Menteri Ingin Kompetensi Pekerja Indonesia di Atas Standar
Kamis, 12 April 2018 - 01:56 WIB > Dibaca 1197 kali Print | Komentar
Menteri Ingin Kompetensi Pekerja Indonesia di Atas Standar
Menteri Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Indonesia berharap agar Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia bisa melampaui standar kompetensi yang berlaku di dunia kerja saat ini. Tujuannya agar SDM Indonesia benar-benar bisa bersaing dengan SDM dari negara.

"Karena kalau standar-standar saja, bisa menang, bisa kalah. Untuk bisa memastikan, menang ya harus di atas standar," kata Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M Hanif Dhakiri saat menyampaikan keynote speech pada acara Diskusi Publik Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Oleh karenanya, Menaker menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memperkuat kompetensi SDM Indonesia melalui beberapa cara.

Pertama, penguatan akses dan mutu vocational training (pelatihan vokasi) dan retraining. Menurut Menaker, upaya ini dilakukan mengingat angkatan kerja Indonesia saat ini masih didominasi oleh lulusan SD-SMP.

Saat ini, lebih kurang 60-an persen dari 128 juta angkatan kerja masih berpendidikan SD-SMP. "Dengan adanya profil angkatan kerja kita ini menyebabkan kita over suply di bawah. Sedangkan tenaga kerja level menengah ke atas kita kekurangan," ujarnya.

Secara lebih spesifik, Menaker menjelaskan bahwa vocational training dan retraining juga bertujuan untuk membantu lulusan pendidikan Indonesia yang dihadapkan pada problem miss match dan under qualification.

Miss match merupakan persoalan dimana kompetensi yang dimiliki lulusan lembaga pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Tingkat miss match-nya pun cukup tinggi, yakni mencapai 64 persen.

"Artinya, dari 10 orang hanya 3-4 orang saja yang match," urai Menaker.

Sedangkan under qualification merupakan problem dimana kualifikasi yang dimiliki lulusan lembaga pendidikan masih berada di bawah standar pasar kerja/dunia industri.


KOMENTAR
Berita Update
ASN dan Perangkat  Desa Jadi Tauladan

ASN dan Perangkat Desa Jadi Tauladan
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:30 wib

Isu Negatif Bisa Dorong Penguatan Rupiah
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:14 wib

Belasan Ribu Jamaah Hadiri Pengajian UAS
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:01 wib

Ribuan KTP-el Dimusnahkan
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:35 wib

Personel SAR Disiagakan untuk Natal dan Tahun Baru
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:25 wib
Penyakit Kulit Paling Banyak
Dampak Banjir
Penyakit Kulit Paling Banyak
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 wib

Dua Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Tapung
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Isu Negatif Bisa Dorong Penguatan Rupiah

Rabu, 19 Desember 2018 - 12:14 WIB

Merasa Dicatut, PAN Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 18 Desember 2018 - 10:30 WIB

Jokowi: La Nyalla Tiga Kali Minta Maaf

Selasa, 18 Desember 2018 - 10:20 WIB

PGN dan Bukit Asam Gelar Natal Bersama 500 Anak Yatim-Piatu di Riau
MUI: Poligami Syariat Islam

Senin, 17 Desember 2018 - 12:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us