Polisi Bongkar Produksi Sabu Rumahan
Kamis, 26 April 2018 - 11:43 WIB > Dibaca 4067 kali Print | Komentar
PAYAKUMBUH (RIAUPOS.CO) - Jajaran kepolisian Polsekta Payakumbuh, Polres Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengungkap adanya pengolahan bahan-bahan berbahaya yang diduga untuk membuat narkotika jenis sabu-sabu atau amfetamin di kawasan Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

“Seorang tersangka yang diduga meracik narkotika jenis sabu-sabu, kami amankan bersama sejumlah barang bukti zat berbahaya yang digunakannya,” terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Edras S didampingi Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Russirwan, Rabu (25/4).

Meski awalnya masih ragu dengan temuan dan kandungan bahan yang ditemukan di rumah tersangka saat penggeledahan, Sabtu(21/4) dini hari lalu, namun hasil penyelidikan BPOM menyatakan barang yang ditemukan tersebut positif amfetamin atau sejenis narkoba.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya praktik pengolahan bahan berbahaya menjadi sabu-sabu di kawasan Tiakar. Informasi itupun menjadi perhatian serius Polsekta Payakumbuh yang dipimpin AKP Russirwan bersama Satuan Intelkam Polres Payakumbuh bersama Kasat, AKP Tarmizi.

Sehingga dilakukan upaya penyelidikan hingga dilakukan penangkapan terhadap salah seorang tersangka berinisial R, 40, yang merupakan salah seorang oknum pemangku adat bergelar datuak bersama teman perempuannya berinisial, FSR, 16 di Kawasan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur.

Petugas kepolisian melakukan penggeladahan terhadap tersangka dan kendaraan yang digunakannya. Namun tidak berhasil menemukan barang bukti narkotika. Hanya saja saat digiring ke kediaman tersangka, polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan.

Peralatan dan bahan-bahan kimia tak wajar ditemukan di dalam rumah tersangka. Sehingga memperkuat dugaan, hingga aparat kepolisian terus menelusuri dan mencari barang bukti yang berkaitan dengan pengolahan narkotika.

“Semua barang bukti di atas meja ini digunakan tersangka untuk membuat amfetamin. Hingga saat ini kami terus melakukan pengembangan. Sejauh ini tersangka mengaku masih sebatas konsumsi pribadi,” terang Kapolres AKBP Endras S. dihadapan wartawan saat jumpa pers, kemarin.


KOMENTAR
Berita Update
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib

Edy Resmi Mundur
Senin, 21 Januari 2019 - 12:14 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Lahan Gambut Terbakar Lagi

Rabu, 09 Januari 2019 - 15:59 WIB

Dilarang Polisi, Dakwah Keliling di Kota Padang Batal
Lima Daerah di Kepri Dilanda Ombak Tinggi

Rabu, 02 Januari 2019 - 12:23 WIB

Aceh Diguncang Gempa Tektonik

Rabu, 02 Januari 2019 - 11:22 WIB

Korban Gempa Pidie Jaya Keluhkan Pungli

Rabu, 02 Januari 2019 - 10:13 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us