Diimingi Uang Rp5 Ribu, Bocah 7 Tahun Dicabuli Kakek
Jumat, 04 Mei 2018 - 09:47 WIB > Dibaca 1413 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru, kembali menangkap seorang tersangka pencabulan anak di bawah umur, Rabu (2/5).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Aryanto saat ekspos mengatakan bahwa, tersangka yang diamankan berinisial RD (71) warga Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru. "Tersangka tetangga korban, saat itu korban diiming-imingi pelaku dengan memberikan uang senilai Rp5  Ribu," jelasnya.

Setelah dilaporkan orang tua korban berinisial AS, Selasa (10/4) lalu, tersangka akhirnya ditangkap setelah dilakukan penyelidikan dan berdasarkan hasil barang bukti visum. Adapun penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Rabu (3/5) sekitar pukul 12.30 WIB di rumahnya.

Bimo mengatakan, aksi pencabulan tersebut dilakukan tersangka di kamarnya. Korban diajak pelaku untuk berhubungan layaknya suami istri. Tersangka tersebut, kata Bimo, merupakan tetangga korban. Modus pelaku diduga membujuk korban dan membawa ke rumah pelaku setelah diberikan uang. "Setelah kejadian itu, dilaporkan oleh keluarga korban. Lalu, tersangka ditangkap di rumahnya," katanya.

Saat ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diamankan di Unit PPA Polresta Pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatan tersangka RD, ia diancam 15 tahun penjara atas pelanggaran UU perlindungan anak.

Sementara itu dari pengakuan tersangka, ia baru pertama kalinya melakukan peristiwa tersebut, selain menggendong korban, tersangka juga memeluk layaknya suami istri. "Saya peluk, saya belai dan saya cium," singkat tersangka.

Saat ditanya apa motif tersangka melakukan aksinya melanggar hukum itu, tersangka hanya bisa diam dan tertunduk.(lin)

Laporan Sakiman, Pekanbaru

KOMENTAR
Berita Update
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
324 CPNS Diingatkan  Jangan Lalai

324 CPNS Diingatkan Jangan Lalai
Senin, 21 Januari 2019 - 13:50 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Rumah Dinas Camat Dibobol Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:46 WIB

25 Unit Laptop SMAN 1 Rengat Disikat Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:15 WIB

Gerombolan Pemuda Lukai Lima Pengunjung Warung

Senin, 21 Januari 2019 - 09:15 WIB

Koordinasi dengan Polda  Ungkap Asal Ribuan Ekstasi

Senin, 21 Januari 2019 - 09:10 WIB

Diuji ke Puslabfor Medan

Senin, 21 Januari 2019 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us