SKANDAL CAMBRIDGE ANALYTICA
Data Pengguna Bocor, Fadli Zon Ingin Indonesia Punya "Facebook" Sendiri
Selasa, 10 April 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 689 kali Print | Komentar
Data Pengguna Bocor, Fadli Zon Ingin Indonesia Punya "Facebook" Sendiri
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Berada di posisi ketiga dunia terkait kebocoran data pengguna, membuat masyarakat Indonesia mulai menyoroti Facebook. Adapun dugaan jumlah kebocoran itu data itu sekitar 1,1 juta pengguna.

Menanggap itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengatakan, sudah seharusnya Indonesia memiliki platform media sosial yang merupakan hasil kreasi anak bangsa.

"Di beberapa negara Facebook dilarang dan mereka menggunakan suatu media komunikasi, media sosial, atau platform media sosial tersendiri. Saya kira Indonesia dengan 262 juta jiwa bisa lah melahirkan Facebook ala Indonesia,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Jika Indonesia berhasil membuat Facebook sendiri, imbuhnya, tentunya akan sangat menguntungkan.

“Jadi, kenapa tidak membuat platform medsos sendiri,” jelas legislator asal Gerindra itu.

Di sisi lain, dia berpandangan bahwa seharusnya pemerintah harus mengambil sikap tegas terhadap permasalahan itu. Oleh sebab itu, dia berharap kajian tersebut harus difokuskan pada penggunaan Facebook, apakah menguntungkan ataupun justru sebaliknya.

"Menkominfo perlu ada kajian Facebook ini bagaimana, lebih banyak maslahatnya atau mudharatnya. Lebih banyak manfaatnya atau merugikan, terutama tentang data," tegasnya.

Namun, dia pun menyadari bahwa media sosial Facebook mulai beralih dari media komunikasi menjadi bagian dari gaya hidup. Meski begitu, sambungnya, persoalan kebocoran data-data itu tetap harus menjadi sorotan.

"Persoalan data ini harus diproteksi, harus dipanggil lah pihak-pihak yang terkait dengan Facebook Indonesia," tutupnya.

Facebook sebelumnya telah merilis data yang menyebut telah membocorkan data sebanyak 87 juta pengguna ke Cambridge Analytica di seluruh dunia. Dari temuan itu, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan jumlah 1,096 juta. (ce1/aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kapolda Sulut Gagas Forum untuk Pemilu Damai dan Sejuk

Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:50 WIB

Yang Muda Beraktivitas, Yang Tua Istirahat

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:39 WIB

Debat Panas, lalu Berpelukan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:48 WIB

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 WIB

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini