Wonderful Indonesia
PILPRES 2019
Jokowi Duet dengan Prabowo, Median: Pendukung Tidak Setuju
Senin, 16 April 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 328 kali Print | Komentar
Jokowi Duet dengan Prabowo, Median: Pendukung Tidak Setuju
Joko Widodo dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) PDIP, saat Rakernas di Bali. (MUHAMMAD TAN REHA/JAWA POS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hasil survei Median (Media Survei Nasional) menunjukkan mayoritas pendukung Prabowo Subianto tak setuju jika mantan Danjen Kopassus itu berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Direktur Riset Median Sudarto, 66,7 persen pendukung Prabowo tak bersedia memilih pasangan Jokowi-Prabowo. Hanya 16,7 persennya saja yang mau mencoblos pasangan tersebut, dan sisanya tidak menjawab.

Sudarto menganalisi, keengganan pendukung Prabowo tersebut karena saat ini masing-masing konstituen telah terbelah. Sikap politik kedua kubu itu pun telah mengkristal. Bahkan, dia menganalogikan kedua figur itu bagai minyak dan air atau tak bakal dapat menyatu.

“Prabowo yang telah merepresentasikan 212. Jokowi yang tidak merepresentasikan 212. Konstituennya saling membenci satu sama lain. Jadi, agak susah menyatukan kedua tokoh ini,” katanya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Meski begitu, dia menyebut bahwa masih ada kemungkinan duet pasangan itu terwujud. Akan tetapi, hal itu tergantung momentum dan agen perubahan selama konstelasi Pilpres satu setengah tahun ke depan.

“Mungkin juga Pak Prabowo dan Jokowi tak bisa bergabung. Tapi, kalau ada gerakan besar di bawah, mungkin saja bisa bergabung,” tuntasnya.

Survei yang digelar dari 24 Maret hingga 6 April 2018 itu melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan jender. Margin of error survei itu sebesar lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
TINDAK LANJUT ATAS PROSES HUKUM
Penyidik KPK Diminta Baca Buku Bamsoet untuk Usut Kasus Century
Selasa, 23 April 2018 - 21:00 wib

Pelaku Ekraf Harus Mengikuti Zaman
Selasa, 23 April 2018 - 20:31 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Merasa Tak Bersalah, Ahmad Dhani: 99 Persen habib Indonesia Doakan Saya
Selasa, 23 April 2018 - 20:30 wib
TERJADI DI SEJUMLAH DAERAH
UNBK SMP Bermasalah, APJII: Persoalan Aplikasi, Bukan karena Hacker
Selasa, 23 April 2018 - 20:15 wib
GARANSI AMIEN RAIS MASIH MENTAH
Dukungan PAN ke Jokowi di Pilpres 2019 Tergantung Hasil Rakernas
Selasa, 23 April 2018 - 20:00 wib
DALAM KONDISI SEHAT
Besok Novanto Divonis Kasus e-KTP, Kuasa Hukum Harapkan Ini dari Hakim
Selasa, 23 April 2018 - 19:30 wib
DINILAI SUDAH BIASA TERJADI
Server Error di Sejumlah Daerah, Mendikbud Pastikan UNBK Bisa Diulang
Selasa, 23 April 2018 - 19:00 wib
HADIRI SIDANG EKSEPSI
Ketika Ahmad Dhani Tak Lagi Gunakan Kaos 2019 Ganti Presiden
Selasa, 23 April 2018 - 18:45 wib
TUNGGU KEPASTIAN DARI MENTERI BUMN
Djarot Bungkam dan Pasrah soal Kabar Buwas Akan Jadi Dirut Bulog
Selasa, 23 April 2018 - 18:30 wib
PILPRES 2019
Minta PKS Usung Anis Matta, Fahri: Kalau Tidak, Partai Tenggelam
Selasa, 23 April 2018 - 18:15 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Dukungan PAN ke Jokowi di Pilpres 2019 Tergantung Hasil Rakernas
Geram! Ini Kata Fadli Zon soal Isu Prabowo Batal Nyapres 2019
"Saya Juga Bisa Bikin Survei yang Bikin Pak Prabowo Menang"
Teguran SBY ke Roy Suryo Tanda Konflik Internal? Demokrat Bilang Begini
Tiga Paslon Diyakini Tercipta jika Salah Satu Partai Koalisi Jokowi Lepas
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini