Waspada Kaki Diabetik
Minggu, 29 April 2018 - 11:28 WIB > Dibaca 855 kali Print | Komentar
Waspada Kaki Diabetik
Dokter Engga Demartha.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Diabetes (diabetes melitus) atau sering disebut kencing manis adalah penyakit  kronis yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. 
Indonesia sendiri termasuk dalam 10 negara terbesar penderita diabetes. Pada 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan  rentang usia 20-79 tahun. Diabetes secara umum terdiri dari beberapa tipe, namun yang paling sering adalah diabetes tipe 2. 

Diabetes tipe 2 adalah penyakit yang diakibatkan oleh akibat kegagalan  produksi insulin oleh pankreas, karena kerusakan dari sel-sel pankreas. Insulin sendiri berfungsi agar gula di dalam darah dapat masuk kedalam otot untuk dimetabolisme menjadi energi. Dengan kekurangan insulin, gula di dalam darah akan tinggi kadarnya. 

‘’Hal-hal yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 ini adalah pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan dengan tinggi gula, makan makanan siap saji, dan makanan kemasan,” ujar Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru  dr Engga Demartha, Jumat (27/4).

Selain itu, kegemukan, kurang aktivitas dan olahraga juga dapat menjadi predisposisi terjadinya penyakit ini.

Gejala dari penyakit diabetes pada umumnya adalah  mudah haus, lapar dan sering buang air kecil terutama pada malam hari. Selain itu bisa terdapat gejala tambahan seperti berat badan turun tanpa sebab, mudah lelah dan mengantuk, gatal-gatal pada kulit, ada luka yang tak kunjung sembuh, mata terasa kabur, tangan dan kaki kesemutan dan gangguan ereksi pada pria. 

Penyakit diabetes melitus tipe 2 ini memiliki banyak komplikasi, salah satunya adalah kaki diabetes. Kaki diabetes adalah kelainan tungkai kaki bawah akibat kadar gula darah pada pasien dibetes  yang tidak terkendali. Kelainan kaki diabetes melitus dapat disebabkan adanya gangguan pembuluh darah, gangguan persyarafan dan adanya infeksi. 

Mengapa saya membahas tentang kaki? Karena kaki adalah anggota tubuh yang berada paling bawah dan kadang jarang menjadi pusat perhatian kita, apalagi penderita diabetes yang sudah memiliki gangguan pembulu darah, gangguan persepsi saraf nyerinya terganggu, sehingga trauma atau luka kecil pada kaki tidak dirasakan dan  lama kelamaan dikarenakan  kebersihan  kaki dan gula darah yang tidak terjaga menyebabkan infeksi serius pada kaki.  

Sering kali kita jumpai penderita mengeluh kaki terasa sakit, kebas, dingin, kaki tampak pucat atau kebiru-biruan dan luka yang sukar sembuh. Tidak jarang  pasien datang  pada saat kakinya sudah mengalami infeksi dan berkembang menjadi tukak (gangren). 

Beberapa penelitian di Indonesia melaporkan bahwa angka kematian ulkus gangren pada penyandang diabetes melitus berkisar 17 persen-32 persen, sedangkan angka laju amputasi berkisar antara 15 persen–30 persen. Perawatan kaki yang baik dapat mencegah kejadian amputasi sekitar 1/2 sampai 3/4.


KOMENTAR
Berita Update
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Minggu, 18 November 2018 - 06:45 wib
Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace
Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib
Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan
Minggu, 17 November 2018 - 19:06 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Minggu, 17 November 2018 - 13:28 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Desember, Awal   Pemeriksaan JCH

Kamis, 15 November 2018 - 14:30 WIB

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan untuk Vaksinasi MR

Kamis, 15 November 2018 - 13:45 WIB

Ratusan Warga Ikuti Pengobatan Gratis

Selasa, 13 November 2018 - 16:00 WIB

Vaksinasi Ulang Dilakukan di Kelurahan KLB Difteri di Tampan
Perpanjangan Vaksinasi MR, Disdik Dukung Diskes

Kamis, 08 November 2018 - 14:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us