Wonderful Indonesia
Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Selasa, 17 April 2018 - 12:04 WIB > Dibaca 273 kali Print | Komentar
Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masa kampanye Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 sedang berlangsung. Untuk itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengingatkan paslon mau pun tim sukses tidak melakukan politik uang. Selain dinilai mengotori asas demokrasi, pelaku politik uang juga bisa dipenjara. Seperti halnya kasus yang terjadi pada Pilkada Kuningan baru-baru ini.

“Kita bisa ambil banyak pelajaran. Jangan mau atau tergiur. Misalkan kita diminta oleh tim atau paslon untuk membagikan uang kepada warga. Dengan iming-iming uang lebih untuk yang membagikan. Saya ingatkan jangan mau karena jika tertangkap bisa dipenjara,” ungkap Rusidi kepada Riau Pos, Senin (16/4).

Ia pun menceritakan bagaimana seorang sekretaris partai di Kabupaten Kuningan divonis 3 tahun penjara karena membagikan uang Rp 25 ribu saat kampanye. “Saat ini sedang ramai diberitakan kasus bagi amplop saat kampanye di Kuningan. Isinya tak seberapa, hanya Rp25 ribu. Tapi ketika tertangkap, vonis hakim sampai 3 tahun,” ungkapnya.

Kepada warga, Rusidi mengimbau agar tidak mau menerima amplop yang dibagikan oleh tim paslon. Bahkan bila perlu, warga yang mengetahui agar melaporkan kepada pihak terkait, baik kepada Bawaslu mau pun penegak hukum Polri. Pasalnya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam terselenggaranya Pilgubri yang bersih, jujur dan adil.

Saat ditanya apakah sudah ada Bawaslu menangani kasus politik uang? Rusidi mengatakan belum ada. Bahkan ia berharap tidak pernah terjadi kasus politik uang di Riau. Baik saat kampanye mau pun mendekati hari pemilihan nanti. “Kami berharap tak ada. Kan selain pemberi, penerima juga bisa dikenakan sanksi. Maka hati-hati. Bila perlu warga melaporkan ke kami,” tambahnya.(das)
KOMENTAR
Berita Update
409 Petugas Transmetro Dilindungi BPJS TK

409 Petugas Transmetro Dilindungi BPJS TK
Selasa, 24 April 2018 - 09:57 wib
34 Balon DPD Mendaftar Lewat SIPPP

34 Balon DPD Mendaftar Lewat SIPPP
Selasa, 24 April 2018 - 09:55 wib
Herman, Pengemudi Bajaj di Kota Pekanbaru
10 Tahun Bertahan, Selalu Yakin Ada Rezeki
Selasa, 24 April 2018 - 09:53 wib
INTERUPSI
Tahun Politik ’’Musim Bertanam Tebu”
Selasa, 24 April 2018 - 09:52 wib
Suzuki Incar 1.100 Unit Selama IIMS

Suzuki Incar 1.100 Unit Selama IIMS
Selasa, 24 April 2018 - 09:51 wib

HUT Ke-22, Frank & Co Gelar Pameran Perhiasan
Selasa, 24 April 2018 - 09:35 wib

Natasha Skin Care Tawarkan Perawatan Facial
Selasa, 24 April 2018 - 09:29 wib
TINDAK LANJUT ATAS PROSES HUKUM
Penyidik KPK Diminta Baca Buku Bamsoet untuk Usut Kasus Century
Selasa, 23 April 2018 - 21:00 wib

Pelaku Ekraf Harus Mengikuti Zaman
Selasa, 23 April 2018 - 20:31 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Merasa Tak Bersalah, Ahmad Dhani: 99 Persen habib Indonesia Doakan Saya
Selasa, 23 April 2018 - 20:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
34 Balon DPD Mendaftar Lewat SIPPP

Selasa, 24 April 2018 - 09:55 WIB

Dukungan PAN ke Jokowi di Pilpres 2019 Tergantung Hasil Rakernas
Geram! Ini Kata Fadli Zon soal Isu Prabowo Batal Nyapres 2019
"Saya Juga Bisa Bikin Survei yang Bikin Pak Prabowo Menang"
Teguran SBY ke Roy Suryo Tanda Konflik Internal? Demokrat Bilang Begini
Sagang Online
loading...
Follow Us