Marquez Beri Penjelasan Mengapa Dia Bermasalah di Argentina
Senin, 09 April 2018 - 12:05 WIB > Dibaca 9230 kali Print | Komentar
Marquez Beri Penjelasan Mengapa Dia Bermasalah di Argentina
Marc Marquez.
ARGENTINA (RIAUPOS.CO) - Dianggap menimbulkan masalah saat laga  MotoGP Argentina, Senin (9/4/2018) dinihari WIB, Marc Marquez menyampaikan pembelaannya.

Pebalap Repsol Honda itu mengatakan, sepanjang kariernya dia tidak akan pernah berpikir akan melewati pembalap dan berharap lawannya terjatuh. "Itu tidak pernah saya pikirkan (rencanakan)," katanya seperti dikutip dari laman Crash.

Juara bertahan MotoGP itu lalu menjelaskan bahwa tiga kasusnya dalam balapan di Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dini hari WIB beralasan. Pertama saat insiden di grid. Marquez bermasalah dengan mesin motornya saat start akan dimulai dengan kondisi kacau-balau karena informasi cuaca yang membuat banyak pebalap mengganti ban.

"Ketika saya tiba di grid saya punya masalah dengan mesin, mati. Saya mengangkat tangan saya, tetapi tidak ada orang (petugas/marshal) di sana. Kemudian saya mulai mendorong motor saya dan untungnya sepeda motor itu hidup," tutur Marquez.

Sesaat, dia tidak tahu apa yang kemudian harus dilakukan. "Saya tahu (aturan) kalau motornya mati, saya harus pergi dari grid, tapi motornya menyala. Ketika marshal tiba, saya bertanya ’pitlane atau grid?’ Saat itu, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kemudian marshal itu melepaskan tangannya dari motor, dan saya melihat marshal lain yang dibuat seperti ini (jempol ke atas). Mereka pergi dan saya hanya mengerti saya harus pergi ke tempat saya," ungkap Marquez.

Namun saat balapan sudah berjalan, Marquez melihat di dasbornya muncul ’penalti’. "Sesuatu yang saya tidak mengerti karena jika satu marshal mengatakan Anda diizinkan, mengapa kemudian mengatakan setelah beberapa lap Anda tidak diizinkan dan Anda memiliki ride through (harus masuk ke pitlane dengan kecepatan maksimum 60 km/jam)," katanya.

Hukuman pun dia lakoni. Marquez keluar dari lintasan untuk masuk ke pit. Saat kembali ke lintasan dia berada di posisi ke-19. "Saya merasa mendapat informasi yang salah oleh petugas di grid," ucap Marquez.

Penalti kembali didapatkan Marquez gara-gara insiden di lap 9. Marquez berusaha menyalip dan menerobos Aleix Espargaro di tikungan kedua. Marquez divonis bersalah karena menyenggol ban belakang dan membahayakan Aleix. Hukumannya? Turun satu tempat!


KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion

Jumat, 21 September 2018 - 19:00 WIB

Real Wahid dan UIR Juara Kejurda Futsal 2018

Jumat, 21 September 2018 - 16:30 WIB

Kondisi Firman Makin Membaik

Jumat, 21 September 2018 - 16:00 WIB

Olahraga Bangun Peradaban Positif

Kamis, 20 September 2018 - 19:00 WIB

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri

Kamis, 20 September 2018 - 17:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini