Wonderful Indonesia
PANDANGAN FADLI ZON
Kegagalan Pemerintah Jadi Penyebab Penyerangan terhadap Pemuka Agama?
Selasa, 13 Februari 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 559 kali Print | Komentar
Kegagalan Pemerintah Jadi Penyebab Penyerangan terhadap Pemuka Agama?
Fadli Zon. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon menilai penyerangan oleh oknum tidak dikenal terhadap para pemuka agama membuktikan kegagalan pemerintah melakukan pembangunan ekonomi.

Adapun belakangan ini, terjadi serentetan aksi penyerangan terhadap para pemuka agama di sejumlah daerah. Terbaru, aksi penyerangan terjadi di Gereja Katolik St Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta.

Fadli memandang, pemerintah saat ini harus berubah haluan pembangunan dari yang awalnya berorientasi proyek dan mendatangkan investasi secara masif, harus diubah menjadi yang menitikberatka kepada aspek pemerataan pembangunan.

“Masyarakat yang selama ini dikesankan ayem, tentrem, tiba-tiba bisa berubah beringas? Benarkah ada masalah dengan toleransi, ataukah ada masalah lain yang bersifat struktural?" katanya kepada JawaPos.com, Selasa (13/2/2018).

Dia memandang, dari data internalnya, tingkat ketimpangan ekonomi di Yogyakarta saat ini mencapai angka 0,44. Artinya, masih jauh di atas tingkat ketimpangan ekonomi nasional yang berada di angka 0,39.

Biaya hidup di Jogjakarta dari tahun ke tahun, sambungnya, juga terus melonjak, bahkan jauh di atas rata-rata kota besar sekitarnya, seperti Solo dan Semarang. Terlebih, lonjakan harga tanah di Jogja juga termasuk yang tertinggi secara nasional, yang membuat banyak warga kini kesulitan memiliki rumah.

"Ini adalah problem struktural. Dan ketimpangan, seperti pengalaman historis kita, adalah jerami kering yang mudah sekali terbakar.” jelasnya.

Karena itu, dia mengajak untuk menjaga perdamaian bukan sekadar toleransi saja, melainkan juga masalah ketidakadilan sosial dan ketidakadilan ekonomi yang masih menjadi problem di masyarakat.

“Menciptakan toleransi utamanya merupakan tugas masyarakat, maka menciptakan keadilan sosial terutama adalah tugas pemerintah.” tutupnya.

Adapun sebelumnya, kejadian penyerangan bermula pada Ahad (11/2/2018) sekitar pukul 07.30 WIB. Pelakunya adalah Suliyono (22), warga Krajan RT 02/RW 01 Kandangan, Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 wib
Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 wib

Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 wib

Lelang APK Harus Diawasi
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:03 wib

Harga Cabai Capai Rp55 per Kg
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:01 wib
Meriahnya Festival Perang Air di Selatpanjang
Hotel Terisi Penuh, Disaksikan 21.000 Wisatawan
Selasa, 20 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 WIB

Yusril Siap Pidanakan Komisioner KPU

Selasa, 20 Februari 2018 - 11:50 WIB

Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Ruhut Minta Semua Pihak Tak Salahkan Jokowi Terkait Pengadangan Anies
PDIP Kembali Dapat Nomor Urut Metal di Pemilu 2019, PKB Nomor Satu
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us