Andi Rachman Langsung Beri Solusi

Politik | Minggu, 15 April 2018 - 11:34 WIB

Andi Rachman Langsung Beri Solusi
DIBONCENG: Cagub Riau nomor 4 Arsyadjuliandi Rach­man dibonceng menggunakan sepeda motor saat kampanye di Rangsang Barat, Jumat (13/4/2018). (TIMSES AYO FOR RIAU POS)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat merasa beruntung mendapat kesempatan bertemu dengan Cagub Riau nomor 4, Arsyadjuliandi Rachman, Jumat, (13/4). Pasalnya mereka tahu, Gubernur Riau nonaktif ini bisa langsung memberi solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Hal ini diungkapkan tokoh masyarakat Desa Bantar Abirsyah. Menurutnya, Andi Rachman orangnya amanah. “Makanya kami bisa langsung mengadu ke Pak Andi Rachman. Insya Allah akan langsung ada solusinya. Habis kampanye ini kan Pak Andi bisa langsung aktif sebagai gubernur,” ujarnya.

Adapun permintaan mendasar masyarakat Desa Bantar yakni penerangan listrik yang menyala penuh 24 jam. Saat ini listrik PLN hanya sore hingga pagi saja. Selain itu di desanya banyak nelayan yang perlu bantuan, mulai dari alat tangkap, modal atau pun bantuan lainnya.

Kemudian masalah abrasi yang sudah parah terjadi di Rangsang. Hal ini perlu penangan serius karena sudah mengancam banyak rumah warga. “Kalau ikut hati ini banyak lagi. Tapi itu sajalah dulu. Kami yakin Pak Andi bisa beri solusi. Kalau yang lain baru bisa berjanji saja,” tuturnya.

Menanggapi sejumlah permasalahan itu, Andi Rachman mengatakan semuanya sudah ada program dan solusinya. Masalah listrik, PLN sudah berjanji akan menerangi seluruh Riau pada 2019. “Soal menyala penuh 24 jam, nanti saya koordinasi dulu dengan orang PLN,” kata Andi Rachman.

Yang jelas kata Andi Rachman, menyala penuh 24 jam itu sedang dalam proses. Pasalnya saat ini di daerah daratan, pembangkit listrik PLN sudah banyak yang menggunakan gas dan batubara. Sehingga mesin pembangkit diesel PLN bisa dipindahkan ke daerah pulau seperti Rangsang ini.

Kalau soal nelayan, sudah ada programnya di Dinas Perikanan Provinsi. Alat tangkap ada. Asuransi untuk nelayan pun ada. “Nanti saya masukkan nama kelompok nelayan bapak lewat anggota dewan partai saya untuk dapat bantuan dari provinsi tahun ini. Inilah enaknya jadi ketua partai, bisa beri instruksi,” ujarnya.

Terkait abrasi juga sudah solusinya, tapi bertahap karena biayanya sangat mahal. Tahun ini provinsi akan bangun tiga titik tanggul pemecah ombak di tiga tempat di Meranti ini. Salah satunya di Teluk Betung, Kecamatan Merbau.

“Nanti kita carikan anggaran yang lebih besar lagi dari pusat. Karena masalah ini juga terkait batas wilayah negara. Meranti termasuk wilayah pulau terluar Provinsi Riau. Kalau daratan berkurang, teritori perairan juga berkurang,”  ujarnya.(ali/*)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU