Depan >> Berita >> Hukum >>
JIKA TERJADI PENYALAHGUNAAN
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Senin, 16 April 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 707 kali Print | Komentar
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polri menyoroti serius dugaan kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia. Akan tetapi, sejauh ini belum ada laporan yang masuk terkait hal tersebut di kepolisian.

Padahal, penyidik kepolisian yang diminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk bekerja sama menangani kasus itu perlu mengambil keterangan dari pengguna yang merasa datanya disalahgunakan.

“Untuk itu, Polri mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke Dittipidsiber (Direktorat Tindak Pidana Siber) Bareskrim Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Mohammad Iqbal di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Harapannya, kata dia, bagi siapapun yang menerima pemberitahuan langsung dari Facebook agar menjelaskan pengalaman pribadinya secara langsung sebagai saksi di Bareskrim Polri.

“Sedangkan terkait ada atau tidaknya dugaan tindak pidana sangat ditentukan berdasarkan temuan fakta dan bukti yang ada di lapangan,” jelasnya.

Dia menerangkan, penyidik berencana mengadakan pertemuan dengan perwakilan Facebook di Indonesia guna mengorek keterangan dan konfirmasi akan isu yang meresahkan masyarakat itu.

Pasalnya, Polri maupun Kemenkominfo khawatir jika Facebook dijadikan alat utama demi kepentingan individu untuk melakukan perbuatan tidak bertanggung jawab. Sebab, sesuai dengan fungsinya sebagai media sosial, Facebook dapat dengan cepat menyebarkan informasi tanpa batasan wilayah dan waktu.

“Misalnya, menyebar fitnah, pencemaran nama baik, provokasi, penyebaran hate speech (ujaran kebencian), hoax dan fake news (berita bohong) yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, bentuk tindakan yang akan diberikan kepada Facebook masih dipertimbangkan oleh Kemenkominfo selaku regulator. Menurutnya, selama Facebook dapat memenuhi norma yang berlaku di Indonesia, keberadaannya akan tetap terjamin.

“Polri maupun Kemenkominfo bersama-sama mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian pengawasan dari setiap informasi yang ada di media sosial Facebook,” tutupnya. (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Z Face Boy and Girl Riau 2018
Malam Ini Penentuan
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:57 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Penabalan Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara
Jokowi dan Istri Kenakan Pakaian Adat Melayu (video)
Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:42 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us