Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILAPORKAN KE POLISI
Bela Rocky Gerung, Ini Maksud "Kitab Suci Fiksi" Menurut Pengamat Terorisme
Senin, 16 April 2018 - 17:45 WIB > Dibaca 605 kali Print | Komentar
Bela Rocky Gerung, Ini Maksud "Kitab Suci Fiksi" Menurut Pengamat Terorisme
Berita Terkait

Polisi Periksa Pelapor "Kitab Suci Fiksi" Rocky Gerung



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rocky Gerung menjadi bulan-bulanan publik setelah berkomentar di sebuah acara diskusi televisi soal kitab suci. Dia kala itu menyebut kitab suci fiksi.

Meski banyak mendapat cemooh, tak sedikit yang membela Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) itu, salah satunya Pakar Terorisme yang juga alumnus UI, Al Chaidar.

"Kalangan awam merespons pernyataan Rocky Gerung secara emosional dan memaksakan pemahamannya atas terminologi fiksi dalam kapasitasnya yang terbatas," katanya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Diterangkannya, bagi kalangan itu, fiksi adalah cerita rekaan penuh kebohongan belaka. Padahal, fiksi setidaknya dalam konteks pernyataan Rocky Gerung adalah sebuah terminologi teknikal ilmiah.

Hal itu, imbuhnya, dilihat, dirujuk, dan ditimbang dalam konsep, teori, atau paradigma suatu bidang ilmu tertentu. Dia menjelaskan, Ilmu Filsafat, Antropologi, maupun Linguistik menilik dan memandang fiksi sebagai metode atau teori, setidaknya sebagai konsep dalam perspektif keilmuan masing-masing.

"Fiksi adalah literatur tentang visi masa depan yang mendorong imajinasi untuk mewujudkan ide atau mimpi masa lalu. Hal tersebut yang terus hidup dalam kultur manusia yang mengandung kebenaran dan juga kemungkinan kesalahan," terangnya.

Sementara, sebagai literatur, fiksi adalah ciptaan manusia yang visioner atau karya yang Maha Melihat atau karya yang Maha Visi, Maha Merencanakan. Atau setidaknya manusia menjadi penafsir atas kebenaran-kebenaran yang belum terverifikasi yang terkandung dalam berbagai literatur.

"Adalah wajar jika secara ilmiah, kitab suci agama mana pun dapat dilihat sebagai fiksi dalam makna kebenaran yang belum terwujud sebagai realita," ucapnya.

Sebelumnya, aktivis media sosial Abu Janda alias Permadi Arya melaporkan dosen Universitas Indonesia Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya di salah satu acara stasiun televisi swasta yang berbunyi, "Kitab suci itu fiksi". (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Nakhoda Paham, Lancang Kuning Berlayar Malam
Sabtu, 22 Juni 2018 - 14:16 wib
SBY Yakin Paslon No 3 Jadi
Survei Lamda Indonesia, Firdaus-Rusli Tertinggi
Sabtu, 22 Juni 2018 - 13:51 wib

All New Honda CR-V Promo Spesial Idulfitri
Sabtu, 22 Juni 2018 - 13:39 wib
Disdik Pekanbaru
Daya Tampung SMP Negeri 8.064 Pelajar
Sabtu, 22 Juni 2018 - 13:26 wib
Mei, NTP Riau Turun 1,92 Persen

Mei, NTP Riau Turun 1,92 Persen
Sabtu, 22 Juni 2018 - 13:18 wib

Hotel Swis Belinn SKA Tawarkan Paket Halalbihalal
Sabtu, 22 Juni 2018 - 12:07 wib
Angkutan Umum Masih Menjadi Primadona

Angkutan Umum Masih Menjadi Primadona
Sabtu, 22 Juni 2018 - 11:48 wib

Hari Pertama Kerja, OPD Pelayanan Disidak
Sabtu, 22 Juni 2018 - 11:44 wib
Pilkada Riau 2018
LE-Hardianto Fokuskan Pengembangan Wirausaha
Sabtu, 22 Juni 2018 - 11:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penyiram Air Keras Masih Misterius, Novel  Bakal Diperiksa Lagi
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Diinfokan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan, PA 212 Ucapkan Terima Kasih
Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Alfian Tanjung Tetap Terbukti Bersalah
Terkait Pemberitaan, Wakapolri Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini