Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
JIKA TERJADI PENYALAHGUNAAN
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Senin, 16 April 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 297 kali Print | Komentar
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polri menyoroti serius dugaan kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia. Akan tetapi, sejauh ini belum ada laporan yang masuk terkait hal tersebut di kepolisian.

Padahal, penyidik kepolisian yang diminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk bekerja sama menangani kasus itu perlu mengambil keterangan dari pengguna yang merasa datanya disalahgunakan.

“Untuk itu, Polri mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke Dittipidsiber (Direktorat Tindak Pidana Siber) Bareskrim Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Mohammad Iqbal di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Harapannya, kata dia, bagi siapapun yang menerima pemberitahuan langsung dari Facebook agar menjelaskan pengalaman pribadinya secara langsung sebagai saksi di Bareskrim Polri.

“Sedangkan terkait ada atau tidaknya dugaan tindak pidana sangat ditentukan berdasarkan temuan fakta dan bukti yang ada di lapangan,” jelasnya.

Dia menerangkan, penyidik berencana mengadakan pertemuan dengan perwakilan Facebook di Indonesia guna mengorek keterangan dan konfirmasi akan isu yang meresahkan masyarakat itu.

Pasalnya, Polri maupun Kemenkominfo khawatir jika Facebook dijadikan alat utama demi kepentingan individu untuk melakukan perbuatan tidak bertanggung jawab. Sebab, sesuai dengan fungsinya sebagai media sosial, Facebook dapat dengan cepat menyebarkan informasi tanpa batasan wilayah dan waktu.

“Misalnya, menyebar fitnah, pencemaran nama baik, provokasi, penyebaran hate speech (ujaran kebencian), hoax dan fake news (berita bohong) yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, bentuk tindakan yang akan diberikan kepada Facebook masih dipertimbangkan oleh Kemenkominfo selaku regulator. Menurutnya, selama Facebook dapat memenuhi norma yang berlaku di Indonesia, keberadaannya akan tetap terjamin.

“Polri maupun Kemenkominfo bersama-sama mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian pengawasan dari setiap informasi yang ada di media sosial Facebook,” tutupnya. (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Natasha Skin Care Tawarkan Perawatan Facial
Selasa, 24 April 2018 - 09:29 wib
TINDAK LANJUT ATAS PROSES HUKUM
Penyidik KPK Diminta Baca Buku Bamsoet untuk Usut Kasus Century
Selasa, 23 April 2018 - 21:00 wib

Pelaku Ekraf Harus Mengikuti Zaman
Selasa, 23 April 2018 - 20:31 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Merasa Tak Bersalah, Ahmad Dhani: 99 Persen habib Indonesia Doakan Saya
Selasa, 23 April 2018 - 20:30 wib
TERJADI DI SEJUMLAH DAERAH
UNBK SMP Bermasalah, APJII: Persoalan Aplikasi, Bukan karena Hacker
Selasa, 23 April 2018 - 20:15 wib
ELEKTABILITAS MENURUN
Geram! Ini Kata Fadli Zon soal Isu Prabowo Batal Nyapres 2019
Selasa, 23 April 2018 - 19:45 wib
DALAM KONDISI SEHAT
Besok Novanto Divonis Kasus e-KTP, Kuasa Hukum Harapkan Ini dari Hakim
Selasa, 23 April 2018 - 19:30 wib
DINILAI SUDAH BIASA TERJADI
Server Error di Sejumlah Daerah, Mendikbud Pastikan UNBK Bisa Diulang
Selasa, 23 April 2018 - 19:00 wib
HADIRI SIDANG EKSEPSI
Ketika Ahmad Dhani Tak Lagi Gunakan Kaos 2019 Ganti Presiden
Selasa, 23 April 2018 - 18:45 wib
TUNGGU KEPASTIAN DARI MENTERI BUMN
Djarot Bungkam dan Pasrah soal Kabar Buwas Akan Jadi Dirut Bulog
Selasa, 23 April 2018 - 18:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penyidik KPK Diminta Baca Buku Bamsoet untuk Usut Kasus Century
Besok Novanto Divonis Kasus e-KTP, Kuasa Hukum Harapkan Ini dari Hakim
Ketika Ahmad Dhani Tak Lagi Gunakan Kaos 2019 Ganti Presiden
Datang ke Sidang Ahmad Dhani, Fadli Zon: Ini Pertaruhan Demokrasi
Selalu Ditolak Penyidik KPK, Begini Komentar Mantan politikus Partai H‎anura
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Natasha Skin Care Tawarkan Perawatan Facial