Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS SUAP
Mantan Dirut Garuda Indonesia Irit Bicara usai Empat Jam Diperiksa KPK
Senin, 16 April 2018 - 18:05 WIB > Dibaca 451 kali Print | Komentar
Mantan Dirut Garuda Indonesia Irit Bicara usai Empat Jam Diperiksa KPK
Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Emirsyah Satar. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (persero) tbk, 2010-2014, Emirsyah Sattar enggan berkomentar perihal pemeriksaan terhadap dirinya usai empat jam diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Emiryah hanya berkata kepada awak media agar menanyakan ke tim penyidik lembaga KPK terkait pemeriksaan dirinya.

"Saya jadi saksi SS, pertanyaan gak banyak, perihal apa tanya penyidik," katanya saat hendak keluar gedung KPK, Senin (16/4/2018).

Dia lantas enggan berkata apa pun kepada awak media meski dicecar bertubi-tubi dengan beragam pertanyaan berbeda. Emirsyah hari ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Soetikno Soedarjo.

Hal itu terkait perkara dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk SS," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018).

Emirsyah yang memenuhi panggilan itu sudah hadir sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dia pun enggan berkomentar saat itu. Kemudian, usai diperiksa sekitar pukul 13:40 WIB, dia mengaku tidak banyak menerima pertanyaan dari tim penyidik.

Tak hanya Emirsyah, dua orang lain yang juga turut diperiksa perihal perkara itu adalah Pensiunan Pegawai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Captain Agus Wahjudo dan pihak swasta Dwiningsih Haryanti Putri, diperiksa sebagai saksi untuk Emirsyah.

Menurut Wakil Ketua KPK Laode M Syarief, dalam kasus itu, Soetikno selaku perantara suap menjadikan perusahaan MRA sebagai penampungan suap dari Rolls-Royce kepada Emirsyah. (ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Minggu, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib
Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu

Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu
Minggu, 20 Oktober 2018 - 12:30 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Minggu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Minggu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini