Wonderful Indonesia
DIELIMINASI KPU SUMUT
Demokrat Yakin Ada Perbuatan Politis Terkait Gagalnya JR-Ance Maju Pilgub
Selasa, 13 Februari 2018 - 20:20 WIB > Dibaca 787 kali Print | Komentar
Demokrat Yakin Ada Perbuatan Politis Terkait Gagalnya JR-Ance Maju Pilgub
JR Saragih menangis di Hotel Mercure, Kota Medan, Senin (12/2). (PRAYUGO UTOMO/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian tereliminasi sebagai pasangan calon gubernur di Pilkada Sumut 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut).

Keduanya dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi. Partai Demokrat selaku parpol pengusung pasangan itu lantas menuding ada pihak-pihak tertentu bertindak politis. Menurut politikus Partai Demokrat Agus Hermanto, tidak lolosnya JR-Ance dalam perhelatan Pilgub Sumut sangat bernuansa politis.

Itu karena KPU menganggap JR Saragih tidak bisa menunjukkan ijazah SMA yang asli. Kemudian, sekolahnya sudah tidak ada lagi. Namun, JR Saragih membuat legalisir ke Dinas Pendidikan. Akan tetapi, di Dinas Pendidikan menyatakan sekolah itu tidak ditemukan.

"Dinas terkait kelihatan lebih mempersulit sehingga proses legalisir terkendala," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia sendiri yakin JR Saragih memiliki ijazah yang asli. Sebab, JR Saragih adalah mantan prajurit TNI. Logikanya, saat JR Saragih masuk sebagai prajurit TNI, tentu melewati tahap verifikasi ijazah juga. Bahkan, standar verifikasi ijazahnya lebih tinggi.

Saat di TNI, JR Saragih pernah bertugas di Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Bukan itu saja, sebelumnya dia sudah dua periode menjabat sebagai Bupati Simalungun. Dia mensinyalir ada tangan-tangan yang berkepentingan yang berupaya menggagalkannya dalam proses konstestasi Pilkada Sumut 2018.

"Kami yakini TNI pasti punya standar verifikasi cukup tinggi sehingga persoalan pilkada jangan tercemar masalah politik. Jangan tercemar masalah kepentingan. Kita harus berikan hak terbaik pada rakyat Indonesia baik dipilih maupun memilih," tegasnya.

Menyikapi penolakan itu, Partai Demokrat berupaya membuat langkah gugatan hukum dengan memanfaatkan sisa waktu yang ada.

"Dengan kasat mata ini mengada-ngada, sehingga merugikan salah satu rakyat Indonesia. Dinas pendidikan harus legalisir. Kalau tidak, melanggar kewajibannya dan punya konsekuensi hukum," tutupnya.

JR Saragih-Ance Selian di Pilkada Sumut 2018 diusung oleh Partai Demokrat, PKB, dan PKPI. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 wib
Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 wib

Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 wib

Lelang APK Harus Diawasi
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:03 wib

Harga Cabai Capai Rp55 per Kg
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:01 wib
Meriahnya Festival Perang Air di Selatpanjang
Hotel Terisi Penuh, Disaksikan 21.000 Wisatawan
Selasa, 20 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 WIB

Yusril Siap Pidanakan Komisioner KPU

Selasa, 20 Februari 2018 - 11:50 WIB

Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Ruhut Minta Semua Pihak Tak Salahkan Jokowi Terkait Pengadangan Anies
PDIP Kembali Dapat Nomor Urut Metal di Pemilu 2019, PKB Nomor Satu
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us