Wonderful Indonesia
Investasi Besar untuk Kesehatan Masyarakat Riau
Selasa, 13 Februari 2018 - 11:25 WIB > Dibaca 222 kali Print | Komentar
Investasi Besar untuk Kesehatan Masyarakat Riau
RESMIKAN GEDUNG: Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Direktur RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi MARS (kanan) meresmikan Gedung Central Bedah Terpadu pada Upacara Peringatan HUT ke-60 Riau, tahun lalu. (HUMAS PEMPROV RIAU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mempunyai komitmen besar dalam ikhtiar memberi pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Ini dapat dilihat salah satunya dari kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau  yang menyediakan dan melengkapi berbagai fasilitas gedung dan peralatan canggih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru.

Penyiapan fasilitas, sarana dan prasarana ini bertujuan agar RSUD Arifin Achmad bisa memberikan layanan terjangkau dan paripurna kepada masyarakat Riau. Apalagi rumah sakit ini memang menjadi pusat rujukan di Riau. Dengan demikian masyarakat akan makin merasakan kehadiran pemerintah dengan menikmati hasil pembangunan khususnya di bidang kesehatan dari waktu ke waktu.

Sejumlah fasilitas kesehatan yang disediakan di RSUD Arifin Achmad pada 2017 di antaranya pengoperasian gedung bedah sentral terpadu. Gedung bedah ini diyakini sebagai yang tercanggih di Sumatera. Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) sudah meresmikan penggunaan Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) di RSUD Arifin Achmad pada 9 Agustus 2017.

Peresmian ini sekaligus menjadi salah kado termanis bagi warga di Bumi Lancang Kuning karena saat itu bertepatan HUT Provinsi Riau ke-60.

‘’Pembangunan gedung bedah ini terealisasi berkat sharing anggaran antara pemerintah pusat dan Provinsi Riau,’’ kata Gubri.

Pembangunan GBST ini telah menghabiskan anggaran sekitar Rp186,77 miliar. Dengan rincian APBN 2011 dan 2013 senilai Rp33,39 miliar. Kemudian APBD Riau 2014 senilai Rp1,36 miliar dan APBD Riau 2015 senilai Rp92,28 miliar dan APBD Riau 2016 senilai Rp59,74 miliar.

GBST ini menjadi terlengkap dan terbesar di Sumatera karena dilengkapi dengan peralatan operasi dan perangkat pendukung lainnya yang menghabiskan anggaran sekitar Rp150 miliar. Sehingga, anggaran pembangunan gedung dan peralatan operasi di GBST ini menelan anggaran Rp 336,77 Miliar.

‘’Inilah salah satu bentuk komitmen Pemprov Riau dalam memberikan pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan kepada masyarakat. Saya berharap RSUD bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan prima,’’ kata Andi Rachman.

Sementara Direktur RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi MARS menjelaskan, GBST merupakan bangunan dengan lima lantai. Pada lantai basement diperuntukkan sebagai ruang central sterile supply departmen (CSSD) atau instalasi untuk mensterilkan peralatan yang diperlukan untuk pelayanan. Sedangkan lantai dasar diperuntukkan sebagai ruang administrasi, kamar operasi minor, bronkoskopi dan unit pelayanan fertilisasi (kesuburan).

Kemudian lantai satu gedung difungsikan untuk perawatan intensif (intensive care) medikal, surgikal, dan pediatrik. Lantai dua kamar operasi diperuntukan untuk obtetri dan gynekologi yang didukung tim instalasi perinatologi yang dilengkapi ruang resusitasi bayi dengan instrumen serta sumber daya manusia yang kompeten.

Sehingga bayi yang dilahirkan dengan kondisi khusus sekalipun akan mendapatkan penanganan yang paripurna. Selain itu lantai dua dilengkapi juga dengan pelayanan pembedahan gigi dan mulut, THT dengan endoscopynya, mata dengan instrumen canggih lainnya serta kamar operasi yang khusus diperuntukan untuk laparoscopy dan endoscopi.

Sedangkan lantai tiga untuk ruang operasi bagian bedah yang terdiri dari bedah saraf, bedah anak, bedah orthopaedi, bedah urologi, bedah digestif, bedah onkologi (tumor), bedah jantung dan pembuluh darah, bedah plastik, bedah umum, bedah kepala leher. Dalam melaksanakan pelayanan operasinya berbagai keahlian dan sub divisi bedah tersebut menempati kamar operasi tertentu yang dilengkapi keperluan alat dan instrumen pendukung sesuai kompetensinya masing-masing.

Kamar operasi GBST memiliki kelebihan antara lain dilengkapi dengan circular pendant atau instalasi yang berada di atas meja operasi untuk menempatkan berbagai peralatan seperti ventilator, monitor, outlet gas medis dan listrik.

Peralatan jenis ini merupakan yang pertama di Sumatera dengan kelebihan dapat menyesuaikan segala arah bagaimanapun posisi pasien yang akan dioperasi. Berbagai peralatan canggih ini dapat mendukung para peserta didik baik pendidikan dokter umum dan spesialistik karena RSUD Arifin Achmad juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan.

Tidak ketinggalan, masing masing ruang kamar operasi dilengkapi dengan wall panel yakni kamar operasi yang antibakterial dengan desain apik serta dilengkapi lemari yang tertanam sehingga tidak mengurangi volume kamar operasi. ’’Ini dibuat untuk memenuhi standar kamar operasi internasional,’’ ujar Nuzelly.(ali/adv)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 wib
Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 wib

Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 wib

Lelang APK Harus Diawasi
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:03 wib

Harga Cabai Capai Rp55 per Kg
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:01 wib
Meriahnya Festival Perang Air di Selatpanjang
Hotel Terisi Penuh, Disaksikan 21.000 Wisatawan
Selasa, 20 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
Jajak Pendapat soal Wapres, Anies Baswedan di Bawah Ahok
Mentan : Sekarang ini Pertanian Zaman Now

Kamis, 15 Februari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us