Depan >> Berita >> Hukum >>
DILAPORKAN KE POLISI
Bela Rocky Gerung, Ini Maksud "Kitab Suci Fiksi" Menurut Pengamat Terorisme
Senin, 16 April 2018 - 17:45 WIB > Dibaca 834 kali Print | Komentar
Bela Rocky Gerung, Ini Maksud "Kitab Suci Fiksi" Menurut Pengamat Terorisme
Berita Terkait
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rocky Gerung menjadi bulan-bulanan publik setelah berkomentar di sebuah acara diskusi televisi soal kitab suci. Dia kala itu menyebut kitab suci fiksi.

Meski banyak mendapat cemooh, tak sedikit yang membela Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) itu, salah satunya Pakar Terorisme yang juga alumnus UI, Al Chaidar.

"Kalangan awam merespons pernyataan Rocky Gerung secara emosional dan memaksakan pemahamannya atas terminologi fiksi dalam kapasitasnya yang terbatas," katanya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Diterangkannya, bagi kalangan itu, fiksi adalah cerita rekaan penuh kebohongan belaka. Padahal, fiksi setidaknya dalam konteks pernyataan Rocky Gerung adalah sebuah terminologi teknikal ilmiah.

Hal itu, imbuhnya, dilihat, dirujuk, dan ditimbang dalam konsep, teori, atau paradigma suatu bidang ilmu tertentu. Dia menjelaskan, Ilmu Filsafat, Antropologi, maupun Linguistik menilik dan memandang fiksi sebagai metode atau teori, setidaknya sebagai konsep dalam perspektif keilmuan masing-masing.

"Fiksi adalah literatur tentang visi masa depan yang mendorong imajinasi untuk mewujudkan ide atau mimpi masa lalu. Hal tersebut yang terus hidup dalam kultur manusia yang mengandung kebenaran dan juga kemungkinan kesalahan," terangnya.

Sementara, sebagai literatur, fiksi adalah ciptaan manusia yang visioner atau karya yang Maha Melihat atau karya yang Maha Visi, Maha Merencanakan. Atau setidaknya manusia menjadi penafsir atas kebenaran-kebenaran yang belum terverifikasi yang terkandung dalam berbagai literatur.

"Adalah wajar jika secara ilmiah, kitab suci agama mana pun dapat dilihat sebagai fiksi dalam makna kebenaran yang belum terwujud sebagai realita," ucapnya.

Sebelumnya, aktivis media sosial Abu Janda alias Permadi Arya melaporkan dosen Universitas Indonesia Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya di salah satu acara stasiun televisi swasta yang berbunyi, "Kitab suci itu fiksi". (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
dr Citra Rahmad
Mengapa Khitan Penting?
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:04 wib
Pesona air terjun Sungai Simo
Hijau Simo yang Sejuk
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:58 wib

Mayweather Jadi Mangsa Khabib Nurmagomedov
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:55 wib

Penyaluran CSR Banyak Tak Sesuai Perda
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:53 wib
Penyair Perempuan Indonesia (PPI) Terbentuk
Dan, Palung Puisi itu Bernama Perempuan
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:34 wib
Polisi Telusuri Asal Usul Narkoba
Polresta Pekanbaru
Polisi Telusuri Asal Usul Narkoba
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:32 wib
Malacca Strait Jazz Road to 2019
Mengangkat Kekuatan Sijori
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:29 wib
Belum Ada Upaya Perbaikan
Jalan Alternatif ke Rumbai Nyaris Putus
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:27 wib

SBY dan AHY Sapa Warga Pekanbaru di CFD
Minggu, 16 Desember 2018 - 10:38 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us