Depan >> Berita >> Hukum >>
Sempat Membantah Kena OTT KPK, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka
Kamis, 12 April 2018 - 01:28 WIB > Dibaca 785 kali Print | Komentar
Sempat Membantah Kena OTT KPK, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka
Bupati Bandung Barat, Abu Bakar.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah sebelumnya memberi klarifikasi bantahan soal kabar kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Bandung Barat, Abu Bakar ternyata kemudian dijadikan  tersangka oleh KPK.

Penetapan itu dilakukan setelah KPK mendalami kasus operasi tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bandung Barat, Selasa (10/4/2018. Selain sang bupati lembaga anti rasuah juga menetapkan tersangka lainnya di antaranya yaitu WLW Kepala Dinas Perindustrian dam Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, ADY sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat dan juga Kepala Badan Kepegawain Daerah Kabupaten Bandung Barat yang diduga sebagai pemberi suap.

Dalam operasi tersebut KPK juga mengamankan barang bukti yang dikumpulkan sebesar Rp435 juta dan juga 6 orang yang kemudian menjalami pemeriksaan secara intensif.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers, Rabu (11/4/2018) mengatakan diduga sang bupati meminta sejumlah uang kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) untuk kepentingan pencalonan istrinya ES, sebagai calon Bupati Bandung Barat periode 2018-2023.

“Permintaan tersebut disampaikan beberapa kali pertemuan antara bupati dan sejumlah SKPD tersebut pada bulan Januari, Februari dan Maret. Kemudian bupati tersebut menagih janji untuk kepentingan pembayaran salah satu lembaga survei,” jelas Saut.

Selain mengumpulkan dana yang dimaksud, Abu Bakar meminta bantuan WLW dan ADY yang bertugas untuk menagih janji yang telah disepakati sebelumnya bersama sang bupati. Untuk satu SKPD diduga dikumpulkan uang senilai Rp40 juta lebih.

“Untuk kepentingan pemeriksaan KPK kemudian melakukan penyegelan seperti brankas dan laci meja kerja milik salah satu staf bapeda dan juga ruangan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” jelas Saut lagi.(nue)

Sumber: Indopos
Editor: Fopin A Sinaga

KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini