Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT REVISI UU DI DPR
Polri Berantas Terorisme Bersama TNI, Komnas HAM Setuju?
Senin, 16 April 2018 - 21:00 WIB > Dibaca 405 kali Print | Komentar
Polri Berantas Terorisme Bersama TNI, Komnas HAM Setuju?
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - DPR RI hingga saat ini masih membahas revisi Undang-undang (RUU) Terorisme. Adapun dalam rancangan RUU itu, muncul wacana pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme.

Adapun hal itu lantas memicu penolakan dari beberapa pihak, salah satunya dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Meski begitu, Komnas HAM sedikit "longgar" karena menilai TNI masih boleh dilibatkan jika kondisi darurat.

"Sebaiknya TNI menangani terorisme yang mengganggu pertahanan negara. Jadi, kalau harus terlibat spesifik keterlibatannya pada objek-objek vital tertentu, bukan yang lain," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam di gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Diketahui, objek vital pertahanan negara yang dimaksud, seperti Istana Presiden, Kapal Induk atau kapal tempur, hingga pesawat terbang dan tempur. Sementara objek bom, seperti hotel, tempat hiburan, hingga pusat perbelanjaan, tidak perlu adanya pelibatan TNI.

Dia memaparkan, TNI dapat diperbantukan menangani teroris jika skala ancamanannya terlampau besar. Artinya, jika tidak mampu hanya ditangani oleh kepolisian. Sementara, jika tingkat bahaya itu sudah kembali menurun, penanganan kasus terorisme itu dapat kembali dimandatkan kepada polisi.

"Kalau urgent dan mendesaknya, udah kelar (kasus terorismenya) turun lagi yang nanganinnya polisi. Kalau urgent dan mendesaknya bisa ditanganinnya 1, 2 hari ya cukup 1, 2 hari ga perlu panjang-panjang," paparnya.(sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Tak Ditagih Pemko, Pelindo I  Belum Bayar Retribusi

Tak Ditagih Pemko, Pelindo I Belum Bayar Retribusi
Kamis, 26 April 2018 - 10:42 wib
Rp15,8 M Untuk Masjid Paripurna

Rp15,8 M Untuk Masjid Paripurna
Kamis, 26 April 2018 - 10:40 wib

Warga Mandah Sebut LE-Hardianto Pilihan Rasional
Kamis, 26 April 2018 - 10:39 wib
Persiapkan Kedatangan Presiden
Panitia Lakukan Rapat Teknis dengan Polda
Kamis, 26 April 2018 - 10:38 wib

800 Lulusan Diserahkan ke IKA UIN Suska Riau
Kamis, 26 April 2018 - 10:38 wib

Syamsuar-Edy Telah Datangi 276 Lokasi Kampanye
Kamis, 26 April 2018 - 10:31 wib
Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan

Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan
Kamis, 26 April 2018 - 10:20 wib

Dispar Gelar Riau Food Festival di Kuantan Singingi
Kamis, 26 April 2018 - 10:20 wib
DPD RI Tak Boleh Terpidana Korupsi
FAISAL ASWAN MUNDUR
DPD RI Tak Boleh Terpidana Korupsi
Kamis, 26 April 2018 - 10:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Dihukum 15 Tahun, Setnov Kaget

Rabu, 25 April 2018 - 11:00 WIB

Soal Nilai Uang Pengganti, Putusan Setnov Harus Diikuti Hakim Lain
Kecewa usai Divonis 15 Tahun Penjara, Setya Novanto Komentar Begini
Amien Rais Dikritik Elite PAN karena Jamin Tak Dukung Jokowi
Sagang Online
loading...
Follow Us