Wonderful Indonesia
TERKAIT TIDAK LOLOSNYA PARTAI IDAMAN
Laporkan Hakim ke Tuhan YME, Rhoma Irama Hargai Putusan PTUN
Selasa, 10 April 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 449 kali Print | Komentar
Laporkan Hakim ke Tuhan YME, Rhoma Irama Hargai Putusan PTUN
Ketua umum Partai Idaman Rhoma Irama. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Gugatan yang dinilai tidak jelas dan kabur membuat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta menyatakan menolak seluruh gugatan Partai Idaman (Islam Damai Aman) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun gugatan itu terkait putusan yang menetapkan partai besutan Rhoma Irama itu tidak lolos administrasi. Terkait itu, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengatakan, pihaknya mengaku akan mengambil langkah selanjutnya setelah gugatannya ditolak.

Akan tetapi, bukan melalui langkah hukum, melainkan diadukan kepada Tuhan.

"Kami akan melapor kepada yang maha hakim dan adil, yaitu Tuhan Yang Maha Esa!" ucapnya diiringi riuh simpatisan di Kantor PTUN DKI Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Dia menilai, saat ini pihaknya pun akan menghargai putusan yang telah diketuk oleh majelis hakim. Namun, dia berdalih lembaga yang telah dinahkodai oleh Arief Budiman itu telah melakukan pembangkangan kepada konstitusi.

"Keputusan MK 53 itu tidak dilaksanakan oleh KPU, yang mana parpol yang baru ataupun yang lama tidak diverifikasi kemudian ini tidak dipertimbangkan oleh PTUN ini," jelasnya.

Dijelaskannya, dirinya pun mengajak seluruh simpatisan dan kader untuk tetap solid menjaga Partai Idaman. Dia pun berdalih tengah membentuk aliansi taktis bersama parpol untuk mendukung pilkada di Pilpres 2019.

"Di Pilpres nanti kami akan membentuk koalisi permanen yang sepandang dengan kami. Sebagai partai yang berbadan hukum, kami tetap bisa menjadi pendukung di pilkada, bahkan pilpres dan pileg nanti," tutupnya.

Ketua Majelis Hakim Persidangan Arief Pratomo dalam sidang mengatakan, pihaknya menyatakan gugatan penggugat tidak jelas dan kabur. Karena itu, permohonan yang diajukan partai besutan Rhoma Irama itu pun tidak dapat diteruskan.

"Dalam pokok sengketa, menolak gugatan tergugat secara seluruhnya dan menghukum tergugat dalam biaya perkara sebesar Rp965 ribu rupiah," ucapnya saat membacakan putusan perkara. (ce1/aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Haji 2018
2-8 Mei, Kesehatan JCH Diperiksa
Jumat, 27 April 2018 - 09:48 wib
Flyover Simpang SKA Pekanbaru
Videotron Bakal Dibongkar Paksa
Jumat, 27 April 2018 - 09:47 wib
Ada Soal IPA di Luar Perkiraan

Ada Soal IPA di Luar Perkiraan
Jumat, 27 April 2018 - 09:46 wib

Lima Unit Rumah Dilalap si Jago Merah
Jumat, 27 April 2018 - 09:38 wib
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat  Membunuh
Pengakuan Pembunuh Paulus Lawalata Usai Ditangkap
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat Membunuh
Jumat, 27 April 2018 - 09:38 wib
PROTES PERNYATAAN MENDIKBUD
Siswa yang Bocorkan Soal Diganjar Nilai Nol, Begini Kritik KPAI
Jumat, 26 April 2018 - 20:45 wib
TERKAIT ADANYA PERTEMUAN TERTUTUP
PDIP: Bukan Memecah Koalisi PKS-Gerindra, Jokowi Justru Jaga Persatuan
Jumat, 26 April 2018 - 20:30 wib
PANDANGAN FADLI ZON
Gatot Dinilai Tak Cari Perhatian Prabowo soal Indonesia Bubar 2030, tetapi...
Jumat, 26 April 2018 - 20:15 wib
MASUKI MASA RESES
Percayalah, pada Tahun Politik, Kinerja DPR Tak Akan Terganggu
Jumat, 26 April 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Minta 3 Syarat Ini Dipenuhi, Amien Rais Yakin Prabowo Vs Jokowi Terjadi Lagi
PDIP: Bukan Memecah Koalisi PKS-Gerindra, Jokowi Justru Jaga Persatuan
Gatot Dinilai Tak Cari Perhatian Prabowo soal Indonesia Bubar 2030, tetapi...
Percayalah, pada Tahun Politik, Kinerja DPR Tak Akan Terganggu
Kalau Tidak Ada Dukungan, Sam Aliano Ikhlas Batal Maju Pilpres 2019
Sagang Online
loading...
Follow Us