Menyusuri Sungai, Syamsuar Dialog ke Daerah Terpencil di Kampar
Selasa, 10 April 2018 - 19:22 WIB > Dibaca 6489 kali Print | Komentar
Menyusuri Sungai, Syamsuar Dialog ke Daerah Terpencil di Kampar
Calon Gubernur nomor urut 1 Syamsuar menggunakan sampan menuju daerah Aur Kuning Kecamatan Kampar Kiri Hulu untuk melakukan kampanye dialogis dan berdialog dengan masyarakat, Selasa (10/4/2018).
KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Tidak hanya mengunjungi daerah ramai penduduk dan mudah dijangkau. Calon Gubernur nomor urut 1 Syamsuar juga datang menemui masyarakat di daerah terpencil. Disebut terpencil karena akses transportasi ke daerah ini tidak mudah.

Syamsuar menyebut seorang pemimpin harus hadir untuk semua masyarakatnya, baik yang ada di kota maupun di daerah sulit dijangkau. Syamsuar yang berpasangan dengan calon gubernur Edy Natar Nasution itu datang ke daerah Aur Kuning Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Selasa (10/4). Untuk menuju ke sana, Syamsuar dan rombongan mengarungi sungai dengan menggunakan transportasi perahu atau sampan. Perlu waktu hampir tiga jam untuk sampai ke lokasi.

Sesampai di sana, Syamsuar langsung disambut masyarakat yang menyampaikan banyak aspirasi.  Beberapa aspirasi itu antara lain soal pembuatan jalan darat, sarana pendidikan hingga tingkat SLTA, ketersediaan listrik yang cukup, lapangan kerja, hingga harga karet yang murah.

Menurut Syamsuar, agar akses masyarakat di Aur Kuning bisa lancar memang diperlukan pembangunan infrastruktur jalan yang baik. Namun hal ini terbentur dengan status hutan  di sana sebagai hutan suaka margasatwa. Status ini membuat aktivitas yang boleh dilakukan di kawasan itu sangat terbatas.

“Daerah Aur Kuning itu kan banyak yang menjadi kawasan hutan suaka margasatwa. Kalau nanti saya jadi gubernur, status ini kita coba carikan jalan keluarnya agar bagaimana infrastruktur bisa terbangun namun kelestarian hutan dan ekosistem di dalamnya tetap terjamin,” katanya.



KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
TGB soal Sanksi Demokrat: Sikap Saya Bukan Mewakili Demokrat
Rabu, 17 Juli 2018 - 21:00 wib
TERKAIT KASUS SUAP
Soal Proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih Tulis Surat Klarifikasi, Isinya...
Rabu, 17 Juli 2018 - 20:45 wib
DAFTAR BACALEG
Ubah Citra Parlemen, Ketum PSI Ikut Nyaleg 2019
Rabu, 17 Juli 2018 - 20:30 wib
PEMILU 2019
Ada Tugas dari Megawati untuk Krisdayanti yang Maju dari PDIP
Rabu, 17 Juli 2018 - 20:15 wib
PEMILU 2019
Ternyata, Menteri-menteri Ini Tak Dibolehkan Nyaleg oleh Jokowi
Rabu, 17 Juli 2018 - 20:00 wib
PILPRES 2019
Siapakah Cawapres Prabowo? Tiga Tokoh Ini Dinilai Paling Berpeluang
Rabu, 17 Juli 2018 - 19:40 wib
MENDAFTAR KE KPU
Massa PDIP Kecewa karena Mobil Hary Tanoesoedibjo Dibolehkan Masuk
Rabu, 17 Juli 2018 - 19:30 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Petisi Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI Muncul, Begini Isinya
Rabu, 17 Juli 2018 - 19:20 wib
UNGGAH FOTO KE FACEBOOK
Pamer Nonton Final Piala Dunia, Putra Najib Razak Panen Cibiran
Rabu, 17 Juli 2018 - 19:10 wib
TERKAIT PERKARA SUAP
Kasus Eni Saragih, Golkar Siapkan Bantuan Hukum untuk Hadapi KPK
Rabu, 17 Juli 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
TGB soal Sanksi Demokrat: Sikap Saya Bukan Mewakili Demokrat
Ubah Citra Parlemen, Ketum PSI Ikut Nyaleg 2019

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:30 WIB

Ada Tugas dari Megawati untuk Krisdayanti yang Maju dari PDIP
Ternyata, Menteri-menteri Ini Tak Dibolehkan Nyaleg oleh Jokowi
Ketika Caleg Perindo Rata-rata Berusia 45 Tahun ke Bawah
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini