Depan >> Berita >> Riau >>
Motif Pembunuhan Bukan karena Sendok
Kamis, 12 April 2018 - 10:54 WIB > Dibaca 1229 kali Print | Komentar
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO)---Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan bersama Polsek Bunut terus memburu pelaku tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat  terhadap seorang warga Desa Sialang Godang, Kecamatan Bandar Petalangan bernama Daud Hadi (56).


 Hadi ditemukan meregang nyawa di halaman Kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sialang Godang, Selasa (10/4) sekitar pukul 03.15 WIB. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Pelalawan bersama Polsek Bunut, kematian pria asal Jawa Timur yang berprofesi sebagai anggota BUMDes Desa Sialang Godang ini, akibat dibacok dua lelaki tak dikenal yang datang bertamu ke rumahnya.


 Belum diketahui motif pembunuhan tersebut, namun kuat dugaan kejadian tersebut dipicu sakit hati terhadap korban. Pasalnya, selain menjadi anggota BUMDes, korban juga anggota  LSM. Korban kerap mengkritisi berbagai persoalan di desa tersebut, hingga berujung pada proses hukum.


 Demikian disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Teddy Ardian SH SIK didampingi Kapolsek Bunut AKP Mayhendra Lubis, Rabu (11/4) siang. Dikatakannya, saat ini tim menyebar di Desa Sialang Godang mencari petunjuk guna menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan proses hukum.


“Kami telah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Salah satunya istri korban bernama Diana Nurbaiti (48) sebagai saksi utama yang berada di lokasi kejadian,” terangnya.


 Disinggung terkait adanya motif para pelaku karena memperebutkan sendok bergambar wayang, mantan Kanit Reskrimsus Subdit II Polda Riau ini menyebutkan, bahwa meski belum mengetahui secara pasti motif kejadian tersebut, namun pihaknya memastikan tidak ada kaitan antara pembunuhan Daud Hadi dengan sendok tersebut.


Pasalnya, korban yang juga anggota LSM dan baru tiga bulan tinggal bersama istri mudanya di Kantor BUMDes tersebut, terkenal kerap mengkritisi segala permasalahan di desa tersebut, khususnya terkait permasalahan yang dilakukan Pemerintah Desa Sialang Godang tersebut. Sehingga sangat besar kemungkinan banyak pihak yang tidak menyukai sikap kritis korban.
 

‘’Jadi, meski belum mengetahui secara pasti motif dari kejadian ini, tapi kami memastikan tidak ada kaitan antara pembunuhan Daud Hadi dengan sendok bergambar wayang tersebut,’’ jelasnya.(mng)


KOMENTAR
Berita Update
GAMEZ FREE FIRE COMPETITION
Kompetisi eSport Berhadiah Golden Ticket Grand Final Indonesia Master 2019
Kamis, 16 Januari 2019 - 18:02 wib
Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:15 wib

Piala Adipura Diarak di Kota Bangkinang
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:00 wib
Dewan Minta Pemkab  Perhatikan Guru Komite

Dewan Minta Pemkab Perhatikan Guru Komite
Kamis, 16 Januari 2019 - 16:30 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

372 Ekor Sapi Dihibahkan Tahun Ini
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Rabu, 16 Januari 2019 - 17:15 WIB

Piala Adipura Diarak  di Kota Bangkinang

Rabu, 16 Januari 2019 - 17:00 WIB

Dewan Minta Pemkab  Perhatikan Guru Komite

Rabu, 16 Januari 2019 - 16:30 WIB

Biaya EKG dan Rontgen Ditanggung Jamaah

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:55 WIB

Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:15 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini