Marquez Beri Penjelasan Mengapa Dia Bermasalah di Argentina
Senin, 09 April 2018 - 12:05 WIB > Dibaca 9394 kali Print | Komentar
Marquez Beri Penjelasan Mengapa Dia Bermasalah di Argentina
Marc Marquez.
ARGENTINA (RIAUPOS.CO) - Dianggap menimbulkan masalah saat laga  MotoGP Argentina, Senin (9/4/2018) dinihari WIB, Marc Marquez menyampaikan pembelaannya.

Pebalap Repsol Honda itu mengatakan, sepanjang kariernya dia tidak akan pernah berpikir akan melewati pembalap dan berharap lawannya terjatuh. "Itu tidak pernah saya pikirkan (rencanakan)," katanya seperti dikutip dari laman Crash.

Juara bertahan MotoGP itu lalu menjelaskan bahwa tiga kasusnya dalam balapan di Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dini hari WIB beralasan. Pertama saat insiden di grid. Marquez bermasalah dengan mesin motornya saat start akan dimulai dengan kondisi kacau-balau karena informasi cuaca yang membuat banyak pebalap mengganti ban.

"Ketika saya tiba di grid saya punya masalah dengan mesin, mati. Saya mengangkat tangan saya, tetapi tidak ada orang (petugas/marshal) di sana. Kemudian saya mulai mendorong motor saya dan untungnya sepeda motor itu hidup," tutur Marquez.

Sesaat, dia tidak tahu apa yang kemudian harus dilakukan. "Saya tahu (aturan) kalau motornya mati, saya harus pergi dari grid, tapi motornya menyala. Ketika marshal tiba, saya bertanya ’pitlane atau grid?’ Saat itu, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kemudian marshal itu melepaskan tangannya dari motor, dan saya melihat marshal lain yang dibuat seperti ini (jempol ke atas). Mereka pergi dan saya hanya mengerti saya harus pergi ke tempat saya," ungkap Marquez.

Namun saat balapan sudah berjalan, Marquez melihat di dasbornya muncul ’penalti’. "Sesuatu yang saya tidak mengerti karena jika satu marshal mengatakan Anda diizinkan, mengapa kemudian mengatakan setelah beberapa lap Anda tidak diizinkan dan Anda memiliki ride through (harus masuk ke pitlane dengan kecepatan maksimum 60 km/jam)," katanya.

Hukuman pun dia lakoni. Marquez keluar dari lintasan untuk masuk ke pit. Saat kembali ke lintasan dia berada di posisi ke-19. "Saya merasa mendapat informasi yang salah oleh petugas di grid," ucap Marquez.

Penalti kembali didapatkan Marquez gara-gara insiden di lap 9. Marquez berusaha menyalip dan menerobos Aleix Espargaro di tikungan kedua. Marquez divonis bersalah karena menyenggol ban belakang dan membahayakan Aleix. Hukumannya? Turun satu tempat!


KOMENTAR
Berita Update
ASN dan Perangkat  Desa Jadi Tauladan

ASN dan Perangkat Desa Jadi Tauladan
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:30 wib

Isu Negatif Bisa Dorong Penguatan Rupiah
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:14 wib

Belasan Ribu Jamaah Hadiri Pengajian UAS
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:01 wib

Ribuan KTP-el Dimusnahkan
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:35 wib

Personel SAR Disiagakan untuk Natal dan Tahun Baru
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:25 wib
Penyakit Kulit Paling Banyak
Dampak Banjir
Penyakit Kulit Paling Banyak
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 wib

Dua Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Tapung
Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan

Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 WIB

Mayweather Jadi Mangsa Khabib Nurmagomedov

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:55 WIB

Rakerda, Forki Riau Bahas Persiapan Pra PON

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:30 WIB

Kejelasan Nasib POBSI Pekanbaru Dipertanyakan

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00 WIB

Jarang Cetak Gol, Malah Jadi Pemain Terbaik

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us