Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Sempat Membantah Kena OTT KPK, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka
Kamis, 12 April 2018 - 01:28 WIB > Dibaca 557 kali Print | Komentar
Sempat Membantah Kena OTT KPK, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka
Bupati Bandung Barat, Abu Bakar.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah sebelumnya memberi klarifikasi bantahan soal kabar kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Bandung Barat, Abu Bakar ternyata kemudian dijadikan  tersangka oleh KPK.

Penetapan itu dilakukan setelah KPK mendalami kasus operasi tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bandung Barat, Selasa (10/4/2018. Selain sang bupati lembaga anti rasuah juga menetapkan tersangka lainnya di antaranya yaitu WLW Kepala Dinas Perindustrian dam Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, ADY sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat dan juga Kepala Badan Kepegawain Daerah Kabupaten Bandung Barat yang diduga sebagai pemberi suap.

Dalam operasi tersebut KPK juga mengamankan barang bukti yang dikumpulkan sebesar Rp435 juta dan juga 6 orang yang kemudian menjalami pemeriksaan secara intensif.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers, Rabu (11/4/2018) mengatakan diduga sang bupati meminta sejumlah uang kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) untuk kepentingan pencalonan istrinya ES, sebagai calon Bupati Bandung Barat periode 2018-2023.

“Permintaan tersebut disampaikan beberapa kali pertemuan antara bupati dan sejumlah SKPD tersebut pada bulan Januari, Februari dan Maret. Kemudian bupati tersebut menagih janji untuk kepentingan pembayaran salah satu lembaga survei,” jelas Saut.

Selain mengumpulkan dana yang dimaksud, Abu Bakar meminta bantuan WLW dan ADY yang bertugas untuk menagih janji yang telah disepakati sebelumnya bersama sang bupati. Untuk satu SKPD diduga dikumpulkan uang senilai Rp40 juta lebih.

“Untuk kepentingan pemeriksaan KPK kemudian melakukan penyegelan seperti brankas dan laci meja kerja milik salah satu staf bapeda dan juga ruangan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” jelas Saut lagi.(nue)

Sumber: Indopos
Editor: Fopin A Sinaga

KOMENTAR
Berita Update

Rusli Disambut Haru Warga Pematang Pudu
Kamis, 26 April 2018 - 10:47 wib
Masayu Anastasia
Masih Trauma pada Pernikahan
Kamis, 26 April 2018 - 10:44 wib
Tak Ditagih Pemko, Pelindo I  Belum Bayar Retribusi

Tak Ditagih Pemko, Pelindo I Belum Bayar Retribusi
Kamis, 26 April 2018 - 10:42 wib
Rp15,8 M Untuk Masjid Paripurna

Rp15,8 M Untuk Masjid Paripurna
Kamis, 26 April 2018 - 10:40 wib

Warga Mandah Sebut LE-Hardianto Pilihan Rasional
Kamis, 26 April 2018 - 10:39 wib

800 Lulusan Diserahkan ke IKA UIN Suska Riau
Kamis, 26 April 2018 - 10:38 wib

Syamsuar-Edy Telah Datangi 276 Lokasi Kampanye
Kamis, 26 April 2018 - 10:31 wib
Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan

Minta Kriminalisasi Ulama Dihentikan
Kamis, 26 April 2018 - 10:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Dihukum 15 Tahun, Setnov Kaget

Rabu, 25 April 2018 - 11:00 WIB

Soal Nilai Uang Pengganti, Putusan Setnov Harus Diikuti Hakim Lain
Kecewa usai Divonis 15 Tahun Penjara, Setya Novanto Komentar Begini
Amien Rais Dikritik Elite PAN karena Jamin Tak Dukung Jokowi
Sagang Online
loading...
Follow Us