Wonderful Indonesia
Minta Kemudahan Kepemilikan Properti untuk WNA
Rabu, 11 April 2018 - 11:31 WIB > Dibaca 3682 kali Print | Komentar
Minta Kemudahan Kepemilikan Properti untuk WNA
berjalan: Sejumlah warga negara asing berjalan di trotoar saat menikmati suasana Jalan Fisabilillah Batam Center, Batam, Ahad (8/4/2018). Pengusaha properti mendorong agar warga negara asing diberikan kemudahan untuk memiliki properti di Batam.(CECEP MULYANA/JPG)
Berita Terkait



BATAM (RIAUPOS.CO) - Pengusaha properti mendorong agar warga negara asing diberikan kemudahan untuk memiliki properti di Batam. Ini akan menggenjot pertumbuhan industri properti di Batam yang kini mengalami perlambatan.

“Kami meminta pusat ha­rusnya mempermudah pihak asing untuk memiliki properti di Batam. Di negara asing seperti di Australia, Malaysia, dan Singapura ini hal yang biasa,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, dalam Rakerda REI Khusus Batam di Nagoya Hill Hotel, Selasa (10/4).

Ia mengatakan bahwa sudah ada peraturan pemerintah yang mengatur WNA untuk memiliki rumah di Indonesia. Tetapi masih sulit karena masih ada aturan keimigrasian yang harus diselesaikan. “Misalnya harus bekerja dulu baru bisa. Padahal kalau di Singapura, tanpa kita bekerja di sana pun, bisa tetap kita punya properti di sana,” katanya.

Bahkan menu­rut­nya, ji­ka me­mang diperlukan pen­jamin atas tanah dan bangunan, sebagai lembaga pemerintah siap menjamin yang penting investasi properti di Batam bisa meningkat. Sementara itu, pengurus Real Estate Indonesia Mulia Pamadi mengatakan saat ini WNA belum sepenuhnya diberikan kemudahan untuk miliki properti di Indonesia.

Padahal menurutnya, ini juga memberikan devisa yang sangat besar di Indonesia. Ia mencontohkan Singapura yang kini pihak asing bebas memiliki properti di sana. “Kalau dulu di Singapura itu bangunan hanya 10 tingkat, maka sekarang sudah 50 tingkat. Itu karena lahan terbatas dan permintaan besar,” katanya.

Ia berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi hal ini. Di mana dalam Peraturan Pemerintah  (PP) Nomor 103 Tahun 2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia masih belum memberikan daya tarik yang  luar biasa.


KOMENTAR
Berita Update
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat  Membunuh
Pengakuan Pembunuh Paulus Lawalata Usai Ditangkap
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat Membunuh
Jumat, 27 April 2018 - 09:38 wib
PROTES PERNYATAAN MENDIKBUD
Siswa yang Bocorkan Soal Diganjar Nilai Nol, Begini Kritik KPAI
Jumat, 26 April 2018 - 20:45 wib
TERKAIT ADANYA PERTEMUAN TERTUTUP
PDIP: Bukan Memecah Koalisi PKS-Gerindra, Jokowi Justru Jaga Persatuan
Jumat, 26 April 2018 - 20:30 wib
PANDANGAN FADLI ZON
Gatot Dinilai Tak Cari Perhatian Prabowo soal Indonesia Bubar 2030, tetapi...
Jumat, 26 April 2018 - 20:15 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kerap Bedebat dengan Jaksa KPK, Ternyata Ini Alasan Fredrich Yunadi
Jumat, 26 April 2018 - 19:45 wib
DEKLARASIKAN DIRI SEBAGAI CAPRES
Kalau Tidak Ada Dukungan, Sam Aliano Ikhlas Batal Maju Pilpres 2019
Jumat, 26 April 2018 - 19:30 wib
PENGAKUAN FREDRICH YUNADI
Setelah Divonis 15 Tahun Penjara, Novanto Enggan Makan dan Membisu
Jumat, 26 April 2018 - 19:20 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Terkuak! Ada Permintaan Aneh dari Fredrich saat Novanto Kecelakaan
Jumat, 26 April 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Datangi Kantor Bupati, KPK Sorot Pokir DPRD

Kamis, 26 April 2018 - 11:55 WIB

Didominasi Pekerja Cina-Malaysia

Kamis, 26 April 2018 - 11:51 WIB

Denda PBB-P2 Akan Dihapus

Kamis, 26 April 2018 - 11:48 WIB

Polisi Bongkar Produksi Sabu Rumahan

Kamis, 26 April 2018 - 11:43 WIB

Subuh Tadi, Delapan Orang Tewas Akibat Sumur Minyak Meledak
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat  Membunuh