAKAN GALANG PERJUANGAN
Capai Rp296 Juta, Ini Donasi Tertinggi dan Terendah untuk Prabowo
Senin, 25 Juni 2018 - 16:10 wib
TERIMA LAPORAN DARI LAPANGAN
SBY Sebut Ada Aparat Tidak Netral di Pilkada, Gerindra Setuju
Senin, 25 Juni 2018 - 16:00 wib
SEBAGAI SAKSI
KPK Periksa Politikus PKS dan Demokrat Terkait Korupsi e-KTP
Senin, 25 Juni 2018 - 15:45 wib
PANDANGAN PSI
SBY Dinilai Main Drama Terkait Isu Penggeledahan Rumah Deddy Mizwar
Senin, 25 Juni 2018 - 15:00 wib

Cegah Politik Uang dengan Patroli
Senin, 25 Juni 2018 - 13:50 wib

Andi Rachman Tancap Gas Hari Pertama Tugas
Senin, 25 Juni 2018 - 12:55 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Menakar Kekuatan Teater

Minggu, 10 Juni 2018 - 11:55 WIB

Pembelajaran yang Menyenangkan

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:53 WIB

10 Komunitas Ikuti ATS III

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:32 WIB

Ibrani Nuju Rose?

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:00 WIB

Riau Islamic Jadi Agenda Tahunan Rohul

Jumat, 01 Juni 2018 - 21:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us