Progres Pembangunan Pasar Induk Masih 27 persen
Selasa, 17 April 2018 - 10:31 WIB > Dibaca 340 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hingga saat ini  progres pembangunan Pasar Induk di Jalan Soekarno-Hatta masih 27 persen. Padahal sesuai kontrak kerja sama yang dilakukan PT Agung Rafa Bonai (ARB), dengan Pemko Pekanbaru, pembangunan pasar sudah tuntas pada Oktober 2018.

Pengawas proyek pekerjaan pasar induk dari PT ARB Doli, dikonfirmasi awalnya mengaku tidak bisa menyampaikan progres pembangunan. Sebab semua laporan berada di laptop sedangkan ia berada di lokasi.

"Saya tidak bisa sampaikan rincian progres pembangunan, semua laporan ada di laptop. Saya sedang di lokasi pengerjaan pembangunan, tapi kalau berdasarkan pengamatan lapangan progres diperkirakan meningkat dari 24 persen pekan lalu kini sekitar 27 persen," kata Doli, Senin (16/4).

Dijelaskannya, kenaikan persentase pembangunan dalam sepekan sekitar satu persen. Untuk tapak fondasi kios, sudah hampir 90 persen sudah siap. Disinggung terkait pekerjaan penimbunan yang disebut-sebut memiliki bobot terbesar Doli menyebutkan belum selesai sebab akan dilakukan kembali setelah fondasi siap.

" Penimbunan belum selesai kita masih fokus pembangunan struktur, kalau sudah siap baru masuk pekerjaan timbunan. Target kami untuk struktur pembangunan fondasi sebelum Idul Fitri sudah siap semua," jelasnya.

Ditanyakan, apakah PT ARB tetap optimis bisa menyelesaikan pekerjaan sampai Oktober sesuai kontrak? Doli mengatakan tetap optimis. Saat ini di lokasi sedang dilakukan pengerjaan fondasi dan dilakukan pemasangan dak atap di bagian belakang bangunan. Karena pekerjaan selanjutnya akan memasuki pengerjaan atap ditargetkan juga sebelum Idul Fitri pekerjaan pemasangan atap untuk 22 unit kios juga sudah selesai.

"Sebelum Idul Fitri 300-an unit fondasi kios sudah siap. Sekarang hanya tinggal 100-an unit saja yang belum siap. Sejauh ini untuk pekerjaan di lapangan belum ada masalah," rincinya.

Di tempat terpisah Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut meyakini progres pembangunan terus meningkat. Namun demikian ada persoalan yang sedang dihadapai yakni terkait skema percepatan. Salah satunya adalah masalah cuaca yang menghambat untuk pekerjaan penimbunan.

"Sekarang berdasarkan koordinasi kami dengan konsultan percepatan dilakukan untuk fondasi kios. Setelah siap baru pondasi ditimbun," kata Ingot.

Ditambahkannya, pasar induk lebih diperuntukkan kepada pedagang grosir bukan eceran. Ia meminta kepada pedagang yang berminat untuk menempati sudah bisa mempersiapkan diri berkoordinasi dengan pihak rekanan karena unit juga terbatas.(tya)

KOMENTAR
Berita Update

Al Ghazali Maia Estianty Diserang Haters
Senin, 16 Juli 2018 - 15:33 wib

Jalur Kilek Keramat Juara Rayon Satu
Senin, 16 Juli 2018 - 15:20 wib

Terjun ke Sungai, Seorang ABK Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 15:10 wib

Antisipasi Laka Laut, Izin Pelayaran Diperketat
Senin, 16 Juli 2018 - 15:07 wib

BRK Perluas Layanan di Anambas
Senin, 16 Juli 2018 - 15:06 wib
UMKM Solusi Atasi Anjloknya Harga Kelapa

UMKM Solusi Atasi Anjloknya Harga Kelapa
Senin, 16 Juli 2018 - 15:00 wib
Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu

Undangan Palsu Deklarasi Capres Palsu
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib
Gudang Peralatan Tukang Terbakar

Gudang Peralatan Tukang Terbakar
Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 wib

Jalani LDR dengan Santai
Senin, 16 Juli 2018 - 14:41 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tindak Tegas Parkir Sembarangan

Senin, 16 Juli 2018 - 12:31 WIB

Tiga JCH Wafat Diganti Cadangan

Senin, 16 Juli 2018 - 11:48 WIB

Berharap Harga Kembali Stabil

Senin, 16 Juli 2018 - 10:28 WIB

Pembangunan Pasar Induk Terus Digesa

Senin, 16 Juli 2018 - 10:19 WIB

Ratusan Tower Ilegal Bakal Dibongkar

Senin, 16 Juli 2018 - 10:05 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us