Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Sabtu, 05 Mei 2018 - 00:03 WIB > Dibaca 674 kali Print | Komentar
Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa menyerahkan cenderamata di helat Riau Food Festival, Rokan Hulu.
PASIRPENGARAYAN (RIAUPOS.CO) - Riau Food Festival (RFF) yang ditaja Dinas Pariwisata (Dispar) Riau di Rokan Hulu berlangsung, 3-5 Mei. Program khusus bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau ini dipusatkan di Dataran Tinggi Pematang Baih, Pasirpengarayan.
    
Untuk agenda kali ini, Dispar menghadirkan chef Ahmad Taufik yang mengolah bahan lokal menjadi penganan menarik. Bahan dasar lokal itu antara lain kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi.
     
Riau Food Festival ini sudah dilaksanakan di tiga kabupaten seperti Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan terbaru Rokan Hulu. Di Rohul sendiri, CFF diikuti sebanyak 30 orang peserta. Diharapkan, seluruh peserta yang ikut serta melahap semua materi, ilmu, dan pengalaman yang diberikan chef Taufik Ahmad. Sehingga saat para peserta kembali ke tempat masing-masing, menjadi lebih kreatif dalam mengolah bahan dasar yang ada di daerahnya menjadi oleh-oleh yang khas.
     
"Riau Food Festival di Rohul sama dengan daerah lain seperti Indragiri Hulu dan Kuantansingingi beberapa waktu lalu. Setiap daerah tentu punya bahan dasar yang bisa diolah menjadi kuliner khas. Nah, di sini, para peserta dibimbing chef Taufik Ahmad untuk mengolah kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi menjadi kuliner untuk oleh-oleh," ungkap Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa yang mewakili Kadispar Riau Fahmizal.
     
Selain chef Taufik Ahmad asal Jakarta, juga ikut serta dua mata sumber lain seperti Ketua Ikaboga  Riau Dinawaty SAg, dan Noni asal Abji Riau, serta Lehoni Bintang asal anak jati Rokan Hulu.
     
Riau Food Festival sendiri, kata Dandun, merupakan salah satu agenda bidang ekonomi kreatif Dispar Riau. Program tersebut dimaksudkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kreatif yang ada di kawasan wisata. Artinya, untuk meningkatkan kunjungan wisata, masyarakat tempatan juga dituntut lebih kreatif mengolah kekayaan alam yang dimilikinya. Salah satunya tentulah kuliner yang bisa dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh bagi para wisatawan.
    
"Kita punya alam yang bagus, punya potensi olahan yang banyak pula. Kekayaan itu harus segera dimanfaatkan untuk mendatangkan pendapatan masyarakat. Akan lebih mengesankan tentunya, wisatawan tidak hanya dimanjakan air terjun dan lainnya, juga bisa membawa buah tangan," jelas Dandun.(ifr/fed)
KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Semarakkan HPI, Penyair Riau Hadir di Pasaman Sumatera Barat
Kembalinya sang  Primadona

Minggu, 23 September 2018 - 19:48 WIB

Lembaga  Sensor Film tak  "Berkuku"

Minggu, 02 September 2018 - 15:53 WIB

Kegilaan Penyair "Alam Gaib" di Akhir PSK

Senin, 27 Agustus 2018 - 08:09 WIB

Agar Siswa Paham Dunia Literasi dan Musikalisasi Puisi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:50 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini