Ini Kunci Agar Daya Saing Industri Sawit Indonesia Bisa Ditingkatkan
Kamis, 12 April 2018 - 18:32 WIB > Dibaca 402 kali Print | Komentar
Ini Kunci Agar Daya Saing Industri Sawit Indonesia Bisa Ditingkatkan
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Haiyani Rumondang.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tahun 2017 merupakan nilai ekspor titik tertinggi yang pernah dicapai sepanjang sejarah ekspor minyak sawit Indonesia. Hal ini tentu saja tidak bisa dilepaskan dari kondisi hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.

"Dalam rangka meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia,  Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar nasional minyak sawit yaitu Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) dengan menetapkan beberapa prinsip dan kriteria,"  kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Haiyani Rumondang, saat mewakili Menaker Hanif Dhakiri menjadi keynote speech pada acara 2nd International Conference and Expo on Indonesian Sustainable Palm Oil (ICE-ISPO) 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (12/4/2018). 

Prinsip ke-4 ISPO tersebut, lanjut Haiyani mengatur mengenai tanggung jawab terhadap pekerja. Hal itu meliputi keselamatan dan kesehatan kerja, kesejahteraan dan peningkatan kemampuan pekerja, serta larangan perusahaan perkebunan mempekerjakan anak dibawah umur dan melakukan diskriminasi sesuai peraturan perundang-undangan.

"Selain itu prinsip ke-4 ISPO juga mengatur perusahaan perkebunan harus memfasilitasi terbentuknya Serikat Pekerja dalam rangka memperjuangkan hak-hak pekerja dan erusahaan perkebunan juga harus mendorong dan memfasilitasi pembentukan koperasi pekerja dan karyawan," katanya.

Nilai ekspor minyak sawit Indonesia tahun 2017 sebesar 22,97 miliar dolar AS atau meningkat 26 persen dibanding tahun 2016 sebesar 18,22 miliar dolar AS.

Berdasarkan data yang diolah GAPKI, produksi Crude Palm Oil (CPO) tahun 2017 mencapai 38,17 juta ton dan Palm Kernel Oil (PKO) sebesar 3,05 juta ton sehingga total keseluruhan produksi minyak sawit Indonesia mencapai 41,98 juta ton. Sedangkan luas lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia 12,307,677 hektare dengan komposisi pemilikan petani 5,169,224 ha = 42 persen, perusahaan BUMN 861,537 ha = 7 persen, dan perusahaan swasta 6,276,915 = 51 persen.

Haiyani mengingatkan, kondisi hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan hanya bisa dicapai jika pengusaha dan pekerja bisa saling bahu-membahu menggerakkan roda perusahaan dengan baik. Untuk mencapai kondisi hubungan industrial yang ideal harus ada pengaturan syarat kerja yang baik yang menjadi acuan utama dalam bekerja.

"Melalui konferensi ini saya berharap dapat merumuskan dan menyepakati hal-hal yang akan menjadi solusi dan upaya bersama dalam rangka meningkatkan produktivitas perusahaan dan pekerja dan kesejahteraan pekerja sektor perkebunan kelapa sawit," pungkas Haiyani.(fat)

KOMENTAR
Berita Update
Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan

Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:00 wib

Debt Collector Bisa Dipidana
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:40 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Pelatih Ungkap Rahasia Kesuksesan Zohri Raih Gelar Juara Dunia
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:30 wib
UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini

UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:20 wib
PENYEBAB BELUM DIKETAHUI
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:10 wib
BELUM TENTUKAN SIKAP
Pilpres 2019, Demokrat Akui Ada Jarak antara SBY dan Megawati
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:00 wib

Pemberangkatan JCH Harus Lebih Baik
Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Zohri Ternyata Sempat Takut Diwawancarai Wartawan, Ini Alasannya
Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Kabar Baik untuk UMKM, Pemerintah Turunkan Pajak Penghasilan Jadi 0,5 Persen
Road to Toyota Expo 2018 Bertabur Kemudahan dan Hadiah Dapatkan Mobil
Delta SPA Diskon 25 Persen untuk Member

Rabu, 18 Juli 2018 - 16:05 WIB

Suzuki Address FI Tampil Trendi

Rabu, 18 Juli 2018 - 15:56 WIB

Batik Air Terima Pesawat Baru A320

Rabu, 18 Juli 2018 - 15:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us