Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Terungkap! Dokter Bimanesh Terpaksa Rawat Setnov karena Takut Dituntut
Senin, 16 April 2018 - 17:55 WIB > Dibaca 474 kali Print | Komentar
Terungkap! Dokter Bimanesh Terpaksa Rawat Setnov karena Takut Dituntut
Bimanesh Sutarjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Hafil Budianto Abdulgani mengatakan, terdakwa Bimanesh terpaksa merawat Setya Novanto lantaran takut dituntut.

Hal itu karena Novanto merupakan pejabat negara. Dia menyampaikan hal itu dalam sidang lanjutan perkara dugaan kasus merintangi penyidikan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi.

"Bapak Novanto ini pejabat sehingga harus ditangani karena beliau khawatir rumah sakit bisa dituntut kalau sampai ditolak," ujarnya membeberkan saran Bimanesh di hadapan majelis hakim, Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia menyatakan, penjelasan itu setelah polemik perawatan Novanto menjadi pembahasan hingga ke tingkat Direktur Utama yang berada di Malaysia. Di samping itu, Bimanesh pun menyarankan RS Medika Permata Hijau untuk lebih tanggap menangani pejabat negara.

"Dia (Bimanesh) harus lebih tanggap kalau menerima pasien tingkat presiden, pejabat, atau menteri," sebutnya.

Meski begitu, dia mengatakan surat visum yang dibuat oleh Bimanesh tak sesuai prosedur.

"Surat visum tidak sesuai dengan yang biasa diterbitkan di Rumah Sakit KPJ Healthcare. Logonya beda," terangnya.

Adapun Bimanesh dalam perkara itu didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Dia diduga telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi. Dia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (ce1/rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Luna Maya dan Cut Tari Tetap Tersangka

Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:12 WIB

Zulkifli Tertawa Ditanya Emas Batangan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:33 WIB

Pelaku Aborsi Dipindahkan ke Polresta

Senin, 30 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tim Khusus Dibentuk Polri untuk Usut Laporan Eks Danjen Kopassus
Adik Kandung Ketua MPR Membisu saat Tiba di Gedung KPK
Sagang Online
loading...
Follow Us