Polisi Bongkar Produksi Sabu Rumahan
Kamis, 26 April 2018 - 11:43 WIB > Dibaca 3976 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Bandar Narkotika Rp3,1 Miliar Terputus



PAYAKUMBUH (RIAUPOS.CO) - Jajaran kepolisian Polsekta Payakumbuh, Polres Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengungkap adanya pengolahan bahan-bahan berbahaya yang diduga untuk membuat narkotika jenis sabu-sabu atau amfetamin di kawasan Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

“Seorang tersangka yang diduga meracik narkotika jenis sabu-sabu, kami amankan bersama sejumlah barang bukti zat berbahaya yang digunakannya,” terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Edras S didampingi Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Russirwan, Rabu (25/4).

Meski awalnya masih ragu dengan temuan dan kandungan bahan yang ditemukan di rumah tersangka saat penggeledahan, Sabtu(21/4) dini hari lalu, namun hasil penyelidikan BPOM menyatakan barang yang ditemukan tersebut positif amfetamin atau sejenis narkoba.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya praktik pengolahan bahan berbahaya menjadi sabu-sabu di kawasan Tiakar. Informasi itupun menjadi perhatian serius Polsekta Payakumbuh yang dipimpin AKP Russirwan bersama Satuan Intelkam Polres Payakumbuh bersama Kasat, AKP Tarmizi.

Sehingga dilakukan upaya penyelidikan hingga dilakukan penangkapan terhadap salah seorang tersangka berinisial R, 40, yang merupakan salah seorang oknum pemangku adat bergelar datuak bersama teman perempuannya berinisial, FSR, 16 di Kawasan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur.

Petugas kepolisian melakukan penggeladahan terhadap tersangka dan kendaraan yang digunakannya. Namun tidak berhasil menemukan barang bukti narkotika. Hanya saja saat digiring ke kediaman tersangka, polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan.

Peralatan dan bahan-bahan kimia tak wajar ditemukan di dalam rumah tersangka. Sehingga memperkuat dugaan, hingga aparat kepolisian terus menelusuri dan mencari barang bukti yang berkaitan dengan pengolahan narkotika.

“Semua barang bukti di atas meja ini digunakan tersangka untuk membuat amfetamin. Hingga saat ini kami terus melakukan pengembangan. Sejauh ini tersangka mengaku masih sebatas konsumsi pribadi,” terang Kapolres AKBP Endras S. dihadapan wartawan saat jumpa pers, kemarin.


KOMENTAR
Berita Update
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Minggu, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib
Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu

Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu
Minggu, 20 Oktober 2018 - 12:30 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Minggu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Minggu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Polda Kepri Amankan Pengelola Parkir

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:53 WIB

Banjir Rendam 10 Kecamatan di Aceh Barat

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:35 WIB

Penanganan Bencana Terkendala Anggaran

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:27 WIB

LHK Klaim Kebakaran Hutan Turun 50 Persen

Kamis, 18 Oktober 2018 - 12:54 WIB

Salah Nomenklatur, Guru  Madrasah Tak Dapat Intensif

Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini