13 Tahun Hilang, TKI Dastin Berhasil Ditemukan di Yordania
Jumat, 20 April 2018 - 10:02 WIB > Dibaca 3886 kali Print | Komentar
13 Tahun Hilang, TKI Dastin Berhasil Ditemukan di Yordania
JORDANIA (RIAUPOS.CO) - Tim Satgas KBRI Amman berhasil menemukan kembali  Pekerja Migran Indonesia (PMI)  yang bernama Dastin binti Tasja (30), warga Desa Juntikedokan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang telah diberitakan oleh sejumlah media hilang kontak dengan keluarganya selama 13 tahun di Amman Yordania.

Saat ini Dastin sudah berada di Shelter Griya Singgah KBRI Amman dalam  kondisi fisik yang sehat. Namun Dastin hanya bisa berbahasa Arab dan sudah tidak mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia.

“Kami bersama anggota tim langsung bergerak cepat melakukan berbagai upaya untuk mencari Dastin, di antaranya melakukan koordinasi dengan Unit Cegah Tangkal Tindak Perdagangan Manusia (Counter Trafficking Unit) Yordania,” kata  Atase Tenaga Kerja KBRI Yordania, Suseno Hadi dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta pada Kamis (19/4/2018).

Dijelaskan Atase Suseno, saat melakukan upaya pencarian tim satgas KBRI Yordania telah berupaya keras untuk mencari data dan informasi yang didapatkan dari beberapa sumber tentang keberadaan Dastin, namun sempat terkendala karena tidak dapat dihubungi.

Menurut catatan, Dastin datang ke Yordania tahun 2005, dengan menggunakan visa turis, dan dipekerjakan secara tidak jelas (berpindah-pindah) oleh agen yang menanganinya di Yordania, di mana saat ini agen tersebut telah tutup.

“Alhamdulilah akhirnya kita bisa mendapatkan informasi mengenai majikan Dastin dan menemukan Dastin di sana. Majikannya cukup kooperatif dan kita juga berhasil mendatangkan majikannya ke KBRI,” kata Atase Suseno.

Melalui bantuan petugas dari CTU, kata Atase Suseno, majikan Dastin bersedia membayar denda perizinan, sisa gaji dan menyelesaikan hak-haknya selama bekerja dengan dia.

“Kita sudah pegang pernyataannya untuk menyelesaikan semua permasalahan terkait dengan Dastin, termasuk denda dan sisa gajinya yang belum dibayarkan. Bila majikannya lari bisa kita ajukan tuntutan hukum ke pengadilan dan di-blacklist,” kata Suseno.


KOMENTAR
Berita Update

Syamsuar Pamit di Kecamatan Koto Gasib
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:15 wib

Tanamkan Pentingnya Pendidikan
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:00 wib

Disdukcapil Sambangi Lapas Tembilahan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:45 wib

Dokumen Awal RPJMD Disepakati
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:35 wib
Doa dan Syukuran HUT Ke-28 Riau Pos
Bertransformasi Melalui Go Digital
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:30 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib
Waspada Peningkatan Curah Hujan

Waspada Peningkatan Curah Hujan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Masih Harus Diuji secara Ekonomi

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Waspada Peningkatan Curah Hujan

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Pemilu, Tjahjo dan Yasonna  Sambangi Lapas Cipinang

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:40 WIB

Dungu

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:21 WIB

Ikatan Pemulung Mau ke DPR, Protes Perda Larangan Plastik
Sagang Online
loading...
Follow Us