Wonderful Indonesia
Aliran Keluar Dana Asing Berlanjut
Kamis, 26 April 2018 - 11:57 WIB > Dibaca 258 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kegugupan pasar keuangan tidak hanya terlihat dari bergejolaknya nilai tukar. Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin anjlok cukup dalam, yakni 2,4 persen, menuju level 6.079,85. Investor asing mencatat jual bersih (nett sell) Rp 1,96 triliun di seluruh pasar. Dalam sepekan terakhir, asing juga mencatat nett sell Rp3,65 triliun.

Beberapa hari belakangan, IHSG yang merupakan barometer papan utama pasar saham di bursa Jakarta memang sering bergerak di zona merah. Saham-saham di sektor keuangan terkoreksi paling dalam dengan penurunan 4,07 persen.

Selain karena penguatan dolar AS, jebloknya IHSG kemarin dibayangi gejolak harga minyak dunia. Dari dalam negeri, sentimen datang dari panjangnya hari libur nasional pada Juni mendatang yang mengakibatkan dana investor di pasar modal tidak berputar hingga 2 pekan. ”Saya rasa ini rekor bursa tutup selama itu tanpa ada kejadian luar biasa apa pun,” kata Dirut Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio di Jakarta kemarin.

Ekonom The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai, pendalaman pasar keuangan sangat diperlukan. Sebab, ketika tertiup sentimen negatif, nilai tukar maupun indeks saham masih mudah terguncang. Akibatnya, dana-dana asing pun keluar. ”Bagaimana tidak, 40 persen dana di pasar surat utang Indonesia itu milik asing. Lalu, di saham, 60 persen milik asing,” katanya.

Dia menyarankan pemerintah dan regulator agar membuat instrumen yang terjangkau dan beragam sehingga mampu memperbanyak dana investor lokal, terutama investor ritel, untuk masuk di pasar modal dan surat utang. Sementara itu, untuk menjaga nilai tukar agar lebih stabil, BI masih kesulitan jika berharap pelaku ekspor dan impor menggunakan mata uang lain seperti baht Thailand dan ringgit Malaysia untuk berbisnis.

Yang paling mungkin baru yuan alias renminbi Cina  yang menjadi favorit pebisnis. Sebab, likuiditasnya lebih banyak dan mudah dicari.

”Tapi, niat BI untuk me­ngampanyekan mata uang selain dolar AS itu bagus, cuma efeknya masih jangka panjang sekali dalam memengaruhi permintaan dolar AS di pasar,” urainya.

Direktur Treasury & International Banking PT Bank Mandiri Tbk Darmawan Ju­naid mengungkapkan, perbankan berupaya menyediakan likuiditas mata uang selain dolar AS. Di Bank Mandiri, transaksi dalam mata uang yuan merupakan valas kedua terbesar yang difasilitasi Bank Mandiri.

Pada kuartal I 2018, transaksi dengan mata uang yuan tumbuh 59 persen dari periode yang sama tahun lalu. Jumlahnya mencapai CNY 601 juta. (rin/ken/c10/sof/das)
KOMENTAR
Berita Update
POLISI AMANKAN DELAPAN ORANG
Lima Terduga Teroris di Dumai Dibawa ke Jakarta Pascateror Mapolda Riau
Senin, 21 Mei 2018 - 21:00 wib
BERNILAI USD 100 RIBU
Keponakan Novanto Akui Berikan Uang Panas e-KTP ke Waketum Demokrat
Senin, 21 Mei 2018 - 20:30 wib
MESKI MEMBANTAH
Mensos Idrus Marham Tiba-tiba Sambangi KPK, Ternyata Ini Kasusnya
Senin, 21 Mei 2018 - 20:15 wib
TIMBULKAN POLEMIK
Menteri Agama Mohon Maaf soal Daftar 200 Mubalig
Senin, 21 Mei 2018 - 20:00 wib
ASAL USUL BELUM DIKETAHUI
Video Pria Salat di Tengah Jalan Viral, Lurah Kelapa Gading Bilang Begini
Senin, 21 Mei 2018 - 19:50 wib
MESKI AKUI PERNAH BERSTATUS PERWIRA
Polri Bantah Video Rizieq Sebut Teroris Diciptakan Anggota Brimob
Senin, 21 Mei 2018 - 19:30 wib
KASUS KORUPSI PENERBITAN SKL
Syafruddin Lepas Tanggung Jawab soal Pelunasan Utang BLBI, Ini Alasannya
Senin, 21 Mei 2018 - 19:20 wib
MESKI KONDISI SUDAH MEMBAIK
Leher Tertebas, Polisi Korban Penyerangan Mapolda Riau Masih Dirawat di RS
Senin, 21 Mei 2018 - 19:10 wib
BERAGENDAKAN PEMBACAAN TUNTUTAN
Sidang Tuntutan Tio Pakusadewo Ditunda hingga Pekan Depan, Alasannya...
Senin, 21 Mei 2018 - 19:00 wib
KUNJUNGAN KE PADANG
Tagar #2019GantiPresiden Banjiri Unggahan Foto Jokowi oleh Gubernur Sumbar
Senin, 21 Mei 2018 - 18:50 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
BNI Beri Diskon Hingga 90 Persen Tiket Kereta Api Bandara BIM
Lewat Program DMPA Sinarmas Forestry, Kelompok Anto Panen Padi 7 Ton
Capai Rp14.107 per USD, Rupiah Masih Belum Bisa Bergerak Bebas
Telkomsel Berikan Hadiah Miliaran Rupiah ke Pelanggan
PLN Berikan Diskon untuk Penambahan Daya

Senin, 21 Mei 2018 - 11:23 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us