Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS BANK CENTURY
Tunggu Hasil Kajian Penyidik dan JPU, KPK Belum Jadikan Boediono Tersangka
Selasa, 17 April 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 556 kali Print | Komentar
Tunggu Hasil Kajian Penyidik dan JPU, KPK Belum Jadikan Boediono Tersangka
Ketua KPK Agus Rahardjo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hakim tunggal PN Jakarta Selatan beberapa waktu lalu memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan kembali proses penyidikan kasus korupsi di Bank Century.

Kasus itu terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Hakim tunggal Effendi Mukhtar  dalam amar putusannya pun memerintahkan agar KPK menetapkan beberapa orang sebagai tersangka, antara lain, mantan Gubernur BI Boediono.

Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo, hingga kini, pihaknya masih mengkaji dan mendalami putusan yang dikeluarkan hakim tunggal Effendi Mukhtar.

"KPK sedang mengkaji itu. Kami menugaskan penyidik dan jaksa untuk mendalami itu," katanya kepada awak media, di kantor PPATK, Selasa (17/4/2018).

Karena itu, lembaganya belum menentukan sikap untuk menindaklanjuuti putusan praperadilan yang dinilai banyak kalangan hukum tak lazim.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang dekat (minggu ini), kami akan mendapat masukan," jelasnya.

Di samping meminta masukan terhadap penyidik dan penuntut umumnya, dia mengaku akan mendengarkan masukan dari para ahli mengenai putusan perkara praperadilan dari PN Jaksel.

"Kami juga mendengarkan masukan ahli-ahli dari luar mengenai putusan praper PN Jaksel," bebernya.

Jika memiliki bukti permulaann yang cukup, imbuhnya, selanjutnya KPK akan menetapkan tersangka terhadap pihak-pihak yang disebut dalam putusan praperadilan yang dilayangkan Masyrakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) itu.

"KPK kan kalau cukup alat buktinya kan selalu di-follow-up," tuntasnya.(ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Ashanty Bangga dengan Aurel
Sabtu, 14 Desember 2018 - 17:00 wib

Maia Estianty Hamil Anak Irwan Mussry?
Sabtu, 14 Desember 2018 - 16:30 wib

Diduga Overdosis, Mahasiswi Ditemukan Tewas
Sabtu, 14 Desember 2018 - 16:00 wib
Agenda Jokowi di Pekanbaru
Rapat Kerja dan Terima Gelar Adat
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:53 wib
Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan
Alat Peraga kampanye Caleg berada di jalan Protokol Pekanbaru
Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:35 wib

Jalur Padang-Solok masih Macet
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:01 wib

6 Kilogram Sabu untuk Tahun Baru Gagal Beredar
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:00 wib

Sampai di Pekanbaru, SBY Langsung Shalat Jumat
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:51 wib
2 Masih Dalam Pencarian
8 Korban Longsor Ditemukan
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:30 wib
Bank Syariah Mandiri Sediakan Transaksi Hedging

Bank Syariah Mandiri Sediakan Transaksi Hedging
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:09 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini