Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Ternyata, Dokter Bimanesh Sudah Siapkan Tim untuk Tangani Novanto
Senin, 16 April 2018 - 19:10 WIB > Dibaca 566 kali Print | Komentar
Ternyata, Dokter Bimanesh Sudah Siapkan Tim untuk Tangani Novanto
Dokter Bimanesh Sutarjo saat menjalani sidang pembacaan dakwaan di PN Tipikor Jakarta, Kamis (8/3). (RIDWAN/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Hafil Budianto Abdulgani bersaksi di persidangan perkara merintangi penyidikan korupsi e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

Dalam kesaksiannya, dia menyebut jika dirinya mendapat laporan dari jajarannya terkait perawatan Setya Novanto. Selaku pimpinan rumah sakit, dia menerima berkas 19 tumpukan terkait berita acara oleh para staff dan perawat rumah sakit.

Lantas, dari laporan itu kemudian terungkap bahwa Bimanesh Sutarjo telah menyiapkan tim yang akan menangani Setya Novanto. Hal itu ketahuinya dari keterangan Plt Pelayanan Medik RS Permata Hijau dokter Alia.

"Dokter Alia tersebut hanya memberitakan bahwa seingat saya dokter Bimanesh memberikan pengarahan bahwa ada dan sudah dipersiapkan tim untuk menangani," ujarnya kepada Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia sendiri menyakini, tim dokter tersebut berasal dari RS Medika. Kendati tidak mengingat namanya, diterangkannya bahwa ada tiga spesialis dalam tim Bimanesh tersebut. Mereka adalah spesialis jantung, spesialis bedah, dan spesialis syaraf.

"Spesialis jantung pembuluh darah dan dr spesialis bedah dan kemudian spesialis syaraf," jelasnya.

Di sisi lain, dari laporan itu didapatkan juga keterangan dokter jaga IGD saat itu, Michael Chia Cahaya bahwa dia menolak permintaan untuk merawat mantan Ketua DPR tersebut.

"Yang saya ingat bahwa pengacara Novanto datang untuk meminta surat rawat. Supaya dibikinkan surat untuk dirawat. Dokter Michael menolak karena belum melihat pasien," terangnya.

Bimanesh dalam perkara itu didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Dia diduga telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi. Dia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Luna Maya dan Cut Tari Tetap Tersangka

Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:12 WIB

Zulkifli Tertawa Ditanya Emas Batangan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:33 WIB

Pelaku Aborsi Dipindahkan ke Polresta

Senin, 30 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tim Khusus Dibentuk Polri untuk Usut Laporan Eks Danjen Kopassus
Adik Kandung Ketua MPR Membisu saat Tiba di Gedung KPK
Sagang Online
loading...
Follow Us