Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS BANK CENTURY
Tunggu Hasil Kajian Penyidik dan JPU, KPK Belum Jadikan Boediono Tersangka
Selasa, 17 April 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 428 kali Print | Komentar
Tunggu Hasil Kajian Penyidik dan JPU, KPK Belum Jadikan Boediono Tersangka
Ketua KPK Agus Rahardjo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hakim tunggal PN Jakarta Selatan beberapa waktu lalu memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan kembali proses penyidikan kasus korupsi di Bank Century.

Kasus itu terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Hakim tunggal Effendi Mukhtar  dalam amar putusannya pun memerintahkan agar KPK menetapkan beberapa orang sebagai tersangka, antara lain, mantan Gubernur BI Boediono.

Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo, hingga kini, pihaknya masih mengkaji dan mendalami putusan yang dikeluarkan hakim tunggal Effendi Mukhtar.

"KPK sedang mengkaji itu. Kami menugaskan penyidik dan jaksa untuk mendalami itu," katanya kepada awak media, di kantor PPATK, Selasa (17/4/2018).

Karena itu, lembaganya belum menentukan sikap untuk menindaklanjuuti putusan praperadilan yang dinilai banyak kalangan hukum tak lazim.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang dekat (minggu ini), kami akan mendapat masukan," jelasnya.

Di samping meminta masukan terhadap penyidik dan penuntut umumnya, dia mengaku akan mendengarkan masukan dari para ahli mengenai putusan perkara praperadilan dari PN Jaksel.

"Kami juga mendengarkan masukan ahli-ahli dari luar mengenai putusan praper PN Jaksel," bebernya.

Jika memiliki bukti permulaann yang cukup, imbuhnya, selanjutnya KPK akan menetapkan tersangka terhadap pihak-pihak yang disebut dalam putusan praperadilan yang dilayangkan Masyrakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) itu.

"KPK kan kalau cukup alat buktinya kan selalu di-follow-up," tuntasnya.(ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Jalur Kilek Keramat Juara Rayon Satu
Senin, 16 Juli 2018 - 15:20 wib

Terjun ke Sungai, Seorang ABK Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 15:10 wib

Antisipasi Laka Laut, Izin Pelayaran Diperketat
Senin, 16 Juli 2018 - 15:07 wib

BRK Perluas Layanan di Anambas
Senin, 16 Juli 2018 - 15:06 wib

TIKI Riau Kopdar Bersama Bukalapak dan Telkomsel
Senin, 16 Juli 2018 - 15:03 wib
Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu

Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib
Gudang Peralatan Tukang Terbakar

Gudang Peralatan Tukang Terbakar
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib

Jalani LDR dengan Santai
Senin, 16 Juli 2018 - 14:41 wib
Subsidi BBM dan Elpiji Naik

Subsidi BBM dan Elpiji Naik
Senin, 16 Juli 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Terkait Kasus yang Menjerat Kader Golkar, KPK Amankan Tiga Orang Lagi
Kader Golkar ES Sedang Berada di Rumah Menteri Sosial saat Ditangkap KPK
Ini Reaksi Golkar Terkait OTT KPK Terhadap Kadernya
Eni ’’Nodai’’ Pesta Ultah Putri Mensos

Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:50 WIB

Heboh Plang Kantor Polisi Bersama RI & Cina di Kalbar, Begini Kronologinya
Sagang Online
loading...
Follow Us