Wonderful Indonesia
Perselingkuhan Trump Diusut, Kantor Pengacaranya Digerebek FBI
Kamis, 12 April 2018 - 01:38 WIB > Dibaca 602 kali Print | Komentar
Perselingkuhan Trump Diusut, Kantor Pengacaranya Digerebek FBI
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Berita Terkait

Balas Suriah, Amerika Kirim Donald Cook



AMERIKA SERIKAT (RIAUPOS.CO) - Diduga untuk keperluan penyelidikan kasus perselingkuhan Presiden Donald Trump, FBI melakukan penggerebekan di kantor Michael D Cohen, seorang pengacara pribadi dan orang kepercayaan Presiden AS Donald Trump. Seperti dilansir CNN, salah satu sumber mengatakan, dokumen-dokumen yang disita FBI dari kantor Cohen berisi informasi terkait dengan Stephanie Clifford atau bintang porno Stormy Daniels.

Hubungan perselingkuhan Trump dengan Daniels sempat menuai perhatian publik. Meski Gedung Putih sering menyangkal pernyataan bintang porno tersebut mengenai Trump.

Pengacara Cohen, Stephen Ryan mengatakan, mereka telah mengeksekusi serangkaian surat, termasuk catatan-catatan bank. Trump mengecam langkah itu sebagai situasi yang memalukan. Tidak hanya di kantor Cohen. Penggerebekan yang berlangsung Senin, (9/4), tersebut juga dilakukan di Hotel Loew’s Regency di mana Cohen tinggal. Ada sekitar selusin agen FBI yang terlibat.

Selain itu, The Wall Street Journal melaporkan penggerebekan itu juga dilakukan di rumah Cohen. “Benar-benar tidak pantas dan tidak perlu. Saya telah diberitahu oleh jaksa federal bahwa tindakan itu merupakan rujukan oleh Kantor Penasihat Khusus, Robert Mueller," kata Ryan dalam pernyataannya.

Menurut Ryan, penggrebekan ini sangat tidak perlu karena Cohen sangat kooperatif dan telah bekerja sama sepenuhnya dengan semua entitas pemerintah. Termasuk menyediakan ribuan dokumen nonistimewa ke Kongres.

Sebuah sumber yang dekat dengan Gedung Putih memperingatkan bahwa keputusan Mueller dapat membuat Trump mengambil tindakan yang lebih ekstrim.

"Ini konyol. Ini sekarang menjadi konyol. Mengapa aku tidak memecat Mueller? Yah, aku pikir itu memalukan apa yang terjadi. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump.

Sebuah sumber mengatakan, Presiden Trump masih bisa memecat Mueller berdasarkan percakapan dengan Trump dan penasihat dekatnya. Sebab penggerebekan ke rumah Cohen bisa dianggap melanggar garis merah.

FBI juga menyita email, dokumen pajak, dan catatan bisnis, termasuk komunikasi antara Trump dan Cohen. Pejabat Gedung Putih mengatakan, tidak jelas apakah Trump telah berbicara dengan Cohen yang merupakan sekutu lama Trump.(ina)

Sumber: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

KOMENTAR
Berita Update
Polda Razia 10 Lokasi
Gelper Mendadak Sepi
Sabtu, 21 April 2018 - 12:44 wib

si Classy Mermaid pants
Sabtu, 21 April 2018 - 12:27 wib

SMAN 4 Pekanbaru Juara I PIK Jalur Pendidikan
Sabtu, 21 April 2018 - 12:21 wib
Pelarian Bonita Berakhir
Warga Merasa Tenang
Sabtu, 21 April 2018 - 12:18 wib
Senita Riskiwahyuni STrKeb, Kartini Zaman Now
Inovatif untuk Sesama Perempuan
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 wib
Tamu Redaksi Riau Pos
Anggota OSIS SMKN 1 Lubuk Batu Jaya Menimba Ilmu ke Riau Pos
Sabtu, 21 April 2018 - 12:00 wib
Rencana Perjalanan Haji 2018
Kepulangan Jamaah Mundur Sehari
Sabtu, 21 April 2018 - 11:55 wib
Alamaaak!
Terciduk Bareng Selingkuhan
Sabtu, 21 April 2018 - 11:53 wib
Stasiun Penyedia Listrik Umum
24 Titik SPLU Bantu PKL
Sabtu, 21 April 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Keamanan Siber dan Smart City Jadi Pembahasan Jokowi di KTT ASEAN
Ragukan Senjata Kimia di Suriah

Senin, 16 April 2018 - 12:38 WIB

Israel Tutup Terowongan Terpanjang Palestina

Senin, 16 April 2018 - 09:17 WIB

Ketika Pendiri Facebook Berulang Kali Minta Maaf di Sidang Kongres AS
Perlu Larutan Garam, Diberi Infus Formalin

Rabu, 11 April 2018 - 10:20 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us