SKANDAL CAMBRIDGE ANALYTICA
Data Pengguna Bocor, Fadli Zon Ingin Indonesia Punya "Facebook" Sendiri
Selasa, 10 April 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 634 kali Print | Komentar
Data Pengguna Bocor, Fadli Zon Ingin Indonesia Punya "Facebook" Sendiri
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Berada di posisi ketiga dunia terkait kebocoran data pengguna, membuat masyarakat Indonesia mulai menyoroti Facebook. Adapun dugaan jumlah kebocoran itu data itu sekitar 1,1 juta pengguna.

Menanggap itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengatakan, sudah seharusnya Indonesia memiliki platform media sosial yang merupakan hasil kreasi anak bangsa.

"Di beberapa negara Facebook dilarang dan mereka menggunakan suatu media komunikasi, media sosial, atau platform media sosial tersendiri. Saya kira Indonesia dengan 262 juta jiwa bisa lah melahirkan Facebook ala Indonesia,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Jika Indonesia berhasil membuat Facebook sendiri, imbuhnya, tentunya akan sangat menguntungkan.

“Jadi, kenapa tidak membuat platform medsos sendiri,” jelas legislator asal Gerindra itu.

Di sisi lain, dia berpandangan bahwa seharusnya pemerintah harus mengambil sikap tegas terhadap permasalahan itu. Oleh sebab itu, dia berharap kajian tersebut harus difokuskan pada penggunaan Facebook, apakah menguntungkan ataupun justru sebaliknya.

"Menkominfo perlu ada kajian Facebook ini bagaimana, lebih banyak maslahatnya atau mudharatnya. Lebih banyak manfaatnya atau merugikan, terutama tentang data," tegasnya.

Namun, dia pun menyadari bahwa media sosial Facebook mulai beralih dari media komunikasi menjadi bagian dari gaya hidup. Meski begitu, sambungnya, persoalan kebocoran data-data itu tetap harus menjadi sorotan.

"Persoalan data ini harus diproteksi, harus dipanggil lah pihak-pihak yang terkait dengan Facebook Indonesia," tutupnya.

Facebook sebelumnya telah merilis data yang menyebut telah membocorkan data sebanyak 87 juta pengguna ke Cambridge Analytica di seluruh dunia. Dari temuan itu, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan jumlah 1,096 juta. (ce1/aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Rabu, 14 November 2018 - 13:34 WIB

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 WIB

Masukan DPRD Akan Dilaksanakan Pemko

Rabu, 14 November 2018 - 12:00 WIB

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini