Kota Pekanbaru
Bangun Pusat Uji Kendaraan
Kamis, 12 April 2018 - 10:53 WIB > Dibaca 526 kali Print | Komentar
Bangun Pusat Uji Kendaraan
Kendi Harahap
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Pemko Pekanbaru akan membangun pusat uji kendaraan. Namun ini akan dilaksanakan setelah pengosongan area dari pedagang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) tuntas dilakukan. Namun anggaran yang dikucurkan baru sebatas pembangunan fondasi saja.

"Setelah pasar itu kosong, akan dibangun pusat uji kendaraan di sana. Tetapi kalau tidak salah anggarannya hanya pada tahap pembangunan fondasi, belum jauh. Jadi untuk pembangunannya masih menunggu pasar kosong," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Kendi Harahap, Rabu (11/4).

Ketika ditanyakan besaran anggaran, Kendi mengaku lupa angka besaran anggaran yang dikucurkan dari APBD murni 2018. Untuk pembangunan tidak sampai tuntas karena terbatas anggaran. Untuk pengosongan area sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

"Kalau semua pedagang sudah pindah, akan dilakukan proses lelang. Berapa besarannya saya tidak tahu pasti tapi kalau tidak salah sekitar Rp2 miliaran. Pastinya bisa tanya ke PPTK," kilahnya.

Ia juga minta seluruh pedagang yang memakai area sesuai koordinasi sebelumnya untuk segera mengosongkannya. "Karena sudah ada tempat alternatif di daerah belakang Terminal BRPS, sehingga pembangunan bisa dimulai," imbuh Kendi.

Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman menjelaskan, pusat uji kendaraan (kir) sebelumnya menempati lahan Pemprov Riau.  Tapi berdasarkan dari Kementerian Perhubungan akan ada penghargaan kepada Kota Pekanbaru. Dengan catatan penghargaan lokasi tempat uji kendaraan itu harus milik pemko yang dibuktikan dengan sertifikat.

"Jika itu tidak terealisasi, maka tempat uji kendaraan hanya diberikan di tiga tempat di Provinsi Riau di luar Pekanbaru salah satunya di Rokan Hulu" jelas Irba.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut dikonfirmasi mengatakan, untuk proses pemindahan pedagang tidak ada kendala. Tinggal menyiapkan mekanismenya seperti apa karena lokasi baru sudah didapatkan tidak jauh dari lokasi lama.

"Tempat baru bisa menmapung seluruh pedagang yang ada berjunlah sekitar 300 orang. Ini hanya sementara jelang Pasar Induk selesai dibangun. Kalau pertanyaannya kapan pemindahan bisa tuntas kita belum tahu, kalau dua pekan dari sekarang saya rasa belum bisa," ujar Ingot.(ade)


Laporan DEBSI MEDYA SEPTIANI, Kota



KOMENTAR
Berita Update

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak
Sabtu, 21 September 2018 - 23:41 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Real Wahid dan UIR Juara Kejurda Futsal 2018
Sabtu, 21 September 2018 - 16:30 wib

Etape Terakhir Diraih Tim Sapura Cycling Malaysia
Sabtu, 21 September 2018 - 16:14 wib

Hotel Prime Park Promo Wedding Expo
Sabtu, 21 September 2018 - 16:01 wib

Kondisi Firman Makin Membaik
Sabtu, 21 September 2018 - 16:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Harimau Mangsa Ternak Warga

Jumat, 21 September 2018 - 13:30 WIB

UAS Jadi Perhatian Peneliti

Jumat, 21 September 2018 - 10:11 WIB

Polisi Wajib Ikuti Tes Dapatkan SIM

Jumat, 21 September 2018 - 09:55 WIB

Banyak  WP Menunggak Pajak

Jumat, 21 September 2018 - 09:28 WIB

Unri Teliti Laju Sedimentasi Kolam Patin

Jumat, 21 September 2018 - 09:26 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet