Facebook Dirundung Masalah, Bosnya Dicecar Pertanyaan oleh Senat

Ekonomi-Bisnis | Rabu, 11 April 2018 - 12:09 WIB

Facebook Dirundung Masalah, Bosnya Dicecar Pertanyaan oleh Senat
Ilustrasi.

AMERIKA SERIKAT (RIAUPOS.CO) - Selama hampir lima jam bos (CEO) Facebook Mark Zuckerberg menghadapi 44 anggota senat Amerika Serikat menyusul masalah yang menerpa media sosial terbesar di dunia itu.

Kepada senat, Zuckerberg memberikan penjelasan detail mengenai media sosial yang dia jalankan. Saat menjelaskan, Zuckerberg tampak beberapa kali mengulangi permintaan maaf yang dia buat sebelumnya untuk berbagai masalah yang telah menyerang Facebook, termasuk kurangnya perlindungan  data kepada agen Rusia yang menggunakan Facebook untuk mempengaruhi pemilihan Amerika Serikat.

"Saya akan meminta tim saya untuk menindaklanjuti Anda sehingga kami dapat melakukan diskusi ini di berbagai kategori di mana saya pikir diskusi ini perlu terjadi," kata Zuckerberg dalam sidang bersama oleh Komisi Perdagangan dan Yudisial Senat Amerika Serikat, ketika ditanya apa peraturan yang dia pikir diperlukan untuk Facebook.

Mengenakan setelan gelap dan dasi sebagai ganti T-shirt dan celana jeans khasnya, Zuckerberg berusaha menjawab semua cecaran pertanyaan dari para Senator.

Para senator tidak jarang mengajukan pertanyaan tajam kepada Zukerberg. Masing-masing senator memiliki waktu lima menit untuk bertanya pada Zukerberg. Banyak hal disampaikan Zukerberg baik melalui pemaparannya maupun jawaban untuk para senator. Di antaranya dia memperingatkan tentang propaganda "perlombaan senjata" online dengan Rusia dan bersumpah bahwa gangguan pertempuran dalam pemilihan di seluruh dunia sekarang menjadi prioritas utamanya.

Komentar Zuckerberg memberi wawasan tentang jangkauan dan pengaruh yang mengerikan dari Facebook di banyak masyarakat demokratis. "Hal terpenting yang saya pedulikan saat ini adalah memastikan tidak ada yang ikut campur dalam pemilihan 2018 di seluruh dunia," katanya di bawah interogasi Senator Tom Udall dari New Mexico.(mel)

Sumber: RMOL
Editor: Fopin A Sinaga




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU