TERKAIT TIDAK LOLOSNYA PARTAI IDAMAN
Laporkan Hakim ke Tuhan YME, Rhoma Irama Hargai Putusan PTUN
Selasa, 10 April 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 655 kali Print | Komentar
Laporkan Hakim ke Tuhan YME, Rhoma Irama Hargai Putusan PTUN
Ketua umum Partai Idaman Rhoma Irama. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Gugatan yang dinilai tidak jelas dan kabur membuat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta menyatakan menolak seluruh gugatan Partai Idaman (Islam Damai Aman) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun gugatan itu terkait putusan yang menetapkan partai besutan Rhoma Irama itu tidak lolos administrasi. Terkait itu, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengatakan, pihaknya mengaku akan mengambil langkah selanjutnya setelah gugatannya ditolak.

Akan tetapi, bukan melalui langkah hukum, melainkan diadukan kepada Tuhan.

"Kami akan melapor kepada yang maha hakim dan adil, yaitu Tuhan Yang Maha Esa!" ucapnya diiringi riuh simpatisan di Kantor PTUN DKI Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Dia menilai, saat ini pihaknya pun akan menghargai putusan yang telah diketuk oleh majelis hakim. Namun, dia berdalih lembaga yang telah dinahkodai oleh Arief Budiman itu telah melakukan pembangkangan kepada konstitusi.

"Keputusan MK 53 itu tidak dilaksanakan oleh KPU, yang mana parpol yang baru ataupun yang lama tidak diverifikasi kemudian ini tidak dipertimbangkan oleh PTUN ini," jelasnya.

Dijelaskannya, dirinya pun mengajak seluruh simpatisan dan kader untuk tetap solid menjaga Partai Idaman. Dia pun berdalih tengah membentuk aliansi taktis bersama parpol untuk mendukung pilkada di Pilpres 2019.

"Di Pilpres nanti kami akan membentuk koalisi permanen yang sepandang dengan kami. Sebagai partai yang berbadan hukum, kami tetap bisa menjadi pendukung di pilkada, bahkan pilpres dan pileg nanti," tutupnya.

Ketua Majelis Hakim Persidangan Arief Pratomo dalam sidang mengatakan, pihaknya menyatakan gugatan penggugat tidak jelas dan kabur. Karena itu, permohonan yang diajukan partai besutan Rhoma Irama itu pun tidak dapat diteruskan.

"Dalam pokok sengketa, menolak gugatan tergugat secara seluruhnya dan menghukum tergugat dalam biaya perkara sebesar Rp965 ribu rupiah," ucapnya saat membacakan putusan perkara. (ce1/aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pengrusakan Atribut Partai di Pekanbaru
Tim Kampenye KIK Serahkan Sepenuhnya ke Kepolisian
Rabu, 18 Desember 2018 - 17:31 wib

Bupati Imbau Perusahaan Peduli Korban Banjir
Rabu, 18 Desember 2018 - 15:30 wib
Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)

Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib
Diskes Temukan 68 Kasus  Penyakit Serang Warga

Diskes Temukan 68 Kasus Penyakit Serang Warga
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib

Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:00 wib
PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan

PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:44 wib
Jalan Lintas Timur Diberlakukan Buka Tutup
Jembatan Barangan Ambruk
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:37 wib

PT Asuransi Astra Buana Terkesan Dukungan Riau Pos
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelantikan DPC LVRI Siak
Syamsuar Ingatkan Efek Negatif Globalisasi
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Bupati Bengkalis  Lantik 11 Kades

Selasa, 18 Desember 2018 - 12:45 WIB

Mendadak, SBY Panggil Pengurus Demokrat Riau Pagi Ini

Selasa, 18 Desember 2018 - 11:28 WIB

Jangan Khawatir Kotak Suara dari Kardus

Senin, 17 Desember 2018 - 10:05 WIB

SBY Jalan Kaki Sisiri Balihonya Dirusak OTK

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:01 WIB

Saiman: Jangan Jadi Demokrasi “Pesanan”

Kamis, 13 Desember 2018 - 11:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini