USBN/USBK SMP Sederajat Digelar

Pendidikan | Selasa, 17 April 2018 - 10:53 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sepekan sebelum ujian nasional (UN), para pelajar kelas IX tingkat SMP sederajat di Kota Pekanbaru mengikuti mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN)  dan ujian sekolah berstandar nasional komputer (USBNK), 16-20 April 2018. Ada sepuluh mata pelajaran yang diujikan.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal menjelaskan, perbedaan adalah UASBN dengan UASBNK ada pada mata pelajaran yang diujikan. Selain itu, pelajar yang mengikuti UASBN adalah mereka yang akan mengikuti ujian nasional kertas dan pensil (UNKP). Sedangkan pelajar yang mengikuti UASBNK adalah yang akan menjalani ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Jadwal UNBK dan UNKP adalah 23-26 April 2018.

Adapun mata pelajaran yang diuji pada UASBN meliputi agama, PKN, bahasa Indonesia, IPS, matematika, pendidikan jasmani dan kesehatan, IPA, TIK, bahasa Inggris, dan Seni Budaya. Sedangkan UASBNK menguji mata pelajaran agama, PKN, bahasa Indonesia, IPS, matematika, prakarya, IPA, pendidikan jasmani dan kesehatan, bahasa Inggris, serta seni budaya dan keterampilan.

‘’Materi soal ujian dari Disdik 75 persen dan dari pusat 25 persen,’’ kata Jamal usai mengikuti hearing dengan DPRD terkait tunjangan transportasi guru, Senin (16/4).

Untuk jadwal USBN susulan, Jamal katakan, diatur oleh satuan pendidikan masing-masing dengan rentang waktu dari tanggal 2-4 Mei 2018.

Ujian sekolah ini, sebut Jamal, menjadi salah satu penentu kelulusan pelajar. Jamal mengaku pihaknya telah mengingatkan seluruh sekolah agar mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional.

“Untuk pelaksanannya di Kota Pekanbaru, sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan USBN dengan komputer, dan masih banyak juga sekolah yang menyelenggarakan USBN sistem manual,” katanya menambahkan.

Sedangkan jumlah siswa yang mengikuti USBN  sama dengan peserta UNKP yaitu 5.719 pelajar. Begitu juga dengan peserta USBNK. Jumlahnya sama dengan peserta UNBK sebanyak 11.728  pelajar. “Untuk pengawasnya sendiri berasal dari pihak sekolah. Dan kami harapkan bisa berjalan lancar. Sebab USBN maupun USBNK ini juga penentu pelajar bisa lulus,” tuturnya.(tya)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook