Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Selasa, 17 April 2018 - 12:04 WIB > Dibaca 372 kali Print | Komentar
Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masa kampanye Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 sedang berlangsung. Untuk itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengingatkan paslon mau pun tim sukses tidak melakukan politik uang. Selain dinilai mengotori asas demokrasi, pelaku politik uang juga bisa dipenjara. Seperti halnya kasus yang terjadi pada Pilkada Kuningan baru-baru ini.

“Kita bisa ambil banyak pelajaran. Jangan mau atau tergiur. Misalkan kita diminta oleh tim atau paslon untuk membagikan uang kepada warga. Dengan iming-iming uang lebih untuk yang membagikan. Saya ingatkan jangan mau karena jika tertangkap bisa dipenjara,” ungkap Rusidi kepada Riau Pos, Senin (16/4).

Ia pun menceritakan bagaimana seorang sekretaris partai di Kabupaten Kuningan divonis 3 tahun penjara karena membagikan uang Rp 25 ribu saat kampanye. “Saat ini sedang ramai diberitakan kasus bagi amplop saat kampanye di Kuningan. Isinya tak seberapa, hanya Rp25 ribu. Tapi ketika tertangkap, vonis hakim sampai 3 tahun,” ungkapnya.

Kepada warga, Rusidi mengimbau agar tidak mau menerima amplop yang dibagikan oleh tim paslon. Bahkan bila perlu, warga yang mengetahui agar melaporkan kepada pihak terkait, baik kepada Bawaslu mau pun penegak hukum Polri. Pasalnya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam terselenggaranya Pilgubri yang bersih, jujur dan adil.

Saat ditanya apakah sudah ada Bawaslu menangani kasus politik uang? Rusidi mengatakan belum ada. Bahkan ia berharap tidak pernah terjadi kasus politik uang di Riau. Baik saat kampanye mau pun mendekati hari pemilihan nanti. “Kami berharap tak ada. Kan selain pemberi, penerima juga bisa dikenakan sanksi. Maka hati-hati. Bila perlu warga melaporkan ke kami,” tambahnya.(das)
KOMENTAR
Berita Update

Jalur Kilek Keramat Juara Rayon Satu
Senin, 16 Juli 2018 - 15:20 wib

Terjun ke Sungai, Seorang ABK Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 15:10 wib

Antisipasi Laka Laut, Izin Pelayaran Diperketat
Senin, 16 Juli 2018 - 15:07 wib

BRK Perluas Layanan di Anambas
Senin, 16 Juli 2018 - 15:06 wib

TIKI Riau Kopdar Bersama Bukalapak dan Telkomsel
Senin, 16 Juli 2018 - 15:03 wib
Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu

Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib
Gudang Peralatan Tukang Terbakar

Gudang Peralatan Tukang Terbakar
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib

Jalani LDR dengan Santai
Senin, 16 Juli 2018 - 14:41 wib
Subsidi BBM dan Elpiji Naik

Subsidi BBM dan Elpiji Naik
Senin, 16 Juli 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Benarkah Pemkab Inhu  Mengurangi Anggaran

Senin, 16 Juli 2018 - 14:26 WIB

Tersangka Politik Uang Ditahan

Senin, 16 Juli 2018 - 14:20 WIB

Baru Satu Parpol yang Mendaftar

Senin, 16 Juli 2018 - 13:53 WIB

Mahfud MD Tokoh Islam Paling Layak Jadi Cawapres

Senin, 16 Juli 2018 - 09:41 WIB

Simak! Inilah Kontrak Politik yang Disodorkan Demokrat untuk Pilpres 2019
Sagang Online
loading...
Follow Us