Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PANDANGAN MANTAN KETUA KPK
Keras! Jokowi Dinilai Cacat sebagai Presiden karena Kasus Novel Belum Terkuak
Kamis, 12 April 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 447 kali Print | Komentar
Keras! Jokowi Dinilai Cacat sebagai Presiden karena Kasus Novel Belum Terkuak
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tak kunjung terungkap setelah setahun berlalu.

Padahal, Polda Metro Jaya telah merilis dua sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap Novel. Menurut mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, belum terungkapnya kasus Novel telah menunjukkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak sungguh-sungguh.

“Karena sebenarnya memalukan bangsa, memalukan negara karena ini kasus sederhana. Jadi, tidak ada kesungguhan pemerintah, khususnya Polri,” katanya saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Tak hanya itu, dia pun mengeluhkan sampai saat ini Presiden Jokowi belum merespons permintaan dari elemen masyarakat sipil ‎yang ingin membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus Novel Baswedan.

“Sampai sekarang nggak ada respons, menunda-tunda sampai satu tahun atas realitas seperti ini,” tegasnya.

Hal itu membuat pelaku penyerangan Novel masih bisa bebas dan tidak dijerat oleh aparat penegak hukum. Menurut Busyro, itu menunjukkan Presiden Jokowi telah lepas tangan atas kasus Novel.

“Dengan ini sikap Presiden sangat lemah dan sudah lepas tanggung jawab. Dan maaf ya, ini cacat sebagai Presiden. Dia kan sebagai panglima tertinggi Polri,” jelasnya.

Karena itu, dia mendukung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang saat ini telah membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus Novel.

“Ini harus diangkat kepada publik agar penyidikan berbasis fakta yang ditemukan oleh Komnas HAM itu,” tuntasnya.

Pada 11 April 2017 lalu, wajah Novel Baswedan disiram dengan cairan kimia oleh dua orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi usai Novel menunaikan salat Subuh berjamaah di kediamannya kawasan Kelapa Gading.

Akibat serangan tersebut, Novel pun dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading. Sore harinya, ia dirujuk ke RS Jakarta Eye Center.‎(ce1/gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Polda Razia 10 Lokasi
Gelper Mendadak Sepi
Sabtu, 21 April 2018 - 12:44 wib

si Classy Mermaid pants
Sabtu, 21 April 2018 - 12:27 wib

SMAN 4 Pekanbaru Juara I PIK Jalur Pendidikan
Sabtu, 21 April 2018 - 12:21 wib
Pelarian Bonita Berakhir
Warga Merasa Tenang
Sabtu, 21 April 2018 - 12:18 wib
Senita Riskiwahyuni STrKeb, Kartini Zaman Now
Inovatif untuk Sesama Perempuan
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 wib
Tamu Redaksi Riau Pos
Anggota OSIS SMKN 1 Lubuk Batu Jaya Menimba Ilmu ke Riau Pos
Sabtu, 21 April 2018 - 12:00 wib
Rencana Perjalanan Haji 2018
Kepulangan Jamaah Mundur Sehari
Sabtu, 21 April 2018 - 11:55 wib
Alamaaak!
Terciduk Bareng Selingkuhan
Sabtu, 21 April 2018 - 11:53 wib
Stasiun Penyedia Listrik Umum
24 Titik SPLU Bantu PKL
Sabtu, 21 April 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Keras! Kapolri: Polisi yang Terlibat Narkoba Ditembak Mati Saja!
Absen dari Sidang Bimanesh, Setya Novanto Kirim Surat, Isinya...
Sulit Cari Saksi Ahli dari Akademisi, KPK Minta Solusi ke Kemenristekdikti
Polisi Tegaskan Regulasi tentang Alkohol Harus Direvisi DPR
Tetapkan Tersangka Baru Kasus Century, KPK Dalami Keterlibatan 10 Orang
Sagang Online
loading...
Follow Us