Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Sebelum Kecelakaan, Istri Akui Setya Novanto Sempat Menelepon
Senin, 16 April 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 944 kali Print | Komentar
Sebelum Kecelakaan, Istri Akui Setya Novanto Sempat Menelepon
Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebelum mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau, pada 16 November 2017 lalu, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor membeberkan kalau suaminya sempat menelepon.

Deisti mengungkapkan hal itu saat bersaksi di persidangan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP, dengan terdakwa dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

Dia menerangkan, pada 15 November 2017, sehari sebelum kecelakaan, telepon genggam milik suaminya sudah tak bisa dihubungi.

"Tanggal 15 malam itu banyak penyidik KPK yang datang ke rumah. Banyak juga wartawan. Saya kebetulan ada di atas. Saya intip dari jendela, saya tanya orang rumah ’di bawah ada siapa?’ Katanya ada pengacara (Fredrich Yunadi). Jadi, saya tetap di atas," ujarnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Lantaran ada tamu yang datang, sekitar pukul 22.00 WIB, dia menemui penyidik KPK di rumahnya yang tengah digeledah. Deisti kala itu terus mencoba menelepon suaminya, tetapi telepon genggamnya tidak aktif.

"Suaranya seperti panggilan dialihkan," tuturnya.

Meski begitu, diakuinya dirinya terus mencoba menghubungi Novanto hingga pukul 03.00 WIB. Akan tetapi, panggilannya tak kunjung dijawab. Novanto baru menghubungi Deisti keesokan harinya sekitar pukul 14.00 WIB.

"Saat itu bapak telepon, beliau bilang mau menyerahkan diri ke KPK ditemani beberapa perwakilan dari DPD 1 Partai Golkar. Bapak bilang saya harus tabah dan memberi tahu dan menenangkan anak-anak," jelasnya.

Dia menyebut, saat itu memantau pergerakan suaminya dari media televisi. Saat itu Novanto akan datang ke KPK untuk memenuhi panggilan sebagai tersangka.

"Sore itu ada pengajian rutin. Saya cuma menunggu saja kabar bapak karena pasti ada berita kalau dia datang ke KPK. Karena dari malem sampai pagi juga wartawan masih ada di rumah. Makanya saya tunggu berita aja dari televisi," ucapnya.
KOMENTAR
Berita Update

Usai Kecelakaan, Ditemukan Sabu
Rabu, 19 Desember 2018 - 13:00 wib
ASN dan Perangkat  Desa Jadi Tauladan

ASN dan Perangkat Desa Jadi Tauladan
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:30 wib

Isu Negatif Bisa Dorong Penguatan Rupiah
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:14 wib

Belasan Ribu Jamaah Hadiri Pengajian UAS
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:01 wib

Bersyukur Bisa Banggakan Indonesia
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:30 wib

Personel SAR Disiagakan untuk Natal dan Tahun Baru
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:25 wib
Penyakit Kulit Paling Banyak
Dampak Banjir
Penyakit Kulit Paling Banyak
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tim Kampenye KIK Serahkan Sepenuhnya ke Kepolisian

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:31 WIB

15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Sagang Online
loading...
Follow Us