Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Ternyata, Dokter Bimanesh Sudah Siapkan Tim untuk Tangani Novanto
Senin, 16 April 2018 - 19:10 WIB > Dibaca 622 kali Print | Komentar
Ternyata, Dokter Bimanesh Sudah Siapkan Tim untuk Tangani Novanto
Dokter Bimanesh Sutarjo saat menjalani sidang pembacaan dakwaan di PN Tipikor Jakarta, Kamis (8/3). (RIDWAN/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Hafil Budianto Abdulgani bersaksi di persidangan perkara merintangi penyidikan korupsi e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

Dalam kesaksiannya, dia menyebut jika dirinya mendapat laporan dari jajarannya terkait perawatan Setya Novanto. Selaku pimpinan rumah sakit, dia menerima berkas 19 tumpukan terkait berita acara oleh para staff dan perawat rumah sakit.

Lantas, dari laporan itu kemudian terungkap bahwa Bimanesh Sutarjo telah menyiapkan tim yang akan menangani Setya Novanto. Hal itu ketahuinya dari keterangan Plt Pelayanan Medik RS Permata Hijau dokter Alia.

"Dokter Alia tersebut hanya memberitakan bahwa seingat saya dokter Bimanesh memberikan pengarahan bahwa ada dan sudah dipersiapkan tim untuk menangani," ujarnya kepada Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia sendiri menyakini, tim dokter tersebut berasal dari RS Medika. Kendati tidak mengingat namanya, diterangkannya bahwa ada tiga spesialis dalam tim Bimanesh tersebut. Mereka adalah spesialis jantung, spesialis bedah, dan spesialis syaraf.

"Spesialis jantung pembuluh darah dan dr spesialis bedah dan kemudian spesialis syaraf," jelasnya.

Di sisi lain, dari laporan itu didapatkan juga keterangan dokter jaga IGD saat itu, Michael Chia Cahaya bahwa dia menolak permintaan untuk merawat mantan Ketua DPR tersebut.

"Yang saya ingat bahwa pengacara Novanto datang untuk meminta surat rawat. Supaya dibikinkan surat untuk dirawat. Dokter Michael menolak karena belum melihat pasien," terangnya.

Bimanesh dalam perkara itu didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Dia diduga telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi. Dia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Minggu, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib
Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu

Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu
Minggu, 20 Oktober 2018 - 12:30 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Minggu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Minggu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini