Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Terungkap! Dokter Bimanesh Terpaksa Rawat Setnov karena Takut Dituntut
Senin, 16 April 2018 - 17:55 WIB > Dibaca 552 kali Print | Komentar
Terungkap! Dokter Bimanesh Terpaksa Rawat Setnov karena Takut Dituntut
Bimanesh Sutarjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Hafil Budianto Abdulgani mengatakan, terdakwa Bimanesh terpaksa merawat Setya Novanto lantaran takut dituntut.

Hal itu karena Novanto merupakan pejabat negara. Dia menyampaikan hal itu dalam sidang lanjutan perkara dugaan kasus merintangi penyidikan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi.

"Bapak Novanto ini pejabat sehingga harus ditangani karena beliau khawatir rumah sakit bisa dituntut kalau sampai ditolak," ujarnya membeberkan saran Bimanesh di hadapan majelis hakim, Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia menyatakan, penjelasan itu setelah polemik perawatan Novanto menjadi pembahasan hingga ke tingkat Direktur Utama yang berada di Malaysia. Di samping itu, Bimanesh pun menyarankan RS Medika Permata Hijau untuk lebih tanggap menangani pejabat negara.

"Dia (Bimanesh) harus lebih tanggap kalau menerima pasien tingkat presiden, pejabat, atau menteri," sebutnya.

Meski begitu, dia mengatakan surat visum yang dibuat oleh Bimanesh tak sesuai prosedur.

"Surat visum tidak sesuai dengan yang biasa diterbitkan di Rumah Sakit KPJ Healthcare. Logonya beda," terangnya.

Adapun Bimanesh dalam perkara itu didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Dia diduga telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi. Dia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (ce1/rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Penabalan Gelar Adat
Ingatkan Jokowi ketika Dilantik
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:28 wib

SBY Sampaikan Sinyal "Perang"
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:20 wib

60 Persen Tanah Riau Belum Terdaftar
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:16 wib

UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:14 wib
Pesona air terjun Sungai Simo
Hijau Simo yang Sejuk
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:58 wib

Mayweather Jadi Mangsa Khabib Nurmagomedov
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:55 wib

Penyaluran CSR Banyak Tak Sesuai Perda
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:53 wib
Embarkasi Haji Antara Riau
Fasilitas Pendukung Embarkasi Belum Rampung
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:44 wib
Penyair Perempuan Indonesia (PPI) Terbentuk
Dan, Palung Puisi itu Bernama Perempuan
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us