Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Rabu, 25 April 2018 - 20:50 WIB > Dibaca 464 kali Print | Komentar
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Alfian Tanjung. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa ujaran kebencian Alfian Tanjung dengan hukuman tiga tahun penjara dengan denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan penjara.

Adapun Alfian menyesalkan tuntutan JPU itu karena isu tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dipelajarinya selama puluhan tahun.

"Saya berbicara berhubungan dengan persoalan PKI secara historik yang pernah melukai darah, air mata dan menimbulkan korban yang banyak bagi bangsa kami," ucapnya saat ditemui usai persidangan pembacaan tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Dia menerangkan, mempelajari kehidupan PKI merupakan panggilan moral untuk dirinya. Hal itu karena PKI dianggap sebagai gerakan yang membahayakan untuk Indonesia.

"Gerakan komunis ada sejak 1926 itu bukan untuk kemerdekaan, dia hanya susunan organik atau subordinat daripada rezim Bolshevik yang ada di Rusia," tuturnya.

Alfian menegaskan, sebagai seorang muslim, sangat menentukan ketika ideologi komunis berkuasa sehingga dia menilai dengan sendirinya komunis akan menghilangkan segala sesuatu yang berbau agama.

"Yang jelas ini sebuah indikasi kuat bahwa paham komunisme, PKI sedang bangkit," tegasnya.

Meski begitu, sambungnya, dirinya menyatakan akan membela diri dalam persidangan ketika agenda pembacaan pledoi. Karena itu, dia meyakini akan bebas dari tuntan JPU.

"Ya secara logika hukumnya mestinya bukan mendapat perlakuan seperti ini," tutupnya. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
POLISI AMANKAN DELAPAN ORANG
Lima Terduga Teroris di Dumai Dibawa ke Jakarta Pascateror Mapolda Riau
Senin, 21 Mei 2018 - 21:00 wib
BERNILAI USD 100 RIBU
Keponakan Novanto Akui Berikan Uang Panas e-KTP ke Waketum Demokrat
Senin, 21 Mei 2018 - 20:30 wib
MESKI MEMBANTAH
Mensos Idrus Marham Tiba-tiba Sambangi KPK, Ternyata Ini Kasusnya
Senin, 21 Mei 2018 - 20:15 wib
TIMBULKAN POLEMIK
Menteri Agama Mohon Maaf soal Daftar 200 Mubalig
Senin, 21 Mei 2018 - 20:00 wib
ASAL USUL BELUM DIKETAHUI
Video Pria Salat di Tengah Jalan Viral, Lurah Kelapa Gading Bilang Begini
Senin, 21 Mei 2018 - 19:50 wib
MESKI AKUI PERNAH BERSTATUS PERWIRA
Polri Bantah Video Rizieq Sebut Teroris Diciptakan Anggota Brimob
Senin, 21 Mei 2018 - 19:30 wib
KASUS KORUPSI PENERBITAN SKL
Syafruddin Lepas Tanggung Jawab soal Pelunasan Utang BLBI, Ini Alasannya
Senin, 21 Mei 2018 - 19:20 wib
MESKI KONDISI SUDAH MEMBAIK
Leher Tertebas, Polisi Korban Penyerangan Mapolda Riau Masih Dirawat di RS
Senin, 21 Mei 2018 - 19:10 wib
BERAGENDAKAN PEMBACAAN TUNTUTAN
Sidang Tuntutan Tio Pakusadewo Ditunda hingga Pekan Depan, Alasannya...
Senin, 21 Mei 2018 - 19:00 wib
KUNJUNGAN KE PADANG
Tagar #2019GantiPresiden Banjiri Unggahan Foto Jokowi oleh Gubernur Sumbar
Senin, 21 Mei 2018 - 18:50 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Lima Terduga Teroris di Dumai Dibawa ke Jakarta Pascateror Mapolda Riau
Keponakan Novanto Akui Berikan Uang Panas e-KTP ke Waketum Demokrat
Mensos Idrus Marham Tiba-tiba Sambangi KPK, Ternyata Ini Kasusnya
Polri Bantah Video Rizieq Sebut Teroris Diciptakan Anggota Brimob
Syafruddin Lepas Tanggung Jawab soal Pelunasan Utang BLBI, Ini Alasannya
Sagang Online
loading...
Follow Us