Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
HILANGKAN GENDERUWO DI TUBUH KORBAN
Gara-gara Ingin Cari Jodoh, Tiga Wanita Dicabuli Dukun Palsu
Rabu, 14 Februari 2018 - 01:46 WIB > Dibaca 664 kali Print | Komentar
Gara-gara Ingin Cari Jodoh, Tiga Wanita Dicabuli Dukun Palsu
Ilustrasi.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seorang pria yang bernama Dwi Agus Purwanto (40) terpaksa berurusan dengan polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan karena diadukan telah melakukan pencabulan dengan tiga wanita.

Modus yang dilakukan Agus sehingga ketiga wanita ini mau disetubuhi Agus adalah sebagai dukun palsu. Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bismo Teguh mengatakan, karena aksinya, pelaku telah memperdaya ketiga korban yakni HD, SB dan NA.

Bismo mengatakan, mengetahui Agus adalah dukun, korban datang untuk meminta bantuan agar bisa mendapatkan jodoh. Di sinilah Agus menggunakan tipu dayanya. Dia mengatakan yang menghalangi korban mendapatkan jodoh adalah sosok genderuwo yang ada di tubuh korban.
 
“Pelaku menyampaikan ke korban untuk menghilangkan genderuwo harus dilakukan terapi ataupun suatu bentuk ritual tertentu," kata Bismo Selasa (13/2/2018).

Ketika itu barulah pelaku beraksi. Untuk menghilangkan genduruwo itu ada ritual yag harus dijalankan, salah satunya harus bersetubuh dengan pelaku. Korban diminta mau bersetubuh dengannya pada malam hari.

Pelaku mengeksekusi korban di rumahnya yang ada di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Bismo menuturkan, persetubuhan antara korban dan pelaku dilakukan beberapa kali dengan maksud genderuwo itu benar-benar keluar dari dalam diri korban.

Pelaku meyakinkan korban agar tak perlu takut ketika berhubungan badan dengannya. “Pelaku mengatakan kemaluan korban akan kembali seperti semula nantinya,” imbuh dia.

Setelah beberapa kali bersenggama dengan pelaku, korban yang tak kunjung dapat jodoh akhirnya geram dan merasa ditipu.

Kemudian korban melapor ke polisi. Hingga akhirnya pelaku diringkus pada Minggu 11 Februari di kediamannya. Pelaku menurut Bismo dikenakan Pasal 285 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan atau pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(mg1)

Sumber: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MUI PERTANYAKAN KE POLISI
Apa Iya Penyerang para Ulama adalah Orang Gila?
Kamis, 22 Februari 2018 - 01:16 wib
POLISI PATROLI DI DUNIA MAYA
Hati-hati Bermedia Sosial, Belasan Tersangka sudah Ditangkap
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:25 wib

Gitaris Slank Proses Cerai, Mediasi Gagal
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:02 wib
MASIH BERADA DI SAUDI
Terkuak! Ini Alasan Habib Rizieq Batal Pulang Hari Ini
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:55 wib
SEDANG DIINCAR POLISI
Maudy Koesnaedi Bantah Dirinya Artis Inisial MK Terkait Kasus Narkoba
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:45 wib
GELAR BAKTI SOSIAL DONOR DARAH
HUT Ke-61, Astra Tetap Tumbuh dan Gesit
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:36 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:30 wib
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dituntut 10 Tahun Bui, Yudi Widiana Dinilai Terbukti Terima Suap Rp11 M
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us