Wonderful Indonesia
IDI Umumkan Tunda Pelaksanaan Sanksi Etik bagi Dokter Terawan
Senin, 09 April 2018 - 13:37 WIB > Dibaca 2566 kali Print | Komentar
IDI Umumkan Tunda Pelaksanaan Sanksi Etik bagi Dokter Terawan
Mayjen DR Dr Terawan.
Berita Terkait
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Persoalan yang membelit Mayjen DR Dr Terawan Agus Putranto Sp Rad (K) menyusul bocornya surat rekomendasi Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK) memasuki babak baru.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengumumkan telah mengeluarkan keputusan penundaan sanksi keras terhadap Terawan yang merupakan anggota IDI. Sebelumnya ramai diberitakan Terawan direkomendasikan pemecatan dari keanggotaan IDI atas ranah disiplin untuk penyembuhan penyakit stoke lewat metode "cuci otak".

Penundaan itu disampaikan Ketua Umum PB IDI Prof Dr Ilham Oetama Marsis, Sp.OG melalui konferensi pers di Kantor PB IDI Jakarta, Senin (9/4/2018).

Penundaan diambil melalui rapat Majelis Pimpinan Pusat (MPP) IDI 8 April 2017, yang dihadiri seluruh unsur pimpinan PB IDI. Penundaan pelaksanaan keputusan MKEK karena kondisi tertentu.

Selanjutnya, ranah disiplin untuk metode ’cuci otak’ dokter Terwan baru akan diuji klinis oleh Tim Health Technology Assestment (HTA) oleh Kementerian Kesehatan.

"Maka sambil menunggu dan mengumpulkan bukti-bukti tentu harus melalui uji klinik lanjutan. Kewenangan medis itu kewenangan HTA. Kami hanya ranah etika. Penundaan sanksi ini tergantung pada bukti-bukti yang kami kumpulkan," tegas Ketua Umum PB IDI Prof Dr Ilham Oetama Marsis SpOG.

Arti penundaan itu, hingga kini dokter Terawan masih menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto serta anggota IDI. "Selama masih menunggu tentu akan tidak adil untuk dokter Terawan, kami tak mau memutuskan gegabah. Status dokter Terawan tak ada pemberhentian. Kami masih melakukan penelusuran," tegas Ilham.

Apalagi, kata dia, dokter Terawan sudah melakukan pembelaan akhir pekan lalu. Sedangkan metode brain wash atau cuci otak yang dipelopori dokter Terawan masih di uji oleh tim HTA.


KOMENTAR
Berita Update
Jamkrida Bukukan Jaminan Kredit Rp1,164 Triliun

Jamkrida Bukukan Jaminan Kredit Rp1,164 Triliun
Sabtu, 26 Mei 2018 - 11:16 wib

PGN Buka Bersama PWI Dumai
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:50 wib
Asal Bukan Real
REAL MADRID v LIVERPOOL
Asal Bukan Real
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:46 wib

Revisi UU ASN Masih Menggantung
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:43 wib
Khawatir Bencana di Jalur Distribusi

Khawatir Bencana di Jalur Distribusi
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:39 wib

Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:38 wib

Dekranasda Kampar Ingin Kembangkan Batik Riau
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:36 wib
Oleh Prof dr H K Suheimi
Menuju Sehat
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:35 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Terapi Low Back Pain

Jumat, 25 Mei 2018 - 10:55 WIB

Pentingnya Terapi untuk Orangtua Anak Autis

Minggu, 20 Mei 2018 - 11:52 WIB

Tetap Aktif saat Berpuasa Ramadan

Minggu, 20 Mei 2018 - 10:42 WIB

Menu Sehat saat Berpuasa

Jumat, 18 Mei 2018 - 11:05 WIB

Perlukah Cek Kesehatan Sebelum Puasa?

Jumat, 18 Mei 2018 - 10:37 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us