Wonderful Indonesia
LAPORAN UNTUK OECD
Perhatian! Robot Diperkirakan Mulai Ambil Alih Puluhan Pekerjaan Ini
Kamis, 12 April 2018 - 18:50 WIB > Dibaca 273 kali Print | Komentar
Perhatian! Robot Diperkirakan Mulai Ambil Alih Puluhan Pekerjaan Ini
Robot siap menggantikan puluhan pekerjaan manusia. (ASIA TIMES )
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pelbagai tugas rumah tangga, seperti menyapu lantai, menyiram tanaman, hingga menyetir mobil perlahan-lahan mulai digantikan oleh mesin bahkan robot seiring dengan berkembangnya teknologi.

Kemudian, hal itu pun terjadi di banyak perusahaan. Tak sedikit pekerja yang harus merelakan pekerjaannya diambil alih oleh robot-robot tersebut. Sebuah laporan untuk Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mengidentifikasi pekerjaan yang berisiko digantikan oleh teknologi dan robot.

Adapun pekerjaan yang berisiko tergantikan oleh robot adalah yang berada di bawah skala pembayaran, termasuk buruh, asisten kebersihan, pemulung, perakit, serta asisten dapur yang menyiapkan makanan.

Bahkan para penjual, staf layanan pelanggan, dan para profesional asosiasi kesehatan juga berisiko kehilangan pekerjaan mereka. Dilansir Gulf News beberapa hari lalu, ada 25 pekerjaan yang terancam tergantikan oleh canggihnya teknologi.

Pekerjaan-pekerjaan itu, di antaranya asisten persiapan makanan, pembersih dan pembantu, buruh tambang, konstruksi, manufaktur, transportasi, perakitan, pengemudi, operator pabrik seluler.

Selanjutnya, pekerja pertanian, kehutanan, dan perikanan, pabrik alat berat, dan operator mesin, pengolahan makanan, pekerja garmen, kehutanan pekerja terampil berorientasi pasar, pekerja perikanan, pekerja pertanian, pekerja layanan pribadi, logam, mesin dan pekerja perdagangan.

Adapun di sektor industri, karyawan dalam bidang bisnis makanan dan minuman, peternakan, pabrik, kurir dan pos, transportasi serta jasa bangunan menjadi yang paling rawan tergantikan oleh robot dibandingkan dengan pekerjaan lainnya.

Diketahui, studi OECD sendiri berfokus pada risiko otomatis yang sudah diuji di lebih dari 30 negara di seluruh dunia. Hal itu kemudian menunjukkan hasil penelitian yang berkembang mengenai bantuan robot pada pekerjaan manusia. (ina/ce1/iml/trz)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan

Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan
Kamis, 26 April 2018 - 10:20 wib

Dispar Gelar Riau Food Festival di Kuantan Singingi
Kamis, 26 April 2018 - 10:20 wib
Kriya Dispar Riau
Pelaku Ekraf Sambut Baik Pelatihan
Kamis, 26 April 2018 - 10:10 wib

Anak Bonita Diperkirakan Berusia Setahun
Kamis, 26 April 2018 - 10:08 wib
Kampanye Negatif Sawit Pengaruhi Penurunan Harga TBS

Kampanye Negatif Sawit Pengaruhi Penurunan Harga TBS
Kamis, 26 April 2018 - 10:05 wib

RS Awal Bros Inisiasi Seminar Medis Measles Rubella
Kamis, 26 April 2018 - 09:54 wib
EKONOMIKA
Menyikapi Perubahan Zaman Now Secara Proporsional
Kamis, 26 April 2018 - 09:50 wib

KTT Bersama ITA Riau Baksos Pembangunan Masjid
Kamis, 26 April 2018 - 09:46 wib

Filipina Tujuan Ekspor Perdana Xpander
Kamis, 26 April 2018 - 09:35 wib
Cari Berita
Teknologi Terbaru
Wow! Facebook Ditimpa Masalah Lagi usai Kebocoran Data, Ini Penjelasannya
Simak! Ini Alasan Facebook Batal Bahas Kebocoran Data dengan DPR
Simak! Jika Terima Notifikasi Ini, Data Facebook Anda Dipastikan Bocor
Sagang Online
loading...
Follow Us