Depan >> Berita >> Hukum >>
PANDANGAN MANTAN KETUA KPK
Keras! Jokowi Dinilai Cacat sebagai Presiden karena Kasus Novel Belum Terkuak
Kamis, 12 April 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 562 kali Print | Komentar
Keras! Jokowi Dinilai Cacat sebagai Presiden karena Kasus Novel Belum Terkuak
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tak kunjung terungkap setelah setahun berlalu.

Padahal, Polda Metro Jaya telah merilis dua sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap Novel. Menurut mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, belum terungkapnya kasus Novel telah menunjukkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak sungguh-sungguh.

“Karena sebenarnya memalukan bangsa, memalukan negara karena ini kasus sederhana. Jadi, tidak ada kesungguhan pemerintah, khususnya Polri,” katanya saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Tak hanya itu, dia pun mengeluhkan sampai saat ini Presiden Jokowi belum merespons permintaan dari elemen masyarakat sipil ‎yang ingin membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus Novel Baswedan.

“Sampai sekarang nggak ada respons, menunda-tunda sampai satu tahun atas realitas seperti ini,” tegasnya.

Hal itu membuat pelaku penyerangan Novel masih bisa bebas dan tidak dijerat oleh aparat penegak hukum. Menurut Busyro, itu menunjukkan Presiden Jokowi telah lepas tangan atas kasus Novel.

“Dengan ini sikap Presiden sangat lemah dan sudah lepas tanggung jawab. Dan maaf ya, ini cacat sebagai Presiden. Dia kan sebagai panglima tertinggi Polri,” jelasnya.

Karena itu, dia mendukung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang saat ini telah membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus Novel.

“Ini harus diangkat kepada publik agar penyidikan berbasis fakta yang ditemukan oleh Komnas HAM itu,” tuntasnya.

Pada 11 April 2017 lalu, wajah Novel Baswedan disiram dengan cairan kimia oleh dua orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi usai Novel menunaikan salat Subuh berjamaah di kediamannya kawasan Kelapa Gading.

Akibat serangan tersebut, Novel pun dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading. Sore harinya, ia dirujuk ke RS Jakarta Eye Center.‎(ce1/gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan

Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:00 wib

Debt Collector Bisa Dipidana
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:40 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Pelatih Ungkap Rahasia Kesuksesan Zohri Raih Gelar Juara Dunia
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:30 wib
UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini

UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:20 wib
PENYEBAB BELUM DIKETAHUI
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:10 wib
BELUM TENTUKAN SIKAP
Pilpres 2019, Demokrat Akui Ada Jarak antara SBY dan Megawati
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:00 wib

Pemberangkatan JCH Harus Lebih Baik
Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Zohri Ternyata Sempat Takut Diwawancarai Wartawan, Ini Alasannya
Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Soal Proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih Tulis Surat Klarifikasi, Isinya...
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Gerak Cepat KPK Tangani Kasus Korupsi PLTU Riau 1

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:41 WIB

Modus Korupsi dengan Commitment Fee

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:37 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us