Minta Kemudahan Kepemilikan Properti untuk WNA
Rabu, 11 April 2018 - 11:31 WIB > Dibaca 3963 kali Print | Komentar
Minta Kemudahan Kepemilikan Properti untuk WNA
berjalan: Sejumlah warga negara asing berjalan di trotoar saat menikmati suasana Jalan Fisabilillah Batam Center, Batam, Ahad (8/4/2018). Pengusaha properti mendorong agar warga negara asing diberikan kemudahan untuk memiliki properti di Batam.(CECEP MULYANA/JPG)
Berita Terkait



BATAM (RIAUPOS.CO) - Pengusaha properti mendorong agar warga negara asing diberikan kemudahan untuk memiliki properti di Batam. Ini akan menggenjot pertumbuhan industri properti di Batam yang kini mengalami perlambatan.

“Kami meminta pusat ha­rusnya mempermudah pihak asing untuk memiliki properti di Batam. Di negara asing seperti di Australia, Malaysia, dan Singapura ini hal yang biasa,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, dalam Rakerda REI Khusus Batam di Nagoya Hill Hotel, Selasa (10/4).

Ia mengatakan bahwa sudah ada peraturan pemerintah yang mengatur WNA untuk memiliki rumah di Indonesia. Tetapi masih sulit karena masih ada aturan keimigrasian yang harus diselesaikan. “Misalnya harus bekerja dulu baru bisa. Padahal kalau di Singapura, tanpa kita bekerja di sana pun, bisa tetap kita punya properti di sana,” katanya.

Bahkan menu­rut­nya, ji­ka me­mang diperlukan pen­jamin atas tanah dan bangunan, sebagai lembaga pemerintah siap menjamin yang penting investasi properti di Batam bisa meningkat. Sementara itu, pengurus Real Estate Indonesia Mulia Pamadi mengatakan saat ini WNA belum sepenuhnya diberikan kemudahan untuk miliki properti di Indonesia.

Padahal menurutnya, ini juga memberikan devisa yang sangat besar di Indonesia. Ia mencontohkan Singapura yang kini pihak asing bebas memiliki properti di sana. “Kalau dulu di Singapura itu bangunan hanya 10 tingkat, maka sekarang sudah 50 tingkat. Itu karena lahan terbatas dan permintaan besar,” katanya.

Ia berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi hal ini. Di mana dalam Peraturan Pemerintah  (PP) Nomor 103 Tahun 2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia masih belum memberikan daya tarik yang  luar biasa.


KOMENTAR
Berita Update
Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan

Tak Ada Sengketa THR Karyawan dan Perusahaan
Kamis, 18 Juli 2018 - 21:00 wib

Debt Collector Bisa Dipidana
Kamis, 18 Juli 2018 - 20:40 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Pelatih Ungkap Rahasia Kesuksesan Zohri Raih Gelar Juara Dunia
Kamis, 18 Juli 2018 - 20:30 wib
UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini

UKS Upaya Tingkatkan Hidup Sehat sejak Dini
Kamis, 18 Juli 2018 - 20:20 wib
PENYEBAB BELUM DIKETAHUI
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Kamis, 18 Juli 2018 - 20:10 wib
BELUM TENTUKAN SIKAP
Pilpres 2019, Demokrat Akui Ada Jarak antara SBY dan Megawati
Kamis, 18 Juli 2018 - 20:00 wib

Pemberangkatan JCH Harus Lebih Baik
Kamis, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
KEJUARAAN ATLETIK DUNIA U-20
Zohri Ternyata Sempat Takut Diwawancarai Wartawan, Ini Alasannya
Kamis, 18 Juli 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Pemilihan Bujang Dara Dimulai

Rabu, 18 Juli 2018 - 18:23 WIB

Anak Sapi Lahir dengan Dua Kepala

Rabu, 18 Juli 2018 - 14:10 WIB

Harga Telur Mencapai Rp50 Ribu per Papan

Rabu, 18 Juli 2018 - 13:04 WIB

39 Wanita Seksi Terjaring Razia

Senin, 16 Juli 2018 - 11:48 WIB

Posisi Kadishub Medan Digoyang

Senin, 16 Juli 2018 - 11:10 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini